Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku

Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku
APA?!,,,,,,,,,,


__ADS_3

Selamat Membaca 🌹🌹


POV Nisya


Aku mencari Tika, ku tengok kan kepalaku ke kanan dan ke kiri. Hingga mataku menemukan sosok Tika, aku merasa lega melihatnya namun aku melihat kesamping dan melihat mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi


Aku berlari secepat mungkin, aku berteriak memanggil namanya


"Tika!! Awas?" Kataku dengan berlari sekuat tenaga


"Tika!!" Teriakku lagi dengan mendorongnya ketemu jalan dan


Bruk,,,,,,


Kepalaku terbentur bagian depan mobil, karena mobil yang melaju dengan kencang, membuatku juga terpental hingga kepalaku membentur jalan


Aku bisa merasakan tubuhku yang melayang karena tertabrak mobil, dan buk,,,, aku terjatuh di jalan, aku bisa mendengar teriakan orang orang yang mengkhawatirkan ku


Hingga telingaku menangkap suara yang memanggil namaku dengan sebutan 'sasa' aku tak kuat bicara, mengerjakan badanpun tak sanggup


Hingga ada sosok yang mengangkat kepalaku dan menaruhnya di pahanya, ya di pak vano, aku masih bisa bertahan dengan kesadaranku, namun aku juga merasakan pusing yang sangat sangat


"Sasa? Hei? Jangan pingsan dulu oke?" Kata pak Vano dengan mengelus jidatku yang basah karena darah


"Bunda?"kata Tika juga yang mengkhawatirkan ku


"Bunda jangan tinggalin Tika?, Mami Syila udah ningalin Tika! Jadi bunda jangan tinggalin Tika?" Kata Tika dengan menangis dan memelukku


Aku hanya bisa tersenyum, hingga pandangan ku menjadi kabur, dan gelap, sebelum aku benar benar tak sadar aku bisa merasakan sebuah satu tetes air mata dari Vano dan mendengarnya berbicara


"Plus,,, bertahan, apa aku harus kehilangan yang kedua kalinya, aku belum cinta padamu, tapi aku juga sayang padamu?" Katanya dan aku benar benar tak sadarkan diri


POV Nisya finished


Di Tempat yang berbeda namun waktu yang sama, tiba tiba terdengar sebuah barang yang jatuh


'prang,,,'


"Astagfirullah?" Kata bunda Nisya saat menjatuhkan minuman yang ingin ia minum


"Astagfirullah? Bunda kenapa?" Tanya Angga kakak Nisya yang baru pulang dari luar kota


"Bang? Telpon kakak?" Kata bunda dengan memegang dadanya


"Ada apa Bun?" Kini tanya ayah dan Riki bersamaan


"Telpon kakak sekarang?" Kata bunda yang sedang khawatir


"Iya Abang telepon" kata Angga mengambil hpnya


"Nomornya gak bisa dihubungi, gak diangkat?" Kata Angga mencoba memanggil lagi


"Astagfirullah?!" Kata bunda Nisya yang hampir jatuh


"Bunda?" Kata Angga segera menangkap bundanya, Riki dan ayah juga ikut memapah bunda untuk duduk

__ADS_1


"Bunda kenapa?" Tanya ayah dengan memijit pundak bunda


"Perasaan bunda gak enak, kakak gimana?" Kata bunda dengan memijat kepalanya


"Jangan banyak pikiran dulu Bun" kata Riki memijat kaki bunda


"Iya" balas bunda yang mulai tenang. Kembali lagi ke Nisya dan Vano


POV Vano


Setelah keluar dari ganti baju tadi aku heran dengan kelakuan Nisya yang aneh, ia malah lebih sering melamun. Dan sekarang ia lalai dalam menjaga Tika, aku juga ikut mencari keberada Tika


Hingga aku mendengar dia berteriak memanggil Tika dan berlari, ku tengokan kepala melihatnya, aku kaget saat melihat Tika akan ditabrak oleh sebuah mobil


Namun aku semakin terkejut dengan apa yang dilakukannya, aku melihatnya terpental dengan kepala membentur jalan. Aku segera berlari dan memanggil namanya dengan sebutan 'sasa'


Hati ku sakit, aku sudah membuka hatiku untuknya, tapi apa dia juga akan meninggalkan ku, aku Sega berlari dengan kecepatan penuh, setelah berada di dekatnya aku meletakkan kepalanya di pahaku


Aku tak peduli banyak darah yang mengenai bajuku, aku lebih khawatir dengan keselamatan nya, aku juga melihat Tika yang sangat menyayangi Sasa, aku merasa tak bisa melindunginya.


