
πΉπΉ Selamat membaca πΉπΉ
semoga sukaππ
POV Vano
Setelah memikirkan wanita itu aku segera terdirur hingga pagi hari. Setelah selesai mandi fan berganti pakaian aku menuju kamar anakku, untuk mengecek apakah ia sudah bangun atau belum karena ini sudah pukul tuju pagi
Sesampainya disana aku melihat Tika yang sedang duduk di kursi dan mbk suti sedang menyisir rambutnya. Aku hannya berdeiri didepan pintu kamar menunggu mereka menyelesaikan apa yang mereka lakukan. Setelah mbk suti keluar aku mendekti anak ku
"Hai...sayang selamat pagi " sapaku dan mencium kedua pipinya yang tembem
"Hai..ayah selamat pagi " jawabnya juga dengan mencium pipiku dua kali
"Ayah mau kerja ya?" tanyanya sambil melihat pakaianku yang terlihat rapi.
"Iya hari ini ayah mau ke kampus sayang" jawabku mengelus kepala anakku dengan lembut dan perhatian
"Ayah Tika boleh ikut enggak kekampus ayah?" pintanya kepada ku
"Ngak boleh sayang kan ayah mau ke kampus kalau mau ikut bolehnya waktu ke kantor" jawaku pelan dan menjelasakan pada Tika
"Yah.." menghela nafasnya dengan kecewa
"Tapi nanti ayah anterin kerumah nenek mau engak ke rumah nenek?" tannyaku lagi
"Beneran yah? Mau yah mau ketemu nenek udah kagen baget" jawabnya kembali tersenyum dan semangat
"Ok kalu begitu kita berangkat sekarang sarapannya nanti aja ya dirumah nenek? " tanuaku meminta persetujuannya
"Ok ayah ngak papa, ayok yah berangkat " ajaknya sambil keluar dari kamar.
Aku yang melihat Tika keluar aku juga mengikutinnya dari belakang. Saat samapi di bawah aku memberi tahu mbk suti bahwa ia akan pergi ke rumah mama, aku juga tidak membawa mbk suti. Kini mereka masih berada di dalam mobil
"Ayah nanti kapan lagi ya, ketemu tante cantik" tannya ku dengan gembira dan senyuman
"Kapan kapan sayang " jawabku
__ADS_1
*Aduh Tika ayah samapi pusing karena kamu bicara soal tante cantik terus apalagi soal itu itu aja haduh*batinku yang merasa penasaran dan kesal pada wanita yang dimaksut anakku.
"Ayah aku mau dong ketemu tante cantik lagi, terus aku mau dong yah telpon tante cantik" pintannya dengan berharap
"Klau ketemu lagi kapan kapan ya? Kalau mau telfon ayah ngak punya nomernya tante cantik kamu" jawabku sambil mengelus kepalanya dan tangan satunya fokus pada stir mobil
"Huh...." terdegar helaan nafas anakku yang merasa kecewa. Aku pun ditambah pusing oleh permintaan Tika lagi
Saat samapi dirumah mama aku segera masuk kedalam rumah. Saat ini Tika tengah berbain dengan ponakanku yang usiannya masih 1tahun. Aku pun pergi keruang keluarga disana aku mendudukan tubuhku di sofa dan bersender pada sofa.
