
Queen menangis dengan air mata yang berurai, tangisan dalam
diam nya Queen membuat hati David pilu karena melihat adik nya merasakan luka
yang seharusnya tak menjadi beban nya, luka yang memang tak bisa di tahan lagi
oleh Queen.
Semua beban yang ada di pundak nya terlalu berat untuk dia
pikul sendiri bahkan terkadang dia menjadi sandaran teman – teman nya yang dia
sendiri tak tahu harus bersandar kemana dan dimana, mungkin ini adalah puncak
dari batas yang di miliki oleh seorang Bianca Quenna Hernandez Alexander.
Mau bagaimana pun dia hanya seorang manusia biasa bahkan dia
seorang wanita yang seharusnya di lindungi malah melindungi orang lain,
bayangkan saja jika kalian ada di posisi nya bahkan David sendiri tak mampu
membayangkan nya.
Saat ini David berusaha sebisa mungkin menjadi sandaran
Queen, di saat Queen sedang menangis pintu pun terbuka dan menampilkan Fabian
dan Renata yang masuk ke ruangan secara bersama – sama, mereka melihat Queen dan
David berpelukan serta dalam posisi Queen yang bahu nya sedang bergetar.
Dengan emosi Fabian mendekati David karena dirinya mengira
bahwa David melakukan hal yang membuat gadis nya menangis tersedu – sedu dalam
__ADS_1
kediaman nya, Fabian mencengkeram kerah kemeja milik David dan mendorong David
hingga menempel erat di tembok.
Bian : Apa yang kau lakukan kepada gadisku?
David : Tidak ada
Bian : Bohong
David : Tidak
Bian : kalau tidak kau lakukan apapun mana mungkin gadisku
menangis.
David : jangan tanyakan padaku, tanyakan pada Queen apa yang
di pikirkan dirinya, sehingga membuat nya menangis
pada kerah David pun melemah lalu terlepas, sebenarnya apa yang terjadi dengan
Queen apa dan apa itu yang menjadi hantu di pikiran Bian, dengan perlahan Bian
mendekat pada Queen yang pelukan nya saat ini sudah berpindah ke pelukan
Renata.
Tanpa di duga Bian menarik Queen yang ada di pelukan Renata
untuk di peluk nya, dan di cium kening dan aroma tubuh Queen yang sudah
beberapa hari tidak pernah mandi, di lain sisi dan pihak akhirnya Renata dan
David saling berpandangan lalu memutuskan untuk memberikan waktu berdua kepada
__ADS_1
Queen dan Bian untuk menenangkan diri dan menyelesaikan masalah yang berkecamuk
di hati Queen.
Hingga setengah jam lama nya, akhirnya karena kelelahan
Queen pun tertidur di pelukan Bian dan dengan segera Bian menidurkan tubuh
Queen di atas brangkar dan menatap nya dengan sayang serta menyesali dirinya
tidak pernah selalu ada di setiap Queen membutuhkan.
Bian : Queen aku sangat menyanyangimu dan mencintaimu, aku
berjanji akan tetap bersamamu dan hanya akan menikah denganmu. Jadi, ku mohon
kembalilah menjadi Queen yang seperti biasa nya.
Keluh Bian yang juga tak di dengar Queen yang sudah tertidur
lelap di atas brangkar rumah sakit dan tatapan sedih seorang Bian dengan
tatapan sendu dan rasa frustasi seorang Bian juga membuat air mata murni Bian
menetes.
Note :
Kita hanya bisa hidup dalam kesabaran, terkadang ada rasa beban
yang ingin sekali aku lepaskan, tetapi aku tak bisa melakukan nya. Diam membisu
dan menatap apa yang akan terjadi, aku tak ingin dan malas untuk berkomentar
karena diam adalah emas yang sangat berharga. Mulutmu adalah harimau mu.
__ADS_1
Tbc