
Queen mulai menulis diary nya..
***Dear diary,
Tuhan aku lelah dengan semua ini, apakah salah dan dosa ku?
Aku tak ingin meninggalkan mereka yang aku sayangi dan menyanyangi ku.
Ya tuhan lindungi kedua orang tua ku, sahabat ku, dan abang - abang ku.
Diary, jaga mereka untuk ku... Terutama dia orang yang sangat berharga bagiku.
Jaga dia orang yang aku cintai diary..
Aku sangat mencintai dan menyanyangi dia, ntah bagaimana aku diary..
Diary apakah aku pantas di antara mereka?
Apakah aku pantas mencintai nya dengan segala semua kekurangan ku?
Diary aku sangat takut dan sedih akan pergi meninggalkan dunia ini...
Diary aku jauh lebih takut pergi meninggalkan mereka atau pun di tinggalkan oleh mereka..
Diary sejati nya dia adalah jiwa ku, dia adalah nafas ku, dia adalah hal yang terindah bagiku..
Andaikan tuhan memberiku kesempatan kedua, wahai diary..
__ADS_1
aku ingin bersama mereka semua dan dia orang yang paling aku cintai.
Bagaimana ini diary.. Aku bingung sangat bingung sekali
Tuhan entah bagaimana dengan yang aku rasakan nanti..
Apakah nanti aku juga akan merasakan sakit juga diary sewaktu aku melihat orang lain yang aku cintai bersama orang lain?
Diary apakah semua luka juga akan sakit, seperti waktu itu diary...
Aku melihatnya bersama wanita lain, sangat sakit diary.. Walaupun aku tau sang wanitalah yang mengejar nya.
Diary di dalam hidup ku banyak musuh yang menanti diri ku.
Diary semua musuh berlomba - lomba menjatuhkan diri ku, dari fisik dan dari fitnahan.
Apa salah ku diary? Apa? Sehingga semua oran sangat membenci ku, membenci diri ku.
***
Setelah itu Queen segera menutup diary nya dengan perasaan yang gundah dan kalut.
Air mata nya sudah berlinang dengan perasaan yang kacau balau.
Akan tetapi Queen segera menepis perasaan tersebut dan menghapus air mata nya.
Queen juga mencuci muka wajah nya dan memberikan sedikit riasan agar menutup mata nya yang sembab.
__ADS_1
Pintu Queen di ketok dari luar dan Setelah mendapat perintah untuk memperbolehkan masuk, maka orang tersebut masuk ke ruangan milik Queen.
Ternyata orang tersebut adalah Rafael dan Aldo yang sudah selesai berlatih.
Aldo yang melihat Queen segera berlari ke arah Queen dan memeluk nya secara erat seakan tak ada hari esok.
Aldo : mommy Aldo lelah, tadi om Lapael memberikan banyak ilmu sama Aldo
Queen : oh ya? Apakah Aldo haus sekaranga
Queen bertanya sambil melirik ke arah Rafael dan menganggukkan kepala nya.
Rafael pun mengambilkan minuman untuk Aldo dan memberikan nya untuk Aldo.
Aldo : terima kasih paman
Rafael : sama - sama tampan
Setelah itu Rafael segera melaporkan mengenai perihal perkembangan Aldo yang sangat baik dan sangat pesat dari anak pada umum nya.
Menurut Rafael bahwa Aldo memiliki bakat seperti diri nya, yaitu bakat bertarung dan mempertahankan diri nya dari musuh.
Jangan lupakan Aldo juga mempunyai kelebihan untuk mengintimidasi lawan - lawan nya yang sangat berat menjadi ketakutan.
***
Setelah di rasa Queen urusan di markas Black Rose sudah selesai, maka Queen mengajak Aldo untuk jalan - jalan ke mall untuk menyegarkan pikiran mereka setelah berlatih.
__ADS_1
Note For Queen : Jangan merendahkan orang lain, karena mungkin saja orang yang kau rendahkan jauh lebih baik darimu.
Tbc