Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku

Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku
...


__ADS_3

🌞🌞 Selamat Membaca 🌞🌞


"Wahh?!!!" teriak tika membuat Vano dan Nisya terkejut


"Tika ada apa kok triak triak?" tannya Nisya


"Itu tante cantik banyak lampu, kelap kelip" tunjuk Tika ke arah pasar malam yang sudah agak ramai dan dan banyak lampu lampu


"Oh udah sampai ya? Yaudah yuk kita turun?" Nisya mengajak Tika


"Tunggu sebentarcari parkir dulu" sela Vano, dan Nisya menurut


"Ayo turun!" ajak Vano saat sudah parkir mobil


"Ayok Tika turun" ajak Nisya mengendong Tika


"Tante laper, beli itu ya?" ajak Tika menunjuk sosis bakar


"Jangan kurang bersih!" cegah Vano


"Engak kok pak itu bersih? Tiap ada kayak gini saya pasti beli kok? Tenqng aja!" kata Nisya mendahului Vano


"Ayok ayah beli sini?!!" teriak Tika memanggil Vano dubelakang


"Ya" kata Vano mengikuti Nisya dan Tika


"Kak ini satunya berapa?" tannya Nisya saat sudah didepan penjual


"Oh yang besar 3 ribuan, kalau yang kecil 2 ribuan" kata penjual


"Hem..mau beli berapa pak? Tika juga mau berapa?" tannya Nisya melirik Vano dan Tika bergantian


"Yang banyak tante!" kata Tika semangat


"Terserah kamu aja!" kata Vano pasrah


"Saya beli 3 bungkus 1 bungkus isinya yang besar 5 yang kecil 5 ya kak?" kata Nisya memesan


"Iya tunggu sebentar" kata pembeli denagn menyiapkan pesanan


"Kalau begitu saya tunggu di kursi itu ya kak?" kata Nisya


"Ya, nanti saya antarkan" jawab penjual


"Jangan disini terlalu berbahaya? Pulang saja ya?" Kata Vano saat duduk di kursi


"Ngak mau mau disini aja! Banyak orang, terus mainan juga banyak!" jawab Tika dengan serius


"Tapi nanti kalau hilang gimana kamunya?" kata Vano lagi


"Ya Allah pak doanya jangan gitu juga? Nanti di kabulin gimana?" kata Nisya nyolot karena perkataan Vano


"Ya saya juga ngak mau begitu nanti kalau hilang beneran giman?" kata Vano lagi


"Ya doa aja jangan sampai hilang, gitu aja kok dibikin ribet sih?" gumam Nisya sebal


"Saya masih dengar?!" kata Vano menatap tajam Nisya


"He...he...he..." tawa receh Nisya


"Ini pesanannya ?" kata lenjual memberikan makanannya


"Berapa kak?" tannya Nisya


"Semuanya 75 ribu " kata penjual


"Ini " kata Nisya mengeluarkan dompetnya dari tas

__ADS_1


"Tidak usah ini aja" sela Vano dan memberikan uang 1 lembar 100 ribu


"Tunggu sebentar saya ambilkan kembaliannya" kata penjual inggin pergi


"Tidak usah untuk anda saja" kata Vano menyela


"Terimakasih pak" kata penjual


"Sama sma" kata Vano dan penjual berlalu pergi


"Terimakasih pak" kata Nisya


"Hmm" kata Vano


"Ini Tika mau?" kata Nisya memberikan keTika


"Mau tante maksih" kata Tika menerima makanan


"Sini tante suapin nanti kemana mana" kata Nisya menyuapkan ke mulut Tika


"Maksih tante" kata Tika menerima suapan dan memakan nya


"Iya, bapak ngak mau?" tannya Nisya menunjukan makannya


"Tidak buat kamu aja" kata Vano mengalihkan pandangannya


"Yaudah kalau ngak mau" kata Nisya memkan makananya sendiri namun tiba tiba hp Nisya berbunyi


Tring.....tring.....tringgg


"Tika makan sendiri dulu ya tante mau angkat telfon?" kata Nisya memberikan bungkus makannya


"Iya tante" jawab Tika menerima dan memakannya


πŸ“žπŸ“žπŸ“ž NitaπŸ“žπŸ“žπŸ“ž


"Elo dimana kok ngak ada? Belum pulang?" tannya Nita disebarang telfon


"Iya kayaknya gue entar pulang sekitar jam delapan kalau enagk jam setengan sembilan lah?" kata Nisya lagi


