
Siang Hari
Setelah di rumah sakit dan melakukan beberapa serangkaian tes Queen harus menunggu sekitar 3 hari hasil nya untuk lebih akurat.
Untuk sementara david memberikan obat penghilang rasa sakit dahulu.
Obat tersebut di minum jika Queen merasakan sakit yang sudah tak tertahankan.
***
Tiga hari kemudian.
Tak di sangka Queen sakit kanker sumsum tulang punggung belakang stadium awal dan dapat di obati dengan kemo, dan beberapa metode lain nya salah satu nya pencangkokan sum sum tulang belakang.
Sepulang dari rumah sakit Queen segera memasuki mobilnya dengan sesekali memijat pelipis nya dia merasakan bahwa ini adalah karma buat diri nya selama ini.
Karma untuk membunuh setiap nyawa yang ada di hidup nya.
Setelah sampai di dalam cafe, segera Queen mencari tempat duduk yang paling pojok yang di dekat jendela.
Queen tidak mau diri nya menjadi pusat perhatian untuk saat ini.
__ADS_1
Waiters pun datang untuk menanyakan pesanan dari Queen.
"Selamat siang miss, anda mau pesan apa?" tanya waiters tersebut dengan sopan dan ramah.
"Sandwitch, pasta, dan kentang goreng. Untuk minum nya saya mau milshake coklat ukuran jumbo dengan toping milk latte dan cofee arabika" jawab Queen.
"Apakah ada lagi miss? Saya ulang kembali untuk pesanan nya, sandwitch, pasta, dan kentang goreng. Minum nya milksake coklat ukuran jumbo dengan toping milk latte dan coffe arabika" ulang sang waiters.
"Hmm" Queen hanya berdehem untuk menjawab pertanyaan sang waiters.
Setelah itu Queen memulai untuk menyelesaikan pekerjaan nya yang menumpuk.
"Permisi miss ini makanan pesanan anda, selamat menikmati. Jika membutuhkan sesuatu silahkan panggil saya. Saya permisi dulu" kata waiters dengan sopan nya.
"Hmmm" jawab Queen dengan gumaman nya hanya karena dia sedang fokus dengan pekerjaan nya dan menikmati makan siang nya yang tertunda.
***
Tak terasa sudah jam 20.00 wib dari jam 14.00 wib siang tadi.
Berarti sudah enam jam dia mengerjakan tugas kantor tanpa henti dan memutuskan untuk pulang karena sudah lelah dan akan menyelesaikan sisa pekerjaan nya yang belum selesai untuk di kerjakan di rumah.
__ADS_1
Setelah dari cafe Queen segera pulang, karena badan nya sangat lelah.
Di rumah ternyata diri nya sudah di tunggu oleh semua orang - orang yang di sayangi nya.
Queen pun memberikan senyuman terbaik nya dan mereka juga tau bahwa di balik senyuman ada sebuah rahasia yang masih di simpan oleh Queen dan di wajah nya ada guratan rasa lelah yang sangat kentara.
Queen langsung menghampiri fabian, dengan memberikan senyuman hangat nya.
"Kak Bian Queen mau bicara serius dan hanya empat mata saja" ucap Queen tiba - tiba yang membuat semua nya mengernyit dengan ucapan Queen yang terkesan serius dan aneh.
"Oke, di taman belakang ya" jawab bian.
Setelah di taman belakang, Bian langsung mengelus kepala Queen dan mencium kening Queen.
"Kak apakah kakak benar - benar sayang pada Queen?" tanya Queen tiba - tiba.
Sedangkan, bian yang mendapat pertanyaan aneh yang tiba - tiba keluar dari Queen langsung menganggukan kepala nya.
"Ada apa Queen tiba - tiba bertanya seperti itu? Kakak memang sayang dan cinta sama kamu. Kalau Queen masih bimbang sama kakak akan tetap nunggu sampai Queen siap" jawab bian dengan sendu.
Tbc
__ADS_1