Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku

Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku
......


__ADS_3

🌹🌹 Selamat Membaca 🌹🌹


POV Vano


Aku berjalan menuju parkiran restoran di belakangku ada mama dan Nisya yang sedang mengendong Tika, mereka mengikutiku hingga masuk kedalam mobil. Mama duduk di sebelahku sedangkan Nisya dan Tika ia duduk dibelakang denagan Tika yang masih setia duduk di pangkuannya. Aku mekajukan mobilku menjauhi restoran tersebut, aku dan mama sibuk mengobrol, sekali kali aku melirik kebelakang lewat kaca sepion, aku melihat Nisya dan Tika yang sedang tidur denagan tenag. Mama juga melirik kebelakang dan melihat Nisya dan Tika yang tengah tertidur pulas


"Kayak ibu dan anak ya van" kata mama melirik ke belakang


"Hm..." jawabku singkat dan fokus pada jalanan yang padat itu.


Setelah sekitar 30 menit menempuh perjalanan akhirnya samapi di rumah yang megah, kalau buka rumah ku siapa lagi?. Aku melajukan mobilku masuk kedalam rumah saat samai di depan rumah aku keluar dari mobi, mama juga keluar dari mobil. Aku buka pintu dibelakang aku melihat Nisya dan Tika yang masih tertidur di belakang, tiba tiba mama berkata


"Mama gendong Tika kamu gendong tante cantik aja" perintah mama pada ku


"Aku gendong Tika aja ma" jawabku dan ingin mengambil tika yang ada di pangkuan Nisya


"Terus mama yang harus gendong Nisya gitu?" tannya mama denagn memegang leganku


"Ya suruh siapa gitu?" jawabku lagi


"Ya Allah van masa suruh orang, kamu aja bisa!" kata mama dengan kesal


"Iya iya mama gendong Tika biar Nisya aku yang bawa" jawabku denagn pasrah


"Nah gitu dong dari tadi!" kata mama denagn mendorongku dan pintu mobil.


Mama mengendong Tika menjauhi mobil menuju pintu rumah. Kupandagi wanita ini denagn seksama aku bingung apa kah harus aku gendong atau membagunkannya, namun tiba tiba mama membuyarkan lamunanku


"Van ayok itu digendong sakit enatr kelamaan di dalam mobil" perintah mama ku yang sudah diambang pintu masuk rumah.


"Iya " jawabku dan mendekati Nisya yang masih tertidur denagn pulas. Ku angkat badannya keluar dari mobil tiba tiba di pintu mobil ia bergerak aku yang kaget hampir melepaskannya untung saja aku tidak melepaskannya, dia yang merasa hampir jatuh semakin menegratkan pelukannya, ia mengalungkan tangannya di leherku dan menegelamkan wajah nya di dada ku.


Aku berjalan memasuki rumah demagan mengendong Nisya, saat sampai di tangga aku melihat mama yang masih menunguku. Aku pun menghapiri mama yang masib mengendong Tika


"Ma kok ngak masuk dulu?" tnyaku yang sudah di dekat mama


"Nuguin kamu takutnya nanti malah kamu bangunin si Nisya nya" jawab mama sabil melangkahkan kaki menaiki tangga


"Kamu tidurkan di kamar Tika aja" perintah mama yang masih berjalan di tangga. Aku yang dapat perintah hannya menuruti mama menaiki tangga untuk ke kamar tika. Sesampainya di kamar aku meletakkan Nisya di samping Tika tertidur aku juga menyelimuti keduanya.

__ADS_1


"Udah ayuk keluar " ajak mama denagan keluar dari kamar aku pun mengikuti mama. Saat samapi di luar kamar mama berbicara


"Nisya cantik ya van" kata mama saat aku keluar dari kamar dan ingin menutup pintu


"Iya "jawabku denagn singkat


"Dia juga sayang sama anak anak, apalagi tika ia sangat suka denagan Nisya " kata mama sambil menatapku


"Iya " jawabku denagn singkat dan membuat mama kesal


"Ih kamu ya van kalau di ajak mama ngomong jawabnya singkat terus" kata mama denagn kesal karena jawabanku


"Iya ..iya terus aku harus jawab apa?" tannya ku lagi


"Udah sana mandi mama juga mau ke kamar mama" kata mama menjauhiku, sebenarnya mama tidak tinggal disini namun ia juga memiliki kamar disini untuk sewaktu waktu mama menginap. Setelah mama masuk kamarnya aku juga kembali kekamarku untuk mandi dan sholat Ashar.


