
"Ini minum buat bapak dan tuan besar." ucap Sheryl memberikan minuman untuk Keyzan dan papanya.Sheryl bisa melihat jelas ketengangan di antara mereka bertiga.Sheryl juga tidak lupa untuk membawakan air hangat untuk maminya Keyzan.
"Terima kasih." ucap Keyzan ketika menerima minuman itu.
"Nyonya minum dulu ya!" Sheryl mendekati mami Keyzan dan memberikan segelas minuman hangat untuk meringankan beban pikirannya.
Sheryl juga memijit tangan maminya Keyzan dengan sangat lembut.Maminya Keyzan dan papanya tertegun dengan apa yang dilakukan Sheryl.Begitu juga Keyzan yang sesaat terpaku melihat kelembutan Sheryl.
"Nama kamu siapa nak? Kamu baik." tanya maminya Keyzan.
"Saya Sheryl nyonya,assiten pribadi pak Keyzan." jawab Sheryl dengan lembut dan masih memijit tangan maminya Sheryl.
Entah kenapa Sheryl merasa senang melakukan itu kepada maminya Keyzan.Dia jadi teringat almarhumah ibunya.Dulu sewaktu ibunya sering sakit-sakitan sebelum meninggal.Sheryl juga sering mijitin tangan ibunya.Ya setidaknya itu bisa sedikit meringakan beban pikiran ibunya.
"Kamu cantik,baik lagi." puji maminya Keyzan lagi.
"Pak Keyzan kan bos saya,jadi nyonya dan tuan juga adalah bos saya.Ini bukan kebaikan tapi emang tugas saya." Sheryl tersenyum tipis.
Sambil tersenyum mami Keyzan menyentuh pipi Sheryl dengan sangat lembut."Jangan panggil nyonya,panggil tante aja!" ucapnya.
Sementara Sheryl hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya.Tapi tiba-tiba kehangatan itu terganggu karena datangnya Lusi yang marah-marah ke Keyzan.
Lusi memaksa masuk ke ruangan Keyzan dengan marah,apalagi saat melihat Sheryl ada di dalam ruangan itu bersama maminya Keyzan.
"Siapa yang suruh kamu masuk?" tanya Keyzan dengan melotot.Dia paling tidak suka dengan wanita yang terkesan arogan.
"Apa aku masuk ke ruangan calon suami aku harus ijin dulu? Sementara wanita murahan itu bisa masuk seenaknya.Oh aku tahu setelah malam itu pasti kamu kencan kan sama dia?" ucap Lusi dengan marah.
"Jaga mulut kamu!" Keyzan kembali melotot.
Lusi ingin marah tapi kemudian dia terhenti karena tidak mau membuat papa dan maminya Keyzan menjadi ilfil ke dia.Lusi memang belum pernah dikenalin ke orang tua Keyzan tapi dia tahu siapa orang tuanya Keyzan.
__ADS_1
"Om sama tante kapan datang?" tanya Lusi sok lembut lalu kemudian mendorong Sheryl pelan supaya menjauh dari maminya Keyzan.
"Baru sejam tiba.Kamu siapa ya?" tanya maminya Keyzan karena dia belum kenal sama Lusi.
"Oh iya tante,aku Lusi pacar Keyzan." jawab Lusi dengan bangga.
"Mantan pacar." sahut Keyzan tidak mau mengakui Lusi.
Lusi menoleh dan menatap tajam ke Keyzan yang bersikap sangat dingin.Lalu Lusi berdiri dan mendekati Keyzan lalu tiba-tiba bertingkah manja ke Keyzan.Dia bermaksud menunjukan kepada kedua orang tua Keyzan kalau dia benar-benar adalah pacar Keyzan.
"Sayang,ngomongnya gitu mulu.Tadi pagi waktu aku bangun kamu sudah berangkat kerja,jadi aku sarapan sendiri.Aku masih belum maafin kamu lho." ucap Lusi memeluk Keyzan.
Ha?
Jadi Keyzan dan Lusi sudah tinggal bareng?
Itu yang ada di dalam otak Sheryl,begitu juga papa dan maminya Keyzan.
"Nggak kok om,cuma kadang aku nginep dirumah Keyzan.Ya om pasti tahu dong Keyzan kan orangnya manja banget kadang dia nggak mau tidur sendiri,minta buat aku temenin." ucap Lusi tanpa malu sekalipun.
Dan jelas itu membuat mami dan papanya Keyzan membukatkan matanya.Mereka tidak menyangka kalau kehidupan pribadi anaknya akan seperti itu.
