
Di dalam sebuah kamar hotel terdekat.
"Kamu harus hadir dalam acara pertunangan aku!" perintah Keyzan tanpa berperasaan.Baru saja dia bilang cinta tapi dengan teganya dia menyuruh Sheryl untuk menghadiri acara pertunangannya dengan wanita lain.
Kamu gila Key!
Sheryl menatap tajam ke arah Keyzan,dia tidak tahu apa yang ada di otak lelaki itu.Kenapa dia bisa dengan mudah menginjak-injak harga dirinya.Kenapa lelaki itu seenaknya sendiri.Sheryl tidak kuat dengan arogannya lelaki itu.
"Iya,aku pasti hadir kok sama cowok aku." Sheryl sengaja memprovokasi Keyzan.Dia ingin menunjukan kepada Keyzan bahwa dia punya perasaan.
"Putusin Rakha!" suruh Keyzan menatap tajam ke arah mata Sheryl.
"Nggak akan." jawab Sheryl menentang perintah Keyzan.
"Kalau aku bilang putusin ya putusin!" bentak Keyzan masih dengan tajam menatap Sheryl.Keyzan juga kembali memegang lengan Sheryl dengan erat kembali membuat Sheryl mengerang kesakitan.
Sheryl benar-benar muak dengan kesombongan lelaki itu.Sheryl mencoba melepaskan cengkeraman Keyzan dengan sekuat tenaga.Sheryl mendorong Keyzan dengan sekuat tenaga sampai Keyzan terjatuh diatas kasur.
"Kenapa kamu begitu sangat egois? kenapa kamu begitu sangat sombong?" seru Sheryl dengan marah.
"Kamu bisa nikahin wanita lain,juga menghamilinya tapi kenapa aku harus putusin Rakha? apa aku tidak boleh bahagia? kenapa kamu sangat egois?" Sheryl berteriak dengan sangat keras diiringi dengan air matanya yang mengalir.
Sheryl sangat muak.
Melihat wanita yang dia cintai menangis dengan sangat menyedihkan membuat hati Keyzan merasa sakit.Dia berjalan mendekat dan memeluknya.Keyzan mengecup puncak kepala Sheryl dengan sangat lembut.Tangannya mengelus punggung wanita mungil itu juga dengan lembut.
"Jangan nangis!" ucap Keyzan mengusap air mata Sheryl.Tapi dengan cepat Sheryl menghindar.
"Maafin aku sayang!" Keyzan kembali mengecup kening Sheryl.
"Lepasin aku pak,bapak harus ingat calon anak bapak!" pinta Sheryl memelas.
__ADS_1
"Lepasin kamu? nggak akan,sampai kapanpun aku nggak pernah lepasin kamu.Kecuali jika kamu berjanji putus dari Rakha." sejujurnya Keyzan sangat tidak nyaman mengetahui hubungan antara Sheryl dengan Rakha.Keyzan tahu kehidupan Rakha jadi tidak sangat tidak rela melepas Sheryl untuk Rakha.
Sheryl terdiam sejenak.Dia mulai mencari cara untuk melepaskan diri dari Keyzan.Hingga akhirnya dia menyetujui permintaan Keyzan.Toh dia sama Rakha juga tidak pacaran beneran.Yang terpenting sekarang Keyzan mau melepaskannya.
"Pinter," ucap Keyzan bahagia lalu kembali mencium kening Sheryl.Sejam kemudian setelah mereka berdua makan,Keyzan mengantar Sheryl bermaksud ingin tahu dimana Sheryl tinggal sekarang.Tapi Sheryl masih bersikekeh tidak mau memberitahu dimana dirinya tinggal.
Sheryl meminta Keyzan mengantarnya ke taman dekat kantornya.Dia ingin menunggu Cintya dan akan pulang bersama Cintya.Awalnya Keyzan menolak tapi karena Sheryl menggunakan metode melasnya,akhirnya Keyzan luluh juga.
"Bapak pulang aja!" suruh Sheryl ketika Keyzan turun dari mobil dan menemaninya nungguin Cintya.
"Berani Cintya bohongin aku,katanya dia nggak tahu dimana kamu tinggal." geram Keyzan.Sheryl mengerutkan keningnya dan menyadari sesuatu yang salah.
"Cintya emang nggak tahu dimana aku tinggal,cuman kadang aku sering ketemuan sama Cintya dan pulang ke rumahnya." ucap Sheryl melindungi sahabatnya.Dia tidak mau membuat Cintya kehilangan pekerjaan hanya karena dirinya.
"Kenapa nggak kembali aja ke apartemen?" tanya Keyzan.