Setelah sholat aku tidur di kamarku hingga jam menunjukan pukul 18. 15 aku yang melihat jam segera pergi ke kamar mandi dan pergi kemushola samping kamarku. Namun disaat dekat lintu aku juga melihat Nisya yang juga ingin masuk kedalam akhirnya kami sholat bersama dan aku menjadi imam nya.


Setelah sholat aku kembali kekamar ku untuk berganti pakaian, nisya juga demikian ia kembali ke kamar Tika enath apa yang akan ia lakukan di dlam sana.


Saat aku sedang berada dikamar tiba tiba ada yang mengetuk pintu dan ternyata mbk suti yang memintaku untuk maka malam. Di meja makan ternyata sudah ada Nisya, Tika dan mama yang menunguku akhirnya kami makan bersma. Setelah makan kami berkumpul di ruang keluaraga.


POV Nisya


"Maaf tante karena sudah malam saya mau pulang" kataku hati hati


"Oh.. Iya karena sudah malam biar Vano ya yang antar?" tannya mama sita padaku


"Tidak usah tante pulang sediri aja" tolak denagn sopan dan halus


"Ini udah malam ngak baik buat anak gadis keluar sendirian " kata mama sita perhatian


"Tapi ta- " jawabku terpotong karema perkataan Pak Vano


"Sudah saya antarkan kamu pulang mari" katanya demagn berdiri


"Tu Vano aja setuju anterin kamu udah dianterin vano aja gratis" kata mama sita denagan senyumnya


"Ya udah tante makasih, maaf ngerepotin" kata ku denagn berdiri dan meletakkan tika duduk di sofa

__ADS_1


"Iya ngak ngerepotinkok " jawab mama sita senyum


"Tika tante pulang dulu ya? " kata ku sambil mengelus kelala Tika


"Enagk tidur di siani aja tante?" tannya nya denagan sedih


"Engak kasian tante Nita nunguin dirumah " kata ku lagi


"Ya ngak bisa ketemu tante lagi dong?" tannya Tika denagan sedih


"Kan bisa telfon " kataku memberi perhatian


"Vidio call boleh?" tannya nya lagi


"Boleh dong nanti tante nyanyiin lagi atau cerita sebelum tidur gimana?" tannya ku denagan senyum dan lembut


"Beneran tante cantik, ngak boong kan?" tannya nya denagn girang


"Iya tante ngak boong tapi mulai ceritannya besuk ok?" tannya ku penuh perhatian


"Siap tante cantik " katanya denagn berdiri di sofa dan memberi hormat


"Siap" kata ku memngikuti gerakannya


"Yaudah tante pamit ya ?" kata ku lagi


"Iya tante" jawab Tika


"Assalamuallaikum" kataku pergi dari ruang keluarga mengikuti Pak Vano yang sudah terlebih dahulu pergi


"Waalaikumsalam" jawab salam mama sita dan Tika bersamaan


Aku pergi mengikuti Pak Vano yang pergi mengambil mobil, saat mobil berhenti didepan ku aku lun masuk duduk di kursi belakang dan kena komentar oleh Pak Vano


"Kenapa dudim di belakang, memang saya supir kamu?" tannya nay denagan menegok ke arah ku


"Maaf Pak" kata ku pelan


"Pindah kedepan !" perintahnya pada ku, akhirnya aku pindah duduk di depan

__ADS_1


âž–âž–âž–âž–âž–âž–âž–âž–âž–âž–


Hai kakak jangan lupa like, bintang 5, vote, komen. saran dan kritik nya juga maksih😘😘


__ADS_2