Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku

Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku
BAGAIMANA?......


__ADS_3

Hai semua sebelumnya aku mau minta maaf karena udah seminggu lebih ngak up, tapi aku up karena ujian dan juga hari ini remid, tapi Alhamdulillah aku engak remid hari ini. Terus doain author biar bisa up lagi secara rutin. Oke kita lanjutkan


Selamat Membaca 🌹🌹


Vano pergi kekantin rumah sakit membeli roti dan makanan lain yang diinginkan Nisya dan Tika. Sedangkan Nisya dan Tika ia mengobrol bercanda dan bermain bersama 


"Bunda?!" Kata Tika pada Nisya 


"Ya?" Tanya Nisya


"Bunda masih sakit ya?" Tanya Tika 


"Engak kok, bunda udah sehat cuman butuh istirahat aja" kata Nisya mengelus kepala Tika


"Maaf?" Kata Tika menunduk


"Kenapa? Kok minta maaf?" Tanya Nisya yang tidak tau maksudnya Tika


"Karena Tika, bunda jadi sakit? Terus kalau Tika kemarin engak ningalin bunda, sama ayah, pasti bunda baik baik aja?" Kata Tika dengan mata berkaca-kaca


"Hei? Ini bukan salah Tika kok, bunda malah sedih kalau Tika yang ditabrak kemarin?" Kata Nisya menghibur


"Tapi kan,,,," kata Tika terpotong Nisya 


"Udah ini bukan salah Tika, Tika engak pernah salah soal kemarin, jadi jangan seperti itu lagi oke?" Kata Nisya memeluk Tika 


"Makasih bunda" kata Tika membalas pelukan 


Dan sendari tadi Vano mendengar pembicaraan Nisya dan Tika, ia sudah diluar ruangan tapi tidak jadi masuk, sehingga ia menunggu hingga mereka selesai bicara, kemudian Vano masuk ruangan 


"Lho kenapa kok pelukan?" Tanya Vano membuka pintu dan pura pura tidak tau


"Engak papa kok" kata Tika melepas pelukan


"Yaudah ini tadi ayah beliin makanan, engak cuman roti" kata Vano menunjukan kresek yang ia bawa 


"Sini ayah kita makan" kata Tika semangat. Vano mendekati Tika dan Nisya kemudian ia membuka makanan dan memakanya bersama Nisya dan Tika. Hingga sore hari sekitar jam 5 mereka masih di rumah sakit kemudian Vano pamit ingin pulang


"Nis?" Kata Vano 


"Hm?" Tanya Nisya 


"Saya sama Tika mau pulang udah sore, kamu disini sendiri engak papakan?" Tanya Vano


"Engak papa kok pak, mungkin bentar lagi Nita juga kesini" kata Nisya 


"Tapi nanti kalau kamu butuh sesuatu?" Tanya Vano


"Masih banyak suster lah pak" kata Nisya


"Yaudah kalau begitu" kata Vano 


"Tika pulang ya?" Kata Vano


"Tapi bunda?" Tanya Tika menatap Nisya 


"Kan ada suster yang jagain bunda?" Kata Nisya


"Yaudah deh, bunda Tika sama ayah pulang ya?" Kata Tika 


"Iya, hati hati" kata Nisya


"Assalamualaikum?" Kata Vano dan Tika keluar dari ruang rawat Nisya 


Vano dan Tika keluar rumah sakit dan berjalan menuju mobil dan melajukannya pulang kerumah, sedangkan di ruangan Nisya masih berbaring dan memainkan hpnya hingga suara pintu terbuka membuatnya mengalihkan pandangannya dari hp


"Assalamualaikum?" Kata Nita masuk ruang rawat Nisya


"Waalaikumsalam?! Nit?" Kata Nisya 


"Gimana keadaan lu?" Tanya Nita duduk disamping tempat tidur Nisya

__ADS_1


"Udah baik sih, tapi blm boleh pulang" kata Nisya 


"Oh ya? Dimana pak Vano sama Tika?" Tanya Nita 


"Kan udah sore, mereka pulang lah" kata Nisya


"Iya juga sih, mereka juga disini udah dari tadi siang" kata Nita menganguk kepala 


"Bunda ngak kesini lagi gitu?" Tanya Nisya 


"Kayaknya sih engak deh, lu juga udah lumayan sehat, terus bunda ayah sama semuanya butuh istirahat, jadi aku suruh mereka di rumah biar gue yang jaga lu" kata Nita 


"Yudah lah, ngak papa kasian juga" kata Nisya 


"Oh ya? Lu butuh apa gitu?" Tanya Nita 


"Engak butuhapa apa sih, cuman bosen aja" kata Nisya


"Oh oke deh" kata Nita. Saat mereka mengobrol lagi tiba tiba pintu ruang rawat Nisya di buka seseorang


