Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku

Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku
MIMPI LAGI?! DIA DATANG LAGI!!


__ADS_3

Selamat Membaca 🌹🌹


Nis?" Triak seseorang dari belakang


"Ya?" Tannya Nisya memutar badan


"Kenapa kok kayaknya banyak pikiran ya?" Tannya Nita


"Sampek ngacak rambut begini?" Sambung Arka


"Pusing gue!" Kata Nisya duduk di kursi tunggu pasien


"Lha kenapa?" Tannya Arka


"Jangan bahas dulu lah!" Kata Nisya tak ingin membahas


"Yaudah gue juga harus kerja lagi, bye…" kata Arka berlalu pergi


"Kenapa Lo?" Tannya Nita setelah Arka pergi


"Pusing!"kata nisya dengan kepala bersandar diding


"Iya, Lo pusing karena apa?" Tannya Nita mencoba sabar


"Ada yang lamar gue" jawab Nisya


1 detik


2 detik


3 detik


"Apa Lo bilang lamar?" Kata Nita baru sadar dengan teriakan, dan membuat orang melihat kita


"Suara Lo kayak toa masjid?!" Cibir Nisya


"Ya maaf kan kaget, emang siapa sih yang ngelamar Lo?" Tannya Nita


"Lo tau sendiri lah?!" Kata Nisya menghela nafas


"Pak Vano?" Tannya Nita


"Ho'oh" balas Nisya


"Terus udah Lo jawab?" Tannya Nita kepo


"Belum, karena gue juga bingung, disatu sisi gue belum ada rasa sayang sama pak Vano, tapi kadang gue nyaman, dan sisi lain gue juga kasihan sama Tika yang dari kecil gak dapet kasih sayang dari bundanya,,,,huft" kata Nisya diakhiri hela nafas


"Udah lah jangan terlalu dipikirin dulu, nanti Lo bilang sama keluarga elo, sama bunda, sekarang kerja ayo?" Ajak Nita


"Hmm" balas Nisya


Tanpa mereka sadari dari tadi ada yang menguping pembicaraan mereka siapa lagi kalau bukan Arka, sebenarnya Arka tau kalau Nisya tak ingin bicara karena ada dirinya, Nisya memang menganggap Arka sahabat tapi untuk urusan pribadi ia jarang bercerita dengan Arka


"Kalah Setar gue?!" Kata Arka dengan gumaman kecil


"Apa dia bakal terima?" Katanya lagi


"Apa gue coba nembak dia?" Kata nya lagi dengan mengacak rambut dan pergi dari tempatnya


Nisya dan Nita sudah kembali bekerja kembali, setelah bekerja mereka beristirahat karena sudah jam makan siang dan melaksanakan sholat Dzuhur


Karena Nisya sudah makan bersama Vano dan Tika tadi jadi ia langsung ke Mushola untuk sholat terlebih dahulu. Kini yang dikantin tertinggal Nita dan Arka


"Ni?" Panggil Arka


"He?" Tannya Nita


"Gue mau tanya boleh ya?" Kata Arka hati hati


"Tannya apa?" Tannya Nita balik


Boleh nggak nih?" Tannya Arka mengulang


"Iya boleh apaan?" Tannya Nita


"Nisya ada yang ngelamarya?" Tanya Arka

__ADS_1


"Ho'oh" jawab Nita apa adanya


"Huft" helaan nafas Arka


"Kenapa? Kalah Setar ?" Kata Nita


"Iya" balas Arka ketus


"Makanya kan gue udah bilang, buruan nembak Nisya, ujung ujungnya ketingalannkan?" Kata Nita meledek Arka


"Jahat Lo sama sahabat sendiri? Bukannya dihibur apa kek, kasih solusi gitu?" Kata Arka tak trima


"Lha gue harus gimana? Kalau Lo mau nembak dia, belum tentu diterima karena pak Vano udah ngelamar duluan?" Kata Nita panjang lebar


"Iya juga sih, ikhlas lah gue, gue cuman bakal nyampekin aja biar kagak ada beban gue?" Kata Arka menyantap makanan


"Terserah deh"balas Nita tak tau ingin bilang apa


Kini semuanya kembali bekerja lagi, kini Nisya duduk di kursi tunggu pasien dan menyandarkan kepalanya di dinding putih hingga seseorang menghampirinya


Nis?" Sapa seorang wanita


"Apa?" Tannya Nisya yang tau siapa yang memanggilnya yang tak lain Nita


"Kenapa Lo?" Tanya Nita dengan duduk disamping Nisya


"Pusing!" Jawab Nisya menyenderkan kepalanya di bahu Nita


"Yaudah Lo pulang aja?" Kata Nita meminta Nisya pulang


"Lha pekerjaan gue gimana?" Tannya Nisya


Sekarang udah mau magrib? Pekerjaan elo selesai biasanya isya udah selesaikan?" Kata Nita dan diangguki Nisya


"Yaudah Lo pulang biar gue yang urus pasien Lo yang terakhir?" Kata Nita .


"Oke makasih?" Kata Nisya.


