
Mereka ada untuk berjaga bergantian menunggu Queen dari pagi hingga menjelang pagi lagi hingga tak mengenal lelah, walaupun guratan kelelahan tercetak jelas di wajah mereka dan mereka semua sangat sulit mengalihkan pandangan dari sang Queen yang di ibaratkan bagaikan matahari dan bulan yang menyinari di pagi hingga malam.
Queen adalah bagaikan sumber kekutan mereka, sebagai sumber kebaagiaan mereka, akan tetapi semua itu hilang setelah melihat Queen yang terbaring lemah di rumah sakit tak berdaya dengan wajah pucat dan alat – alat bantu penunjang kehidupan dengan berbagai selang yang menempel di kulit indah Queen.
Mereka semua mencoba untuk menutup rapat masalah ini dari
kalayak public, di karenakan selain menjadi bahan sorotan publick, semua itu
akan mempengaruhi nilai saham perusahaan dan terutama Felisha dan Renata
menyembunyika informasi ini dari publik karena tak ingin mereka di serang dalam
keadaan yang kelelahan.
Apalagi keadaan mereka yang memang sama – sama terlihat
sangat pucat karena kelelahan dan itu semua akan mempengaruhi semua nya, kali
ini Renata dan Felisha juga meminta kepada David untuk minta di suntikkan vitamin
agar tubuh mereka juga tidak down atau pun jatuh sakit.
Selain Renata dan Felisha, David meminta seluruh anggota
keluarga Hernandez dan keluarga Alexander beserta teman – teman nya dan sahabat
– sahabat nya yang memang sangat di sayangi oleh Queen satu persatu mereka di
periksa oleh david untuk mengetahui kesehatan mereka semua dan di suntik
vitamin oleh dokter David.
Dokter David melakukan itu semua dengan alasan untuk
kesehatan mereka semua dan Queen yang memang sudah memesankan pesan tersebut
sebelum semua ini terjadi, keluarga Hernandez sadar bahwa Queen memiliki
kelebihan atau ke istimewaan di luar orang pada umum nya.
Kelebihan tersebut di turunkan oleh omma dan oppa dari
keluarga Hernandez yang memang mereka bukan orang sembarangan yang di anggap
orang remeh pada umum nya dan itu semua hal yang ada di diri Queen luput dari
pengetahuan orang tua kandung nya dan baru akhir – akhir ini saja diketahui nya
dan mereka sangat menyesal karena tak menyanyangi Queen tak sepenuh hati nya.
Setelah mereka di periksa dan di suntikkan vitamin mereka
mjuga di berikan masing – masing satu ampul obat dalam bentuk pil atau sekotak
obat dalam bentuk pil untuk di minum teratur oleh mereka secara rutin untuk
membangun sel – sel mereka yang sudah mati dan membuat daya tahan tubuh mereka
menjadi kuat.
Mereka kembali ke ruang perawatan Queen yang di sana Cuma ada
Renata dan Felisha yang menjaga Queen sambil melamun dan dengan pandangan yang
sangat kosong, bahkan tanpa kesadaran mereka, mereka berdua sama – sama menitikkan
air mata yang sangat menyanyat hati.
Mereka berdua sangat merindukan Queen, mereka
merindukan bagaimana canda dan tawa
milik Queen yang bagaikan irama kehidupan mereka, tawa renyah dan senyuman
Queen sebagai mentari kehidupan mereka dan masih banyak hal.
Renata : Queen sadarlah apa kau tak merindukanku? Aku bahkan
merindukan dirimu dan merindukan ke usilanmu. Kapan kau bangun Queen ?
Semua orang yang mendengarkan penuturan Renata menjadi
terhenyak mendengarkan semua perkataan dari Renata, Felisha juga ikut sedih dan
menangis, apalagi seluruh keluarga pun menangis akan semua hal yang telah di
lontarkan oleh Renata.
