Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku

Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku
......


__ADS_3

✨✨ Selamat membaca ✨✨


🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞


Kini matahari sudah menapakan wujudnya namun mungkin malau malu. Didalam kosan 2 wanita sedang tidur dikarpet denagn masih menggunakan mukenah. Ya di adalah Nisya dan Nita mereka tertidur lagi setelah sholat subuh. Kini jam menunjukan pukul 6 pagi tepat Nisya kemudan terbangun saat merasakan sudah pagi. Nisya segera pergi kekamar mandi setelah mandi barulah ia membangunkan Nita yang masih tertidur itu.


"Woi..nit bangun ngak gue guyur lo pakek air nih kalau ngak mau bangun?" kataku dengan berjongkok dan menguncangkan tubuhnya


"Apaan sih males gue, masih ngantuk" kata Nita denagn meringkuk lagi


"Ih Nita bangun " kata Nisya lebih kencang dan mengoyangkan badan Nita dengan agak cepat


"Ih ini masih pagi tau" katanya lagi denagn menjauhdari Nisya untuk tertidur lebih tenag


"Nita ini udah jam setengah tuju, buruan bangun kalau enagk gue tinggal nanti jam 8. 15 masuk Nita!!!" kata Nisya dengan agak teriak karen sebala denagn kelakuan Nita


"Iya gue bangun, jangan bawel" kata Nita denagn berlalu pergi ke kamar mandi sedangkan Nisya ia menunggu Nita didepan pintu kos dan duduk dikursi yang sudah disediakan. Setelah menunggu beberapa menit akhirnya Nita selesai kemudian kami pergi ke kampus bersama.


Sedangkan di sebuah rumah yang mewah ada sorang duda yang sedang berjalan menuju kamar anaknya. Yang tak lain adalah Vano, kini ia ingin masuk kedalam kamar anaknya untuk membangunkannya karena ini sudah jam 6 pagi. Namun saat masuk aku melihat dia sedang bermain bersama mbk Suti. Vano mendekati mereka dan meminta mbk Suti untuk pergi. Vano mendekati Tika dan berkata


"Udah bangun dari tadi" tanya Vano denagn mencium kedua pipi Tika


"Udah " katanya singkat dan fokus pada mainannya


"Nanti mau di beliin apa?" tannya Vano


"Mau ketemu tante cantik? Nanti ajak tante cantik ya?" tannya Tika penuh denagn harap


"Kan janjinya hari Minggu tadi malam?" tannya Vano


"Yah..sekarang ayah maunya sekarang" kata Tika denagn merengek rengek


"Iya nanti ayah ajak tante cantik main" kata Vano pasrah


"Yaudah ayah mau berangkat, asalamualaikum" kata Vano mencium pipi Tika


"Waalaikumsalam" katnya denagn membalas ciuman dipipi Vano dan mencium tangan Vano. Kini vano pergi ke kampus menggunakna mobil tanpa sopir saat masuk ternyata ramai.


Kini saatnya Vano mengajar karena sudah puklu delapan, Vano berjalan menuju kelas Nisya dan Nita. Saat masuk ternyata sudah banyak mahasiswa yang sudah masuk. Vano memberikan materi pembelajaran hingga selesai. Saat ditengah materi tiba tiba da sebuah pengumuman yang disamapikan lewat speaker.


"Mohon maaf jika menganggu saya hannya mengumumkan pangilan untuk Nita dan Nisya untuk pergi keruanagn dekan setelah pembeljarannya selesai . Terima kasih


" untuk yang disebutkan namanya nanti silahkan pergi keruang dekan"kata Vano denqg. Melirik Nisya dan Nita bergantian. Dan Nisya jawab dengan agukan kepala kecil


Setelah selesai Nisya dan Nita akan pergi keruangan dekan. Kami ingin keluar kelas namun karena banyak orang yang berdesak desakan untuk kelauar Nita dan Nisya lebih memilih menunggu. Dan saat didepan pintu ada yang menunggu Nita dan Nisya


"Permisi saya ingin berbicara ?" katany denagn datar

__ADS_1


"Eh....Pak Vano" kata Nita kaget


"Silahkan mau bicara apa?" tannya Nisya dengan sopan dan tenang


"Saya..." kata Vano terputus dan melirik Nita yang masih berdiri di samping Nisya


"Oh...saya menganggu ya? Kalau begitu saya permisi!" kata Nita denagn berjalan menjauh namun berbalik lagi dan berkata


"Nis aku tunggu, di depan ruang dekan" katanya denagn mengedipkan sebelah mata dan oergi berlalu