"Nggak mungkinlah,kamu mau aku jadi simpanan kamu? aku nggak mau ada hubungan apapun dengan kamu,kalau bisa aku akan pergi jauh supaya nggak ketemu lagi sama kamu." ucapan Sheryl menyentuh rasa sakit dalam hati Keyzan.
Beraninya dia mau kabur dari aku.Aku nggak akan pernah lepasin kamu.Aku akan kejar kamu bahkan sampai ke neraka sekalipun.
"Kamu nggak akan lakuin itu." sanggah Sheryl mencoba tidak takut dengan ancaman Keyzan.
"Kamu bisa coba." Keyzan berkata dengan serius.
"Cukup ya pak.Bapak nggak bisa ancam aku seperti ini." seru Sheryl yang merasa Keyzan tidak masuk akal.
"Kenapa nggak bisa? coba aja kabur dari aku lagi,supaya kamu tahu aku serius atau main-main dengan ucapan aku barusan!" Sheryl tidak lagi mau menanggapi omong kosong Keyzan.
Setengah jam kemudian Cintya terlihat berlari kecil menuju tempat dimana dia sudah kencan dengan Sheryl sebelumnya.Sesaat dia terkejut melihat bosnya juga ada di situ bersama Sheryl.
"Pak Keyzan..." gumamnya sedikit ketakutan.
__ADS_1
"Akhirnya datang juga,kalau gitu aku nitip Sheryl! jagain dia!" perintah Keyzan lalu dia meninggalkan kedua wanita itu menuju mobilnya.
"Siap pak.." jawab Cintya gugup.Awalnya dia takut kena omel karena udah bohongin bosnya.Tapi ternyata bosnya sama sekali tidak marah.
"Lo bareng pak Keyzan?"
"Hmm,."
Cintya lalu menceritakan betapa galaunya Keyzan saat Sheryl pergi tanpa kabar.Mendengar cerita Cintya,Sheryl sempat tersenyum senang tapi lagi dan lagi dia harus sadar diri.
"Udah yuk,pulang!" ajak Sheryl.Hari itu memang Sheryl berencana nginep dirumah Cintya.
Saat mereka berdua berboncengan dari jauh Keyzan mengikuti mereka dengan naik ojek.Dia penasaran dimana Sheryl tinggal sekarang.Tapi ternyata Sheryl pulang ke rumah Cintya.Dan Keyzan berkeyakinan kalau Sheryl emang tinggal di rumah Cintya.
Setelah memastikan bahwa Sheryl baik-baik saja dan tinggal di tempat yang layak,Keyzan kemudian kembali ke kantornya buat ambil mobilnya.Setelah itu dia pulang ke rumahnya.
Begitu dia sampai ketempat tinggalnya,dia disambut dengan kesedihan Keyra yang masih tinggal dirumahnya bersama kedua orang tuanya.Mereka sengaja tinggal untuk menyiapkan acara pertunangan putra sulung mereka.
"Kok sedih terus? udah makan belum?" tanya Keyzan dengan lembut.Keyra tidak memjawab hanya menggelengkan kepalanya.
"Aku kangen kak Sheryl." ucap Keyra.
"Kak Sheryl baik-baik aja kok,kak baru aja ketemu sama kak Sheryl."
"Aku juga mau ketemu sama kak Sheryl." rengek Keyra.Dan itu membuat Keyzan tersenyum senang.Rengekan adiknya bisa dia manfaatin untuk kembali bertemu dengan Sheryl.
Keyzan tahu Sheryl tidak akan tahan dengan kesedihan Keyra.Dan itu adalah jurus jitu supaya bisa membuat Sheryl mau ketemu atau datang ke rumahnya.
"Bentar kakak hubungin kak Sheryl dulu,tapi kamu harus makan dulu terus minum obat!" bujuk Keyzan.Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.Selain dia bisa ketemu dengan Sheryl lagi,dia juga bisa bujuk adiknya buat minum obat.
Karena memang hidup adiknya bergantung dengan obat-obatan.
__ADS_1
"Oke.." Keyra setuju dengan semangat.Dia lalu menjalankan kursi rodanya ke dapur untuk makan dengan semamgat.Dia juga tidak sabar ingin ketemu Sheryl.
Kasih sayang antara Keyra dan Sheryl terjalin saat mereka tinggal bersama.Sheryl yang saat itu berjuang demi memberinya makan membuat Keyra merasa memiliki seorang kakak perempuan.Dari kedekatan itu muncul kasih sayang diantara mereka berdua.Meskipun mereka tak sedarah,tapi kasih sayang mereka seperti saudara kandung.