"Sebelum pulang Lo izin dulu sama senior Lo?" Kata Nita mengingatkan


Setelah mendapat izin, Nisya pulang dengan menaiki taksi online, saat didalam Nisya dan sopir sama sama diam hingga Nisya sampai dikosan, ia langsung keluar dan masuk kedalam


Karena sudah azan maghrib Nisya mandi dan melaksana kan solat maghrib, setelah selesai ia mengaji sambil menunggu solat Isyak sambil menenangkan fikirannya, setelah solat Isyak ia duduk di sofa memikirkan perkataan Vano


"Ah,,, pusing gue?" Kata Nisya memegang kepalanya


"Bunda?" Kata Nisya dengan mencari hpnya, setelah ketemu ia menelfon bundanya


☎☎☎☎☎☎☎☎☎☎☎☎


"Assalamualaikum?" Sapa Nisya dengan salam terlebih dahulu


"Waalaikumsalam?" Kata diseberang sana tapi bukan bunda Nisya melainkan ayahnya


"Ayah? Bunda dimana?" Tanya Nisya


"Bunda di dapur ada apa?" Tannya ayah


"Mau curhat" balas Nisya


"Yaudah sini sama ayah?" Kata ayah


"Gak mau kalau sama ayah nanti di jadiin bahan candaan? Ini juga urusan perempuan?" Jawab Nisya karena biasanya ia malah ditertawakan oleh ayahnya


"Durhaka kamu bilang begitu?" Kata ayah menggeleng kepala


"Ayahnya aja yang ngeselin?" Jawab balik Nisya


"Anaknya siapa sih kamu itu?" Tannya ayah


"Gak tau ya? Aku juga bingung?" Balas Nisya dengan candaan


"Udah sekarang biar ayah panggil bunda dulu, ini nanti ngelantur kemana mana?" Balas ayah


"Lho emang aku punya bunda?" Tannya nisya masih bercanda


Gak boleh kayak gitu?" Kata ayah lagi

__ADS_1


"Ayah kan tadi sang ngajak bercanda? Habis diterusin bercandanya marah?" Kata Nisya


"Ayah udah laper, ini bundamu"kata ayah meneyerahkan hpnya ke bunda Nisya


"Ada apa telpon bunda?" Tanya bunda


"Mau ceti ta Bun" balas Nisya


"Cerita apa?" Tanya bunda


Anak bunda dilamar! " Kata Nisya


"Kamu dilamar? Sama siapa? Bukannya kamu gak punya pacar?" Tanya bunda berturut turut


"Iya aku dilamar, sama pak Vano"jawab Nisya


"Pak Vano pacar kamu?" Tanya bunda


Bukan "balas Nisya


"Kalau bukan kena angekamar?" Tannya bunda


Jadi gini…." Cerita Nisya dari awal pertemuan hingga sekarang


"Jadi istrinya sudah meninggal?" Tanya bunda


"Iya, aku kasian sama Tika, dia masih kurang kasih sayang dari bundanya" balas Nisya


"Terus jawaban kamu bagaimana? Karena jawaban ada ditangan kamu?" Tanya bunda


"Aku bingung harus gimana?" Kata Nisya dengan mata berkaca-kaca


"Udah sabar, kamu sholat istikharah, minta petunjuk sama Allah?" Ajak bunda


"Iya Bu makasih?" Kata Nisya.


"Yaudah istirahat, assalamualaikum?" Kata bunda mengakhiri


"Waalaikumsalam!" Balas salam Nisya dan mematikan telponnya


Setelah menelpon ia melaksanakan sholat istikharah yang diperintahkan oleh bundanya, setelah sholat ia sudah mulai tenang, kemudian Nisya membaca buku sambil menunggu Nita


Setelah beberapa saat ada yang mengetuk pintu, kemudian Nisya membukanya dan berdirilah di sana Nita, Nita masuk dan merebahkan tubuhnya di sofa


"Mandi dulu sono?" Perintah Nisya


"Iya nanti, tadi gimana udah bilang bunda? terus jawabannya apa?" Tannya Nita berturut turut


"Belum ada jawaban" kata Nisya


" Yaudah deh gue mau mandi"kata Nita berlalu kekamar mandi, Nisya memilih tidur terlebih dahulu, setelah mandi Nita juga ikut merebahkan tubuhnya di kasur embuk itu


Saat tengah malam Nisya mengigau karena mendapat kan mimpi lagi, kali ini Nisya mimpi dengan keringat bercucuran dimana mana dan bergumam


"Saya tidak bisa" gumam Nisya


"Mbak?" Kata Nisya membangunkan Nita .


"Jangan saya?" Kata Nisya lagu dengan keringat tambah banyak


"Nis, sadar nis, astagfirullah?" Kata Nita menepuk pipi Nisya


"Gue gak bisa?!" Teriak Nisya dan terbangun


Nis Lo kenapa?" Tannya Nita saat melihat Nisya membuka matanya


"Mimpi lagi, dia datang lagi?!" Kata Nisya menangis


"Udah jangan banyak menangis, sekarang Lo cerita kayak apa mimpi Lo?" Pinta Nita


" Jadi gitu "kata Nisya setelah bercerita


"Yaudah tidur lagi masih jam 1" kata Nita melihat jam dinding


"Hm" balas Nisya dan mulai tidur, Nita juga ikut tertidur hingga pagi hari


......Ini udah lumayan banyak gaes dah sampai 1000 kata lebih, jadi jangan sungkan tinggalkan jejak, bye,,,,,......

__ADS_1


__ADS_2