"Assalamualaikum?" Kata seorang dokter muda laki laki


"Waalaikumsalam? Ada apa ?" Tanya Nita yang mengetahui bahwa dokter itu seniornya


"Kamu ada zambahan sip untuk malam ini, karena pernah tadi izin" kata senior 


"Tapi?" Kata Nita memandang Nisya 


"Udah ngak papa sana?" Kata Nisya yang tau tatapan Nita 


"Huh,,, oke deh, assalamualaikum?" Kata Nita keluar bersama seniornya


"Terus gue ngapain?" Kata Nisya kemudian memejamkan matanya 


Kini sudah malam pukul 8, tapi Nisya hanya tiduran dan bermain hp karena tidak ada yang diajak mengobrol hingga suara seseorang mengagetkannya 


"Assalamualaikum?" Kata seorang laki-laki dengan membuka pintu ruang rawat Nisya 


"Waalaikumsalam! Kok pak Vano kesini lagi?" Tanya Nisya kaget 


"Iya sih pak tapi kan ngerepotin?" Kata Nisya 


"Udah ngak papa" kata Vano santai 


"Emang Nita nelpon gimana pak?" Tanya Nisya dengan mengubah posisinya menjadi duduk


"Tadi,,,,,,,,


Flash back on


Nita keluar ruang rawat Nisya mengikuti seniornya hingga ia ingat sesuatu


"Maaf? Boleh izin?" Tanya Nita 


"Mau apa?" Tanya seniornya


"Mau telpon temen, suruh nunggu Nisya?" Kata Nita 


"Silahkan" kata senior Nita dengan berlalu 


Kemudian Nita mengambil hp nya dan menghubungi Vano


"Assalamualaikum?" Kata Nita 


"Waalaikumsalam! Ada apa nit?" Tanya Vano


"Gini pak, saya ada tambahan sio, terus Nisya sendirian, bapak bisa temenin Nisya?" Tanya Nita 


"Ibu sama ayahnya ngak ada?" Tanya Vano


"Engak pak, mereka istirahat kan kemarin udah jagain Nisya" jawab Nita 

__ADS_1


"Yaudah nanti saya kerumah sakit, tapi nanti sekiatr jam 8" kata Vano


"Ngak papa pak" jawab Nita 


"Yudah, assalamualaikum?x kata Vano mengahiri telpon


"Waalaikumsalam" kata Nita segera mengembalikan telponya dan pergi melaksanakan tugas sipnya 


Flash back off


"Oh gitu " kata Nisya menganguk


"Kamu butu sesuatu?" Tanya Vano


"Engak sih, pak cuman bosen aja" kata Nisya 


"Mau keluar?" Tanya Vano


"Emang boleh?" Tanya Nisya 


"Kenapa engak?" Tanya Vano


"Kalau boleh keluarnya pakek apa?" Tanya Nisya 


"Saya gendong kalau mau?" Kata Vano


"Ye, jangan lah pak, kan ada korsi roda?" Kata Nisya


"Yaudah tunggu, saya cari dulu" kata Vano keluar dari ruang rawat Nisya, dan diangguki Nisya 


Vano kembali dengan membawa korsi roda dan mendorongnya 


"Ayo? Aku bantu?" Kata Vano


"Bapak angkat infusnya aja?" Kata Nisya


"Dua duanya sekalian kamu" kata Vano


"Tapi" kata nisya terpotong karena sudah diangkat Vano 


"Sudah diam" kata Vano kemudian mendudukkan Nisya di kursi roda


"Makasih" kata Nisya yang sudah duduk


"Iya, ayo kita ketaman" kata Vano mendorong korsi roda 


Vano mengajak Nisya pergi ketaman belakan rumah sakit, Vano mendorong korsi roda dengan hati hati 


"Oke udah sampai" kata Vano memberhentikan korsi roda dekat kursi taman 


" Makasih ya pak?" Kata Nisya


"Iya sama sama" kata Vano duduk di kursi taman 


"Coba liat atas? " Kata Vano 


"Kenapa?x tanya Nisya 


"Udah liat aja?" Kata Vano mendogakan kepala, diikuti Nisya 


"Wau?! Bintang nya cantik?" Kata nisya kagum dengan bintang dilangit 


"Kayak kamu" kata Vano 


"Hah?" Tanya Nisya menatao Vano 


"Tidak papa lupakan" kata Nisya 


"Saya mau tanya boleh ?" Tanya Vano lagi menatap Nisya 


"Ya? Tanya apa? Boleh kok pak?" Tanya Nisya 

__ADS_1


"Bagaimana dengan jawaban kamu soal waktu itu…


HAI Maaf sebelumnya bila nanti akau jarang up karena aku kadang lupa dengan waktu karena sering main rp di tele, jadi maaf, tapi aku usahain untuk up secara rutin


__ADS_2