
πΉπΉ Selamat Membaca πΉπΉ
Semua mahasiswa dan siswi sudah keluar kini tertingal Nita dan Nisya. Sebenarna Nita dan Nisaya sudah selesai tetapi mereka selalu mengoreksi pekerjaan mereka.
Mereka sangat memanfaatkan waktu dengan sebaik baiknya untuk menyelesaika soal soal dan mengoreksi lagi. Sampai akhirnya waktu selesai barulah Nisya dan Nita memberikan lembarannya kepada dosen dan mereka keluar dari kelas.
POV Vano
Ruang kerja di kampus
Karena aku merasa lapar aku berjalan menuju kantin. Setiap di perjalanan menuju kantin aku selalu di sapa oleh para mahasiswa yang berpapasan dengan ku, semua nya hanya ku balas denagn angukan kepala tanpa ekspresi.
Saat sampai di kantin ternyata banyak sekali mahasiswa yang sedang makan ataupun nogkrong. Aku melangkahkan kaki ku lebih memasuki kantin lebih dalam. Saat sudah di dalam aku segera memesan makanan, setelah pesananku siap aku segera mekangkahkan kaki ku mencari meja kosong.
Saat mencari cari meja aku melihat wanita yang tadi telat masuk kelas ku denagan sahabatnya. Tepat di samping duduk mereka ada bangku kosong aku pun menghampiri meja dan duduk, teman teman wanita itu tidak mengetahui bahwa aku duduk di sebelahnya. Samar samar aku mendegar percakapan mereka
"Kenapa kalian telat tadi?" tannya teman laki laki mereka
"Itu gara gara Nisya " jawab teman perempuan
"Lha kenapa sama Nisya, biasannya dia yang paling semangat buat ke kampus" tannya teman laki laki itu lagi
"Itu di males ketemu Pa -" kata tema perempaun terpotong karena wanita tadi denagan sigap memasukkan makanan ke dalam mulut temannya
Aku yang mendegarkan dan melihat kelakua para sahabat itu hanya mengeleng kepala. Setelah percakapan itu dihentikan oleh Wanita tadi, percakapannya menjadi lebih rinagn dan sekali kali mereka tertawa karna candaan yang mereka buat.
Karna aku mendegar candaan candaan mereka aku juga ingin tertawa namun hannya aku tahan hingga aku tak tahan lagi ahirnay aku pergi dari kantin dan menuju ruangan ku kembali.
Saat jam menunjukan waktu kelas akan tiba aku berjalan menuju kelas. Sesamlainya di kelas ternyata sudah bnyak mahasiswa yang telah siap menerima materi.
Karena jadwal yang aku buat adalah hari ini akan diadakan sebuah tes untuk menguji ingatan mata pembelajaran mereka, jadi aku memberikan soal sial yang telah aku persiapkan. Selesai membagikanaku bertanya apakah ada yang ingin di tannya kan ? Dan salah satu mahasiswi mengacung kan tangan dan ternyata dia adalah wanita yang telat masuk kelas ku tadi. Akhirnya aku mempersilahkan dia untuk berkata...ia pu bertannya
"Maaf pak tadi saya dan teman saya tidak masuk kelas" jawabnya denagan pelan namun masih bisa aku dengarkan
"Suruh siapa tadi tidak masuk?" tannya ku yang membuatnya lebih kesal tetapi tetal di tahan olehnya
__ADS_1
"Maaf pak tadi bapak yang tidak mengizinkan saya dan teman saya untuk masuk" jawabnya yang mulai emosi
"Itu karena kalian telat, saya tidak mau tau silahkan di selesaikan" jawab ku lagi yang menambah kekesalannya
"Pak tadi kan hannya telat 5 menit aja, bapak kok perhitungan banget sih?!" jawabnya yang sudah sangat emosi dan kesal
"Udah ih Nis buruan kerjain!" kata sahabatnya yang duduk disebekahnya sambil menarik tangan wanita itu
"Terserah kamu saja jika tidak mau mengerjakan sialhkan keluar tapi nilai pasti minus" jwabku lagi yang membuatnya langsung duduk dan segera mengerkanan soal nya
Saat waktu tes menunjukan kurang dari 5 menit lagi selesai.