"Maaf Pak ada apa ?" tannya Nisya memulai pembicaraan


"Nita ingin bertemu denagn kamu, dia ingin main!" kata Vano datar dan menatapku


"Tapi kayaknya tadi malam, Tika ingin ketemuannya minggu besuk?" tannyaku penuh selidik


"Saya tidak tau, tinggal datang saja apa susahnya sih?" tannya Vano denagn lebih datar dan dingin


"Iya nanti saya datang kerimah bapak" kata Nisya denagn pasrah


"Nanti saya tunggu di temapat parkiran, kamu tau kan mobil saya?" tanya Vano lagi


"Iya nanti saya keparkiran, kalau begitu permisi" kata Nisya dengan pergi kearah kiri


"Hem" kata Vano denagn pergi kearah kanan


"Nit" kata Nisya saat berada agak dekat dengan Nita


"Gimana? Tadi ngapain? Pak Vano ngajqk kencan" tannya Nita denagn menaik turunkan alisnya


"Kagak ada yang mau kencan, cuman tadi Tika mau ketemu" kata Nisya apa adanya


"Yah kirain ada apa" kata Nita lesu


"Udah ayok masuk, nanti gue mau kerumah Pak Vano" kataku denagn berajaln menuju pintu dekan


"Hem.." jawab Nita


Tok....tok....tok..


Nisya mengetuk pintu dengan pelan setelah ada sahutan dari dalam, Nisya dan Nita masuk. Didalam sudah ada dekan yqng sedang duduk dikursinya


"Silahkan duduk, saya ingin bertanya?!" kata dekan dengan tegas namun ramah. Akhirnya kami duduk di depan meja kerja dekan


"Ada apa pak memangil kami?" tannya Nita mengawalinya


"Saya dengar kalain pintar mekukis?" tannya dekan melirik Nisya dan Nita bergantian

__ADS_1


"Iya pak kami bisa melukis, ada apa ya?" kini giliran Nisya yang bertannya


"Akan diadakan lomba melukis dan pameran, mungkin kalian tertarik denagn itu?" tannya dekan tersebut


"Melukis dan pameran ya pak?" tannya Nita mengulangi lagi


"Iya disana banyak yang mengikuti mungkin kalain mau atau tertarik untuk ikut?" kata dekan denagn memberikan sebuah brosur


"Mungkin saya tertarik untuk ini?!" kata Nisya yang tenagah membaca brosurnya dan mangut mangut


"Saya juga akan iku pak!" jawab Nita ikut menimpali


"Kalau kalian ingin ikut silahkan daftarkan diri, pendaftaran juga gratis!" kata dekan ramah namun tetap tegas


"Baiklah pak kalau begitu kami permisi" kata Nisya karena ingat ingin bertemu dengan Tika


"Baiklah silahkan" kata dekan mempersilahkan kami. Nisya dan Nita pergi dari ruang dekan


Kini mereka berdua berada diluar gedung. Kemudian Nisya membuka suara


"Nit lo pulang sendiri ya?" kata Nisya dengan berhenti melangkah berjalan


"Kau mau kemana?" tannya Nita lupa


"Mau jetemu Tika" kata Nisya denagn santai


"Ketemu Tika apa bapaknya?" tannya Nita mengoda Nisya


"Lama lama gue sumpel itu mulut pakek sepatu!" kata Nisya dengan kesal


"Sabar lah, udah sana enat ditunguin sama Pak Vano" kata Nita lagi


"Terserah elo ajalah" kata Nisya dan berlalu pergi menuju parkiran


"Kayaknya seru nih, pasti pak vano juga ikut main sama anaknya, berarti di banyak waktu dong sama Nisya?" kata Nita denqgn senyum senyum sendiri


Sedangkan Nisya ia pergi menemui Vqno yang sudah lama menunggu di parkiran dan merasa panas. Apalagi hari ini snagat terik. Nisya yang melihat mobil vano mendekati mobil itu dan memgetik kaca sopir. Saat di buka ternyata Vano


"Maaf Pak kalau lama" kata Nisya sopan


"Sudah cepetan masuk!" katanya datar dan dingin


"Iya pak" kata Nisya masuk di kursi depan samping Vano


Di saat perjalanan tidak ada pembicaraan sama sekali. Semua terasa hening, bahkan samapi rumah Vano pun masih sunyi tanpa suara.


⌛⏳⌛⏳⌛⏳⌛⏳⌛⏳⌛⏳⌛⏳

__ADS_1


Maaf kalau banyak kesalah. mungkin di bab ini dan seterusnya banyak perbedaan karena aku tidak akan mengunakan sudut pandang lagi atau POV. Namun alur tetap sama. Terima Kasih😊😉


__ADS_2