
Deril yang mengetahui kondisi adik nya pun
menangis terisak dalam diam nya, semua yang melihat tangis pilu dari Deril
membuat mereka mengerti sebrapa besar sayang nya Deril dengan Queen, karena
selama ini Deril yang di kenal sebagai lelaki dingin, cuek, dan judes.
Sekarang melihat Deril sampai menangis dan
mengeluarkan air mata pilu membuat mereka mengerti bahwa Deril sangat
menyanyangi Queen melebihi nyawa diri nya sendiribahkan sangat menyanyangi nya,
di dalam diri deril tak ingin kehilangan lagi adik kesayangan nya.
Mereka sudah pernah berpisah satu kali dan
Deril tak ingin di pisahkan kembali oleh adik nya, mungkin hidup nya akan
hancur jika tak bersama adik nya, tak pernah terfikir atau terbesit sedikit pun
untuk meninggalkan atau di tinggalkan oleh orang yang dirinya sayangi.
Di saat seperti inilah yang membuat dirinya
menjadi down dan menganggap bahwa dirinya tak pantas menjadi kakak yang baik
bagi Queen, karena menjaga satu mutiara adik nya saja tak mampu apalagi menjaga
hal lain nya dan di posisi ini dirinya merasa gagal menjadi seorang kakak yang
baik.
Queen selalu mengatakan kepada Deril dan
itulah yang baru dia sadari kali ini ‘bang jika suatu saat kita tak bisa
bersama lagi, berjanjilah tetap memaafkan kesalahan mommy dan daddy, karena
tanpa mereka kita tak akan bisa di lahirkan ke dunia ini. Queen juga mau
meminta tolong sama abang, jika suatu hari nanti aku tidak di samping dirimu,
__ADS_1
berjanjilah untuk tetap melanjutkan hidupmu dengan baik, apapun yang terjadi’.
Kata – kata itu selalu tersemat di pikiran
dan ingatan nya, bahkan di alam yang dia sendiri tidak ketahui, Queen masih
mengingatkan kata – kata nya dan janji Deril kepada nya dan inilah yang dia
sadari, bahwa jika suatu saat nyawa nya terancam maka Deril harus menyiapkan
hati dan fikiran nya.
Queen sudah menyiapkan hati nya Deril sejak
awal, karena Queen tahu hati Deril lah yang paling rapuh di antara semua nya
dan mudah sekali untuk terluka dan mengubah hidup nya menjadi keras dan itu
semua akan membuat dirinya menjadi lelaki tak tersentuh oleh satu pun orang
termasuk orang tua nya sendiri.
Karena pada dasar nya Queen dan Deril
membuat Deril lebih mendengarkan apa yang Queen katakan daripada orang lain dan
meskipun itu orang tua mereka sendiri tak terkecuali orang tua kandung mereka
sendiri juga pasti tak akan di dengarkan.
Hal itulah yang menjadi alasan utama Deril
sangat merasa kehilangan sosok Queen, dirinya akan menjadi gila dan frustasi
karena saudara satu – satu nya tempat mengadu semua keluh kesah nya juga dan
dirinya juga menjadi sedih karena tak ada yang manja kepada nya.
Note :
Ø Tidak masalah seberapa lambat kau berjalan
asalkan kau tidak berhenti
__ADS_1
Ø Pekerjaan-pekerjaan kecil yg selesai
dilakukan lebih baik daripada rencana-rencana besar yg hanya didiskusikan
Ø Penemuan terbesar sepanjang masa adalah bahwa
seseorang bisa mengubah masa depannya hanya dengan mengubah sikapnya saat ini
Ø Tembok yang kita bangun di sekeliling kita agar
terhindar dari kesedihan, juga menjauhkan kita dari kebahagiaan
Ø Karena jika suatu hari kau terbangun dan merasa
rindu padaku, hatimu mulai bertanya-tanya di manakah diriku. Kupikir kau
mungkin akan kembali ke sini, ke tempat dulu kita pertama bertemu. Dan kau akan
melihatku menunggumu, di sudut jalan ini
Ø Kenangan tentangmu sudah seperti rumah
bagiku. Sehingga setiap kali pikiranku melayang, pasti ujung-ujungnya akan
selalu kembali kepadamu
Ø Kau bisa mengeluh tentang arah hidupmu
sepuasnya. Tapi kalau kau tidak pernah duduk di kursi supir dan
mengendalikannya sendiri, kau tak akan pernah sampai ke tempat tujuanmu
Ø Genggam tanganku saat tubuhku terasa linu. Kupeluk erat tubuhmu
saat dingin menyerangmu. Hingga nanti di suatu pagi salah satu dari kita mati.
Sampai jumpa di kehidupan yang lain.
Ø Kuharap aku bisa terbangun dengan amnesia dan melupakan hal hal
bodoh seperti bagaimana rasanya tertidur di sampingmu. Juga semua kenangan yang
tak bisa lepas dariku. Karena aku tak baik-baik saja.
__ADS_1
Tbc