Aku melihat seluruh kelas sudah kosong dan tertingal 2 manusia wanita yang masih mengerjakan. Aku yang mekihat merika merasa bingung apakah belum selesai karena susah atau kenapa? Tannya ku pada diri sendiri dan melihat mereka bergantian.
Tepat waktu kurang 1 menit mereka maju kedepan dan meletakkan soal tersebut di meja depan ku.
Setelah mereka menaruh kertas soal tersebut mereka lagsung keluar, setelah merek sudah tak terlihat aku mengambil dua kertas soal tersebut alangkah kagetnya aku saat melihat jawaban pada kertas bernama Anisya semua jawaban hampir benar dan pembahasannya sangat singkat namun jelas, sedangkan miliki Nita tak kalah benar denagn jawaban Nisya, namun tidak terlaku sama.
Aku yang melihatnya berfikir apakah mereka mencontek tapi aku tak pernah melihat merka mengobrol sekalipun.
"Dua gadis pintar" jawabku sambil menyimpan lembaran lembaran itu dan pergi keluar dari kelas.
Sesampainya di ruangan niatnya ingin ke kantor karena sudah tidak ada kelas. Namun aku mendapat telfon dari mama bahwa ia memintaku menjemputnya di taman yang tak jauh dari kampus, akhirnya aku pergie menjemput putriku dan mama.
POV Nisya
Saat mengerjakan soal aku selalu mengumpat Pak Vano karena memberi soal tanpa pemberitahuan, untung saja aku suadh paham hannya kurang sedikit jadi soalnya hanya mudah.
Setalah selesai aku dan Nita pergi dari kelas saat kami sedang berjalan tiba tiba arka datang
"Hai...giman agampang gak?" tannyanya dengan berjalan mundur yang berada di depan kami menghadap kami.
"Gampang apanya?" jawab kami serempak karena marah tidak memberi tahu kami dahulu bahwa ada tes
"Eh...masih marah ya? Maaf kan gue lupa, kalain juga pasti udah oaham kok? Iya kan?" tannya arka dan membela dirinya sendiri
__ADS_1
"Eh...bukan masalah ngak bisanya tapi kaget lah masak tiba tiba tes" jawab Nita dengan kesal
"Maknnya kalau ada info kelas dan kita ngak ada ngomong" jawabku denagn kesal juga
"Iya iya maaf khilaf gue" jawab arka dengan pasrah
"Hemm.." dehem ku dan Nita bersamaan
"Ok gue kesini mau minta maaf, karna gue ada urusan jadi gue pergi ok bye" kata arka dan berjalan menjauhi kami
"Kayaknya gue juga ada urusan deh gi epergi dulu ya bye" kata nita juga menjauh darik
"Semua aja pergi, pergi san asebel gue jadinya" kata nita yang sebal dan pergi keluar area kampus, aku berjalan jalan menikmati udara yang panas ini.
Aku yang merasa lelah pun pergi menuju taman , saat di taman aku melihat tika bersama Pak vano, Pak Vano sedang mengendong tika denagan tersenyum.
"Aduh halu gue ketemu itu pak Vano, dah ah pusing" batin ku dan tetap melajutkan langkahku memasuki taman
Aku yang memikirkan soal Pak Vano yang Bersama Tika pun menjadi pusing sendiri. Karena merasa lapar aku mencari restoran atau warung dekat taman. Saat sudah menemukannya aku berjalan menuju restoran tersebut. Saat di perjalanan menuju restoran itu aku melihat seorang pengemis, aku menghampri pengemis tersebut
" Ini pak ada sedikit rejeki dari Allah"kataku denagn memberikan uang kepada pengemis tersebut
"Terima kasih nak, semoga panjang umur, rejekinya naglir terus ya nak" jawab pengemis laki laki tersebut sambil tersenyum
"Amin..pak, kalu begitu permisi"
"Silahkan nak" jawabnya
Aku pergi memasuki reatoran tersebut namun tiba tiaba ada yang memangilku
"Tante Cantik" teriak seorang anak kecil
ββββββββββββββ
Hai kakak kakak jangan lupa like, komen, vote. Aku juga minta saran dan kritiknyaπ
__ADS_1