Hingga aku melihatnya menutupkan mata, hati semakin sakit, aku memang belum mencintainya tapi aku juga sudah punya rasa sayang padanya. Pikiranku bingung haru apa hingga salah satu warga menegurku


"Mas? Dibawa kerumah sakit, nanti darahnya tambah banyak" kata salah satu warga


"Tolong mas? Buka pintu mobil saya?" Kata ku dengan mengangkat tubuhnya


Aku memasukkannya ke dalam mobil dan menaruhnya di jok belakang


"Tika kepala bunda di taruh di paha Tika ya? Ngak papa kan?" Tanya ku menatao Tika


Aku lakukan mobilku dengan kecepatan penuh, aku langsung membawanya kerumah sakit terdekat, dan rumah sakit itu adalah rumah sakit dimana Nisya menjalani koas


Setelah sampai, aku segera mengangkat Nisya keluar dan menggendongnya masuk kedalam diikuti Tika di belakang


"Suster?! Dokter?!" Teriakku dengan menggendong Nisya


"Dokter?!" Teriakku lagi dan datanglah suster membawa 1 brankas, brankas didorong menuju ruang UGD, saat di tengah jalan aku melihat Nita


POV Vano finished


"Astagfirullah? Nisya?" Kata Nita kaget melihat Nisya


"Nis?" Kata Nita menirukan air mata dan memegang tangan Nisya


"Maaf kita harus segera melakukan tindakan?!" Kata seorang dokter


"Baiklah, kasih yang terbaik dok?" Kata Nita menjauhi Nisya hingga nisya dibawa masuk UGD


"Pak Nisya kenapa?" Tanya Nita saat melihat Vano dengan baju ada darah Nisya, baju Tika pun juga


"Tadi dia ditabrak mobil" kata vano lirih


"Apa?" Kata Nita kaget dan terduduk di kursi tunggu


"Bunda? Hiks,,,, hiks" kata Tika menangis dan memeluk vano

__ADS_1


"Apa bunda gak papa? Hiks?" Kata Tika lagi


"Bunda gak papa kok?" Kata vano menggendong Tika dan mengelus punggungnya


"Nit? Lo kenapa? Terus baju pak Vano sama Tika kok ada darahnya?" Tanya Arka yang baru saja datang


"Nisya, hiks,,,hiks,,," kata Nita dengan menangis


"Nisya kenapa?" Tanya Arka khawatir dan heran


"Nisya kecelakaan!, Hiks,,, hiks,,, hiks" kata Nita dengan tangis yang pecah


"Apa?" Kata Arka langsung terdiam. Hingga suasana menjadi hening hingga Nita membuka suara


"Bapak, sama Tika ganti baju dulu pak?" Kata Nita menghapus air mata


"Ah? Iya?" Kata vano dan menelpon Brian untuk mengantarkan baju, setelah diantar barian kembali ke kantor dan Vano kembali ke dekat ruang UGD


"Apa kau bisa menghubungi keluarga Nisya?" Kata vano pada Nita


"Ah ya,,, aku lupa" kata Nita segara mengambil hp nya dan menghubungi bunda Nisya


call Nisya's mother


Huft,,," Hela nafas Nita sebelum memulai telepon


"Hallo Assalamualaikum?" Kata Nita mencoba tenang


"Waalaikumsalam! Apa Nisya sama kamu?" Tanya bunda Nisya


"Iya Bun, tapi,,," kata Nita tak sanggup bicara lagi


"Nisya kenapa?" Tanya bunda khawatir


"Nisya kecelakaan Bun, hiks,,,, hiks" kata Nisya dengan tangis yang ia tahan


"Astagfirullah?" Kata bunda dan menjatuhkan ponselnya namun masih tersambung


Bunda?" Kata Nita


"Bunda kenapa?" Kata seorang dari seberang telpon


" Bang Angga? Bang?" Kata Nita yang mengenali Suara itu


"Nit ada apa?" Tanya Angga yang mengetahui panggilan tadi


"Nisya bang" kata Nita sedih


"Nisya kenapa?" Tanya Angga


Nisya kecelakaan" kata Nita


Apa,,,,,,


...**Maaf bila cerita terkesan terbelit Belit, karena kalau cerita cuman mulus aja engak ada masalahnya rasanya kurang pas, kayak masakan kurang garam. oke jadi jangan bosen bosen nuggu kelanjutannya...

__ADS_1


.... Jangan lupa like, komen, vote, 🌟🌟🌟🌟🌟, dan favorit**


__ADS_2