I Love You,Boss Playboy

I Love You,Boss Playboy
40


__ADS_3

Flashback...


"Gimana Rom?" tanya Keyzan yang sudah penasaran dengan hasil DNA itu.


"Bener, bayi itu bukan milik lo." jawab Romeo sembari memberikan sebuah kertas hasil DNA antara Keyzan dengan calon bayi itu.


"Tapi gue nggak habis pikir, kok bisa Lusi ngomong kalau itu anak lo, harusnya sebagai ibu dia tahu dong siapa ayah anak itu." Romeo mulai menerka-nerka kemungkinan yang dilakukan oleh Lusi.


"Perlukah kita cari tahu siapa bapak anak itu?" tanya Romeo yang masih sangat penasaran kenapa Lusi mengambil resiko untuk membohongi Keyzan. Mungkinkah karena memang Lusi tidak tahu siapa ayah sebenarnya dari bayi itu, atau ada motif lain di balik itu semua.


"Nggak perlu, gue rasa, gue tahu siapa ayah bayi itu." ucap Keyzan menatap tajam kertas yang dia pegang.


Ada kelegaan di hatinya, karena memang dari awal dia tidak yakin bahwa itu adalah anaknya. Tapi satu hal yang dia ambil hikmahnya dari kejadian itu. Dia harus bisa mengendalikan napsu birahinya, dia harus menekan kebutuhan biologisnya, supaya hal serupa tidak terulang lagi, terutama menahan diri dari godaan wanita yang sama sekali tidak dia cintai.


Selang sehari setelah dia tahu bahwa anak itu bukanlah miliknya, Keyzan bertemu dengan Joe yang dia yakini sebagai anak kandung bayi itu. Pertemuan itu awalnya tidak disetujui oleh Joe, karena dia mikir Keyzan hanya akan menghinanya karena bisa mendapatkan Lusi.


Tapi, setelah Keyzan membicarakan rencananya, Joe akhirnya melunak dan bersedia membantu Keyzan.


"Kalau lo pengen Lusi jadi milik lo selamanya, lo harus nuruti rencana gue!" ucap Keyzan.


"Tapi apa lo yakin itu anak gue?" Joe juga masih ragu dengan apa yang disampaikan oleh Keyzan.


"Kalau lo mau bukti, lo hanya tinggal nuruti apa kata gue, dan lo bakal tahu anak itu milik lo atau bukan." Joe pun akhirnya nurut, dia melakukan apa yang ucapakan Keyzan.


Rencananya cukup mudah, Joe hanya perlu ketemu dengan Lusi dan menanyakan apakah benar Lusi hamil anaknya. Dari tempat tersembunyi, Keyzan merekam semua percakapan antara Lusi dan Joe.


Meskipun awalnya Lusi menyanggah bahwa anak itu adalah milik Joe, tapi akhirnya Lusi mengakui bahwa anak itu memang milik Joe, Lusi juga mengakui alasan kenapa dia ingin menikahi Keyzan. Selain karena cintanya ke Keyzan, juga karena status sosial Keyzan, yang seorang pengusaha sukses dan juga seorang anak dari konglomerat ternama.


Sempat merasa geram karena pengakuan Lusi, tapi demi rencananya agar berhasil, Keyzan menahan diri keluar dari tempat persembunyiannya. Setelah Lusi pergi, Keyzan keluar dan memberitahu rencana selanjutnya.

__ADS_1


Karena sudah kepalang tanggung, akhirnya Joe kembali mau mengikuti rencana Keyzan.


Flash On...


"Key kamu?" Lusi bertanya dengan nada sedih,kecewa,malu semua campur jadi satu.


"Itu akibat karena kamu udah berani bohongin aku," ucap Keyzan dengan sangat dingin. Dan seketika hancurlah hati Lusi. Dia mengira Keyzan akan memberinya sebuah kejutan yang indah, tapi siapa sangka Keyzan justru mempermalukan dirinya di depan banyak orang.


"Jangan sedih, aku akan tanggung jawab, aku akan nikahi kamu." ucap Joe dengan begitu legowo. Apa yang dia lakukan karena cinta dan juga demi anaknya, keturunannya.


"Nggak, aku nggak mau. Aku cuma mau nikah sama Keyzan!" seru Lusi seolah masih berat menerima kenyataan.


"Nikah sama aku? nggak akan pernah!" ucap Keyzan dengan begitu kejam, dia bahkan tidak memperhatikan bagaimana perasaan Lusi.