Air mata Renata dan seluruh orang yang di sana tak pernah
bisa berhenti mengalirkan nya, mereka juga berdoa untuk kesembuhan Queen yang masih belum
sadarkan dirinya dari masa – masa kritis yang sangat menegangkan.
Renata menggenggam tangan Queen dengan erat seolah – olah itu
adalah pegangan hidup nya yang sangat kuat dan kokoh walaupun terlihat sangat
rapuh, air mata yang ada di pipi halus
milik Renata pun tak sengaja menetes ke tangan milik Queen dan itu membuat
__ADS_1
Queen yang ada di alam mimpi panjang nya pun ikut merasakan nya.
Queen yang mendapatkan kasih sayang berlimpah ruah dari
mereka semua mendapatkan respon yang sangat atau benar – benar ajaib, tiba –
tiba saja jari – jari milik Queen memberikan respon dengan menggerakkan nya
sedikit dan mata Queen yang tertutup tiba – tiba meneteskan air mata nya.
Respon yang sangat luar biasa dan Renata menyadari nya dan
segera meminta Felisha atau siapa pun untuk memanggil dokter David untuk
memeriksa kondisi Queen, sedangkan ketika dokter di panggil seluruh orang
bertanya ke Renata kenapa tiba – tiba meminta memanggil dokter David.
Apakah ada yang terjadi dengan Queen, akan tetapi Renata
hanya mengucapkan bahwa nanti tunggu dokter David datang yang pasti dirinya
yakin mendengarkan semua apa yang dirinya ucapkan untuk nya tadi sehingga
memberikan sebuah respon yang positif.
Setelah dokter David datang, Renata menjelaskan kepada dokter
David tentang semua yang terjadi dari awal hingga akhir apa saja yang terjadi
secara mendetail tentang Queen memberikan Respon dengan menggerakkan jari nya
dan mengeluarkan air mata nya.
Semua orang langsung terperangah mendengarkan penjelasan
dari Renata dan dokter David dengan segera memeriksa keadaan Queen yang sangat membuat
mereka bahagia dan dengan memiliki pengharapan yang harap – harap cemas
mengenai kabar apa yang di berikan oleh dokter David.
Dokter David meminta untuk semua nya keluar terlebih dahulu
tapi Renata tetap di minta untuk tetap stay atau tinggal di dalam ruangan
tersebut sebagai pemberi informasi dan sebagai sahabt terdekat bagi Queen dan
terpenting bagi diri Queen.
Dokter David pun menelfon para anggota medis lain nya
waktu yang cepat hanya beberapa menit mereka langsung datang dan memeriksa
keadaan Queen, dengan Renata tetap menemani nya di dalam pojok ruangan inap
tersebut.
Setelah itu mereka langsung memeriksa keadaan Queen dengan
teliti, setelah itu David memberikan sebuah senyuman yang indah dan merekah
dari bibir tampan nya yang masih merah merekah itu karena sesuai pemeriksaan
nya sama dengan pemeriksaan para professor ahli.
Setelah itu dokter memberitahukan kepada Renata bahwa Queen
keadaan nya mulai membaik walaupun dirinya belum sadar sepenuh nya, tapi dengan
respon tersebut pasti hari inipaling lambat lusa Queen pasti akan sadar dari
tidur panjang nya.
Dokter David memberikan penjelasan bahwa dirinya tidak
mengijinkan untuk mengganggu ketenangan Queen untuk sementara waktu di
karenakan Queen juga membutuhkan istirahat total sebelum menjalankan pengobatan
selanjutnya.
Renata pun mengganggukkan kepala nya pertanda menyetujui apa
yang di katakan oleh dokter David, setelah itu para professor pun keluar dari
ruangan inap tersebut satu – persatu dan di ikuti oleh dokter David keluar
ruangan tersebut sedangkan Renata tetap di sana untuk menjaga Queen dan
memegang tangan nya dengan erat.