Berbeda dengan Sheryl,dia memang terlihat kaget tapi dia juga paham kalau Keyzan memang seorang playboy.Dia punya segalanya jadi mungkin wajar bagi dia banyak wanita yang takhluk kepadanya.
"Key,kamu tahu kan itu semua nggak baik?" maminya Keyzan terlihat sangat kecewa dengan anaknya.
"Kamu keluar!" ucap Keyzan dengan dingin tapi sangat mengerikan.
"KELUAR!" bentak Keyzan ketika Lusi masih bersikekeh untuk tinggal.
"Kalau aku pergi,wanita murahan itu juga harus pergi!" Lusi menyeret Sheryl dalam ketidakpuasannya terhadap Keyzan.
__ADS_1
Lusi tidak tahu kalau Sheryl itu pegawai Keyzan.Dalam pikiran Lusi,Sheryl adalah wanita yang menjadi pacar Keyzan sekarang.Lusi tahu Keyzan adalah seorang plaboy,bahkan berkali-kali dia memergoki Keyzan dengan selingkuhannya.Akan tetapi Lusi masih mau sama Keyzan karena mungkin karena kekayaan Keyzan.
"Keluar atau kamu jangan pernah kesini lagi!" Keyzan semakin marah.
"Key,aku cinta sama kamu.Aku akan pergi jika selingkuhan kamu itu juga pergi." Lusi masih saja bernegosiasi.
"Dia karyawan aku,bukan selingkuhan aku.Jadi kamu pergi,kamu nggak ada urusan disini." Keyzan kembali mengusir Lusi.
Lusi menatap Keyzan dengan takut karena terlihat jelas amarah Keyzan dari matanya.Dia merasa kesal karena Keyzan mengusir dia.Tapi juga bahagia karena ternyata wanita yang dia benci itu bukanlah selingkuhan Keyzan.
Keyzan bukan tipe orang yang suka menyembunyikan kenyataan.Jika dia berkata bukan,maka memang bukan.Dia adalah cowok yang tidak pernah takut ditinggalkan oleh pasangannya saat dia ketahuan selingkuh.
Kesombongan itu juga kedinginan sikapnya yang mungkin menyihir setiap wanita yang ingin mendekatinya.Ketampanan yang sangat sombong,tapi justru itu yang menjadikan dirinya sangat menarik dimata para wanita.
Begitu Lusi pergi dengan kesal.Keyzan berjalan mendekati maminya yang masih terlihat sangat kecewa.Maminya bukannya mau mengatur urusan pribadi Keyzan,sekalipun dia anaknya.Tapi dia sangat kecewa karena ternyata anaknya tidak mampu menahan hawa napsunya.
"Mi,maafin Key." ucap Keyzan menggenggam tangan maminya yang sedang tertunduk.
Maminya mengangkat kepala dan menatap putra sulungnya yang berjongkok di depannya.Terlihat raut muka yang menyesal.Dengan lembut menyentuh pipi anaknya dan tersenyum serta mengecup kening anak sulungnya.
Cinta seorang ibu yang begitu nyata.Meskipun sangat kecewa tapi kasih sayang itu tetap ada.Bahkan akan selalu dan selalu memaafkan kesalahan anaknya.
Keyzan lalu terharu dan memeluk maminya dengan erat.Dia tahu maminya kecewa kepadanya tapi masih berusaha untuk memaafkan dirinya.Bahkan seorang ibu bisa membohongi hatinya karena cintanya yang begitu besar.
"Apa bener tadi pacar kamu?" tanya maminya Keyzan.
"Iya,tapi sekarang udah nggak kok.Dia selingkuh." jawab Keyzan yang terdengar jelas dia kesal karena diselingkuhin.
"Bagus deh kalau sekarang udah nggak,papa nggak suka sama dia,kayaknya wanita nggak bener." sahut papanya yang sedari tadi hanya terdiam sambil memperhatikan anak dan istrinya saling berpelukan.
"Mami juga sama,meskipun dia cantik tapi kayaknya dia gimana gitu.Kamu harus pinter-pinter cari istri,jangan hanya karena dia cantik tapi juga lihat hatinya dan kebaikannya!" maminya memberi wejangan buat Keyzan.
__ADS_1
Di sisi lain,Sheryl menatap keluarga itu dengan senang.Dan dia juga melihat sisi lemah bos nya yang terkenal hebat dalam berbisnis.Dia boleh menjadi orang yang kejam saat berbisnis,atau dingin kepada semua orang,tapi di depan orang tuanya dia tetaplah seorang anak yang manja dan penyayang.