"Emang lo lagi dimana? Masih dirumah pak Vano?" tannya Nita


"Engak gue lagi di pasar malem " kata Nita belum selesai sudah di potong oleh Nita


"Jahat lo kesana kagak ajak ajak? Gue mau suaul elo!" kata Nita ngotot


"Terserah gue disini sama Tika, pak vano!" kata Nisya


"Iya gue tetem mau susul elo, bye. Asalamualaikum!" kata Nisya buru buru


"Waalaikumsallam" jawab Nisya dan mengahiri telfon


"Siapa tante?" tanya Tika saat sudah menelfon


"Tante Nita, katanya mau nyusul kesini?!" jawab Nisya denagn menyuapi Tika lagi


"Wah tante Nita ya?" kata Tika lagi.


"Iya udah ini makan"kata Nisya menyuapi Tika


" iya tante"kata Tika menerima dan memakan suapan demi suapan


"Bapak bener ngak mau?" kata Nisya memberikan ke Vano yang hanya memperhatikan Nisya dan Tika


"Engak, saya ngak suka" jawab Vano memalingkan muka melihat hp nya


"Ih enak banget tau pak? " kata Nisya denagn memakan makanannya di depan Vano

__ADS_1


"Ayah ini enak" kata Tika ikut menimpali


"Ini pak bener ngak mau?" kata Nisya menyodorkan makannya


"Hmmm" kata Vano denagn memakan makannan yang disodorkan Nisya


"Katanya ngak mau kok dimakan sih pak?" tannya Nisya mengoda Vano dan memakan bekas gigitan Vano


"Kan kamu yang nyuruh saya makan!" kata Vano membela


"Lha kan tadi katanya ngak mau?" goda Nisya lagi


"Terserah kamu saja? Kalau ngak boleh makan juga ngak papa?" kata Vano malas meladeni Nisya yang menggoda nya


"Ha...ha...ha.. Bercanda pak ini saya suapi lagi?" kata Nisya tertawa dan menyodorkan makanan ny kemulut Vano


"Hemmm" kata Vano menerima suapan karena sosisnya memang terasa enak


"Aku juga mau ding atnte disuapin? Masa ayah yang udah besar disuapin?" pinta Tika mengerucutkan bibir


"Iya sini tante suapin!" kata Nita denagn mengecup ujung bibir Tika


"Aaaa?" Tika membuka mulut dan disuapi oleh Nisya


"Tadi kamu ngak cium bibir saya? Tika kok dicium?" kata Vano ganti mengoda Nisya


"Ih... Bapak udah gede ngak usah di cium cium segal?!" kata Nisya agak malu


"Tika juga udah besar?" kata Vano menggoda Nisya


"Terserah baka saja!" Nisya pasrah


"Berarti saya di kecup ini?" goda Vano


"Bapak?!!!" teriak Nisya dan membuat Vano tersenyum puas


"Tante kok triak triak kenapa?" tannya Tika sambil mengunyah makanan


"Engak apa apa ini makan lagi?" kata Nisya menyodorkan makanan


"Ini belum habis tante" kata Tika menunjuk mulutnya


"He...he...he lupa tante" kata Nita dengan senyum kikuk


"Aa tante udah habis" perintah Tika membuka mulut


"Ini" Kata Nisya memberikan suapan


"Tante haus?" kata Tika


"Yaudah bentar" kata Nisya dan melihat kearah Vano dan Vano juga melihat kearahnya


"Ada apa? Mau ngasih kecupan?" goda Vano lagi


"Ih siapa yang mau cium bapak?" kata Nisya mengerutkan dahi


"Terus mau apa?" tannya Vqno kembali datar


"Astaga?! Ceoet banget berubahnya?" gumam Nisya


"Ada apa kok malah ngebatin saya?" tannya Vano lagi.


"Itu tolong beliin minuman buat Tika" kata Nisya akhirnya


"Tunggu sebentar" kata Vano beralalu


"Ya" kata Nisya dan kembali ke Tika. Nisya kembali menyuapi Tika, sekali kali ia bercanda menunggu Vano membeli minum tak jauh dari mereka

__ADS_1


maaf jika banyak kesalahan. Jamgan lupa tingalkan jejak kalian. Terima KasihπŸŽ‰πŸŽŠ


__ADS_2