Di ruang keluarga ada ayah dan kakak bersama istrinya mereka adalah ortu keponakanku yang tengah bermain dengan Tika
"Kamu kenapa van" tannya mama vano yang baru datang dan dufuk didekat papa
"Pusing ma" jawabku singkat
"Kamu pusing kenapa sakit" tannya kakak ku yang bernama radit
"Engak " jawabku lagi dengan singkat
"Kalu ngak sakit kenapa?" tanya istri kakak ku yang bernama sintia
"Kamu banyak pikiran apa van?pekerjaan?" tanya mama
"Engak tapi soal Tika" jawabku dan membenahi posisis duduk ku
"Tika kenapa" tannya kak sintia
"Itu tiap malem di selau cerita soal tante cantik yang dia temui 2 kali, apalagi tadi pagi menuju kesini dia mau ketemu tante cantik lagi dan mau telfon tante cantiknya itu" jawabku menjelaskan
"Tu kan Tika itu butuh ibu van, jagan mikirin diri kamu sendiri" jawab mama lagi
"Iya aku tau tapi aku harus cari yang mau nerim Tika sebagi anakku dan menyayagi Tiak seperti anaknya sendiri dan ngak cuman sayang akau doang" kataku menjelaskan
"Terserah kamu aja deh vin" jawab mama pasrah dengan ku
"Yaudah deh mah, pa, kak aku berangkat dulu pagi ini aku ada kelas samapi siang mungkin, jadi aku titip Tika ya?" pintaku
__ADS_1
"Iya kamu hati hati " jawab mama dan yang lainnya hanya menganguk saja
"Assalamuallaikum" salamku dan pergi dari rumah mama
"Waalaikumsallam" jawab mereka sermpak
Aku keluar dari ruamah mamah dan melajukan mobilku menuju kekampis karena sudah akan dimuali kelasnya.
Saat sampai disana masih ada bnyak mahasiswa yang masih berada di luar kelas diantara mereka juga ada yang sekedar duduk duduk di bangku taman kamups
Setelah masuk kelas ku segera memberi materi pembelajarn saat aku melihat semu maha siswi sedang memperhatikanku aku melihat ada dua bangku kosong dan salah satunya aku kenali yang tak lain adalah banguk Nisya. Aku berfikir dimana dia kenapa tidak masuk apakah telat ? Tanya ku oada diri sendiri. Saat aku mwmberi materi kepda para mahasiswa tiba tiba pintu diketok
Aku yang mendegar pintu di ketuk aku keluar dan mencari siapa yang sudah mengetuk pintu, dan ternyata adalah mahasiswa yang aku tanyakan kemana dia pergi. Dan ternyata mereka telat datang ke kampus. Aku segera tidak memberiakn nya izin untuk masuk kelas.
"Kenapa kalian telat" tanyaku dengan tegas
"Maaf pak tadi kami nugu taxi engak dateng dateng ahirnya telat" jawab Nita pelan
"Saya tidak suka ada orang yang tidak disiplin silahkan keluar saya tidak mengizinkan kalian masuk apapun alasannya" jawab ku lagi denagn lebih tegas dan datar
"Maaf pak kan kami hannya telat 5 menit kenapa ngak boleh masuk pak?! " tannya perempuan bernama Nisya dengan kesal dan agak meniggi
"Saya sudah bilang bukan saya tidak suka jika ada orang yang tidak disiplin" jawabku dengan menatap tajam mereka berdua
"Tapi kan hannya 5 menit pak boleh ya pak masuk?" pinta cewek aneh itu (Nisya) dengan berharap
"Saya tidak mau tau silahkan mau apa tapi jangan masuk karena saya tidak mengizinkannya!" kataku lagi dengan tegas
"Tapi-" omogan cewwk aneh tersebut terpotong saat Nita juga ikut berkata
"Baik pak kalau begitu kami permisi" jawab Nita dengan menarik cewek aneh menjauhi kelas dan aku.
Aku yang melihat cewek aneh tersebut menghilang dari pandanganku pun segera mausk kedalam kelas untuk melanjutka materi yang tertunda tadi.
Selain dingin aku memang tidak suka orang yang tidak disiplin apalagi hanya telat 1 menit saja. Setelah waktu menunjukan pembelajaran akan segera berahir aku segera mnyufahi materiku dan pergi dari kelas menuju tempat ruang kerjaku di kampus ini.
Karen tadi akau keluar dari kelas waktu istirahat kurang 5 menit maka aku mnyelesaikan tugas tugas kantor yang bekum selesai. Ahirnya waktu istirahat yang aku tunggu tiba. Aku yang merasa lapar pergi kekantin kampus untuk membeli makanan. ββββββββββββββ
__ADS_1
Hai kakak aku udah up. Pokoknya terus dukung aku yaπΊπΊππΉ