
Queen pulang dengan keadaan yang lelah dan lemas, semua keluarga yang berkumpul di ruang keluarga hanya terheran melihat Queen tak bersemangat.
Tak seperti biasa nya yang selalu ceria dan teriak - teriak mengeluarkan suara khas toak nya.
Membuat rumah yang sepi menjadi ramai karena kehadiran Queen.
Duo sahabat gesrek nya juga bingung kenapa dengan Queen.
Daddy : Princess kenapa sayang? Ada masalah kah? Atau ada yang mengganggu diri pikiran?
Queen : tidak ada dad, Queen hanya lelah. Bolehkah Queen tak ikut makan malam?
Daddy : baiklah biar nanti makanan mu di antar ke kamar mu sayang. Sekarang cuci mukalah dan pergi istirahat.
Queen pun segera melakukan perintah daddy nya. Selain dirinya lelah, dirinya juga ingin memeriksa beberapa berkas yang sangat penting yang akan di serahkan sementara waktu kepada para sahabat nya.
***
Ke esokkan pagi nya...
Queen yang tertidur lelap dengan Renata dan Felisha yang juga tidur di kamar nya dengan alasan kangen.
__ADS_1
Queen merasa terganggu karena alarm terus berbunyi, segera mengambil alarm tersebut dan membanting nya ke arah tembok.
Alarm mahal pun pecah tak terselamatkan, Renata dan Felisha yang mendengar ada suara pecah pun bangun dengan suara latah nya.
Mereka berdua menggelengkan kepala nya melihat Queen yang terlelap tidur dan dengan santai nya membanting jam mahal.
Author : holang kaya mah bebas...
Setelah beberapa saat Queen pun bangun dan segera bergegas masuk ke dalam kamar mandi.
Teman - teman nya yang melihat kelakuan Queen hanya bisa menggelengkan kepala nya dan melanjutkan untuk bermain hp untuk mengusir kebosanan mereka dalam menunggu Queen.
Setelah selesai mandi Queen segera memakai pakaian nya dan menyiapkan keperluan nya.
Di bandara Queen di antar oleh orang tua nya dari keluarga Hernandez dan keluarga Alexander, abang nya Deril, abang nya twins, Arga, kedua sahabat gesrek nya Renata dan Felisha, dan tak lupa sang pujaan hati Fabian.
Mereka semua pasti berat melepaskan Queen, sedangkan Gerry dan Aldo sudah menunggu Queen di dalam jet pribadi milik Queen.
Setelah Queen berpamitan, Queen segera memasuki jet pribadi nya dengan anggun dan menggunakan kaca mata hitam milik nya.
Di balik ke anggunan yang di tampilkan Queen, Queen sebenarnya menahan rasa sakit nya yang teramat sangat besar.
__ADS_1
Di dalam jet Queen langsung memeluk Aldo dan menggendong nya.
Setelah itu Queen duduk dengan memangku Aldo atau Queen mendudukkan Aldo di atas paha nya.
Aldo : kak kita mau pelgi kemana?
Queen : kita akan pergi ke luar negeri sayang, negara nya bernama Los Angeles atau L.A
Aldo : kita jalan - jalan ya kak?
Queen : iya sayang, kita nanti jalan - jalan dan menemui oma dan opa kakak ya.
Aldo : tapi, Aldo takut kak
Queen : tak perlu takut ada kakak, mereka baik kok sayang.
Setelah itu, Queen segera menidurkan Aldo di ruangan jet yang ada tempat tidur nya.
Queen meminta Gerry mengirim kan semua berkas - berkas nya untuk di periksa nya.
Queen juga tak lupa memanggil pramugari untuk menyiapkan beberapa minuman nya dan minuman untuk Gerry.
__ADS_1
Karena dirinya akan berdiskusi panjang mengenai banyak hal kepada Gerry.
Tbc