
Queen yang lelah pun menguap lebar –
lebar tapi ini sudah siang dan dirinya masih menunggu jam makan siang untuk
datang setelah itu dirinya akan meminum obat nya seperti biasa, Queen memang di
anjurkan meminum obat – obatan tersebut sampai hasil laboratorium nya keluar.
Sampai batas yang di tentukan Queen hanya
bisa menunggu untuk benar – benar mengetahui jalan operasi seperti apa yang
akan di ambil oleh David untuk menyembuhkan Queen dan di posisi Queen harus
menjalankan kemoteraphy serta meminum obat yang di berikan sesuai resep yang di
berikan David.
Sambil menunggu waktu yang terus berjalan
Queen membuka tablet nya untuk melihat pekerjaan nya hanya sekedar cek saja
apakah ada kendala atau tidak dan ternyata masih dalam kondisi aman – aman saja
dan setelah itu Queen memutuskan untuk bermain gadged di ponsel nya.
Bermain dengan seru, mulai dari balap
motor, balap mobil, Mario bross yang tak pernah tumbuh – tumbuh dewasa hingga
sampai ke permainan perang – perangan lalu ke hunter x hunter di mainkan oleh
Queen supaya menghilangkanrasa bosan nya yang berlebihan dan berhasil.
Di saat sudah serius bermain ponsel, Queen
mendengarkan deheman David sang dokter yang menatap nya dengan serius pertanda
bahwa dirinya sudah waktu pemeriksaan yang sebentar lagi jam makan siang, Queen
pun segera meletakkan ponsel nya kembali ken akas dan merebahkan tubuh nya di
__ADS_1
brangkar dengan nyaman pertand dirinya siap untuk di periksa.
David : dek besok hasil laboratorium
keluar, apapun yang terjadi kuatkan hatimu ya, abang selalu nemanin kamu kok
Queen : iya bang
David : dek kamu nggak takut ?
Queen : Takut
David : terus kenapa kamu seperti tetap
biasa saja?
Queen : lalu aku harus apa? Teriak? Lompat
– lompat? You know I as right?
David hanya mengganggukkan kepala nya
dirinya bagaimana dalam mengambil sebuah keputusan yang memang sangat tegas dan
disiplin serta konsisten dalam memberikan keputusan.
Setelah itu seperti biasa David memeriksa
detak jantung, system pernafasan, alat infus dan lain sebagai nya apakah normal
atau stabil ataukah ada kendala dan lain nya, setelah itu Queen di berikan
suntikan seperti biasa.
Suntikan tersebut membantu untuk
meningkatkan molekul – molekul untuk menumbuhkan atau memperbanyak dengan
memproduksi sel – sel darah merah yang rusak atau kelainan pada tubuh Queen,
suntikan tersebut adalah sentuhan terakhirdari David dalam pemeriksaan kali
__ADS_1
ini.
Bertepatan dengan selesai nya pemeriksaan
makan siang untuk Queen datang, tapi Queen tak ingin makan sendiri dan Felisha
pun paham akan kemauan Queen sehingga dia menelfon ibu kantin untuk memesan
makanan untuk nya, Renata dan David.
Tak lupa Felisha juga memesan camilan
untuk Vano, Varo, Deril, Arga dan Fabian yang memang akan datang untuk menemani
Queendi rumah sakit setelah jam makan siang, karena mereka akan mampir dahulu
ke kafe baru ke rumah sakit.
Note :
Ø Jangan takut kalau hidupmu akan berakhir;
takutlah kalau hidupmu tak pernah dimulai
Ø Hidup ini terdiri dari 10 % apa yang
terjadi padamu dan 90 % bagaimana caramu menyikapinya
Ø Kamu adalah kesuksesan sejati jika kamu
dapat mempercayai diri sendiri, mencintai diri sendiri, dan menjadi diri sendiri
Ø Keberhasilan dijamin ketika seseorang
takut akan rasa sakit penyesalan lebih dari rasa sakit dari proses
Ø Banyak orang yang tidak bertindak karena
takut gagal, padahal tidak bertindak adalah kegagalan yang jelas sudah terjadi
Tbc
__ADS_1