Dokter David yang baru keluar ruangan punsegera di berondong
atau di Tanya oleh seluruh keluarga Queen dan para sahabat – sahabat Queen yang
sangat khawatir mengenai kondisi milik Queen, dengan tenang dokter David
menjelaskan kembali apa yang di jelaskan nya kepada Renata.
Mereka semua boleh menemani Queen di dalam Ruangan, akan
__ADS_1
tetapi harus tetap dalam kondisi yang tenang saja, supaya Queen bisa istirahat
dengan ketenangan yang dibutuhkan oleh Queen untuk saat ini dan mereka semua
menyanggupi nya asal tetap bisa berada di sisi Queen.
Mereka semua pun bisa sedikit bernafas lega setidak nya
mereka masih mempunyai kesempatan untuk tetap melihat Queen tersenyum dan
tertawa bersama mereka, lalu mereka masih bisa melihat ke konyolan yang di buat
oleh Queen.
Mereka merindukan yang selama ini ada dirinya Queen dan itu
adalah hal yang sangat mereka ingin mereka ingin lihat lagi, sesuatu yang
berharga.
.
.
Mungkin aku berharga bagi kalian tapi kalian lebih berharga
dari yang kalian tahu, sehingga aku lupa mementingkan kepentingan diriku
sendiri dan memilih mementingkan kalian yang aku sayangi. Mungkin aku terlihat
seperti iblis, tapi seharus nya kamu mengerti bahwa jiwaku menjadi iblis itu
karena aku tak ingin kalian aku lemah, aku yang sedih, aku yang rapuh dan
apapun itu yang tidak bisa aku tunjukkan ke semua orang karena untuk melindungi
kalian.
.
Kalian mungkin tak bisa berjanji untuk selalu menjagaku,
tapi aku selalu menjaga kalian entah dari dekat maupun dari jauh bahkan dalam
diam ku, aku akan selalu menjaga kalian apapun itu alasan nya yang aku tahu
itulah yang aku lakukan saat ini.
.
Aku berusaha untuk melindungi orang yang ku kasihi termasuk
cintaku meskipun orang yang ku sayangi dank u cintai di renggut dari genggaman
tangan ku, aku harus bagaimana? Selain aku hanya bisa bertahan untuk
menyanyangi dan mencintaimu dengan segenap hal yang aku bisa untuk tetap
berdiri tegar untuk melihatmu dengan kepala yang terangkat.
.
Satu hal yang pasti, aku akan tetap mencintaimu dalam bicara
dan kediaman ku sampai maut mengambil nyawaku sekalipun dengan hal yang sangat
memiliki goresan luka yang sangat dalam.
Note :
Cinta itu bagaikan sebuah Kristal ataupun kertas, jika
seperti Kristal sekali pecah atau pun retak, maka meskipun di satukan kembali
maka tidak bisa kembali seperti semula dan itu juga berlaku kepada kertas. Jika,
kertas putih bersih dan tak ada cacat jika dihapus goresan tersebut dan sudah
di hancurkan jika di kembalikan seperti semula pun juga tak bisa bagaimana asal
nya tadi.
Maaf bisa terucap dan kesempatan kedua bisa terjadi, akan
tetapi sebuah memory tidak akan hilang untuk selamanya dan seperti itulah
definisi cinta yang sesungguh nya, definisi cinta yang suci, definisi cinta
yang berdiri dengan kokoh dan kuat.
Kekuatan apapun akan runtuh dan kalah dengan kekuatan cinta,
kekuatan ke angkuhan, kebencian dan apapun itu akan sirna, hilang dan hancur
oleh kekuatan cinta yang suci dan murni dari dalam hati yang tulus apapun itu
alasan nya.
Tbc
Guys maafkan keterlambatan ku update di karenakan memang diriku di sibukkan dengan kuliah, kerja, dan lain sebagainya. nih aku kasih penebusan maaf ku. ini update terbanyak diriku sepnjang membuat episode sampai seribu lima ratus kata lebih dikit. kalau tak percaya kalian bisa cek sendiri dan hitung sendiri
__ADS_1