Memdengar penolakan yang dingin dari Keyzan, membuat Lusi makin tidak terkontrol emosinya. Dia menghampiri Keyzan dan memukul dada Keyzan dengan marah. Setiap pukulannya terlihat begitu menyedihkan.


"Aku lakuin semua demi bisa dapatin kamu, sampai aku buat Vanka salah paham ke kamu dan ninggalin kamu, tapi kenapa aku masih belum bisa dapatin kamu?" lirihnya masih dengan memukul-mukul dada Keyzan tapi dengan pelan.


"Apa maksud kamu?" tanyanya geram sembari mencengkeram lengan Lusi.


"Key tahan!" Romeo mendekat dan menahan supaya Keyzan tidak kalap.


"Apa maksud kamu? apa yang kamu lakuin ke Vanka?" seru Keyzan sedikit keras, dan itu cukup keras bahkan bisa terdengar oleh siapapun yang ada di ruangan itu.


"Hahahha, aku ngomong ke Vanka kalau kamu sebenarnya tidak pernah mencintainya, kamu hanya bersaing saja dengan Rakha." Lusi tertawa dengan cukup keras, tapi tawa itu seketika berubah menjadi tangis.


"Aku lakuin semua itu supaya Vanka pergi dan aku bisa deketin kamu, meskipun aku tahu sampai sekarang kamu masih mencintai Vanka, tapi aku cinta sama kamu Keyzan, aku cinta kamu." Lusi terlihat sangat menyedihkan.


"Kamu!!!" Keyzan menatap tajam ke arah mata Lusi, dia sangat murka karena perbuatan Lusi.

__ADS_1


Sesaat kemudian Lusi pingsan dan di bawa oleh papanya dan Joe ke rumah sakit. Sementara acara itu menjadi kacau, tapi Keyzan meminta supaya para kerabatnya masih tetap tinggal. Karena, dia punya sebuah pengumuman.


"Maaf karena adanya sedikit kekacauan tadi." ucap Keyzan.


"Saya cuma mengatakan kalau acara pertunangan ini masih akan dilanjutkan." Keyzan membuat semua kerabatnya menjadi bingung.


Apa maksudnya, apa dia akhirnya menerima Lusi dan bayinya, meskipun dia tahu anak itu milik orang lain. Mereka bertanya-tanya.


"Tapi wanita itu bukan Lusi, dia adalah wanita yang selama ini ada di dalam hati saya, dia wanita yang special dalam hidup saya, hanya dengan dia saja, saya mau menghabiskan sisa hidup saya." Keyzan berkata dengan yakin.


Senyuman juga tersungging di bibir Sheryl, dia bahkan menduga bahwa wanita itu adalah dirinya. Seperti yang Keyzan ucapkan semalam, bahwa hanya dialah yang ingin Keyzan nikahi.


"Wanita itu bernama-"


"Key!" belum juga Keyzan mengucapkan nama wanita itu, sudah ada seorang wanita yang berlari dan langsung memeluk Keyzan dengan erat.


Seketika, kehadiran wanita itu membuat semuanya kaget. Apalagi Rakha dan Romeo yamg kenal siapa wanita itu.


"Vanka!" gumam Romeo dan Rakha bersamaan.


Sheryl mengerutkan keningnya dan menatap wanita yang sedang berpelukan dengan Keyzan. Ada rasa sakit di hatinya, dia tahu dari Rakha bahwa wanita bernama Vanka adalah kekasih Keyzan. Yang menurut Rakha, Vanka itu mirip dengan Sheryl.


Bener sih sekilas Vanka memang mirip dengan Sheryl. perawakan dan posturnya hampir mirip, bahkan wajahnya juga terlihat mirip, apalagi dibagian matanya.


"Kamu kemana aja?" tanya Keyzan dengan senang.


"Maafin aku Key, aku kangen sama kamu." Vanka kembali memeluk Keyzan dan karena rasa kangen yang begitu dalam, Keyzan pun juga memeluk Vanka dengan erat.


Melihat betapa serasinya pasangan itu, membuat Sheryl harus kembali tersadar. Betapa bodohnya dia yang mengira bahwa wanita yang menggantikan Lusi dalam acara pertunangan itu adalah dirinya.

__ADS_1


"Pulang yuk!" ajak Sheryl meninggalkan tempat itu dengan hati terluka.


"Sher.." Rakha bisa melihat kesedihan dari raut wajah Sheryl, Rakha langsung mengejar Sheryl. Sebenarnya Rakha juga kangen dengan Vanka tapi dia lebih merasa kasihan kepada Sheryl.


__ADS_2