Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku

Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku
....


__ADS_3

❤❤ Selamat Membaca ❤❤


Kini Brian dan Nita sudah sampai di depan gerbang pintu kosan. Kosan Nisya dan Nita adalah kosan khusus perempuan jadi ada gerbangnya terus dijaga sama satpam. Kosannya juga elit fasilitas juga lengkap. Ok kembali ke cerita


"Nit ayo nih dan sampai?" kata Arka saat melihat Nita yang asik dengan hp nya


"Iya sabar kalik?!" kata Nita membuka pintu mobil 


"Halo pak?" sama Arka saat di dekat kantor satpam


"Eh...ada mas Arka? Mau main mas?" sapa pak tono, ia satpam yang sedang jaga


"Iya saya mau jengung Nisya pak" jawab Arka


"Yaudah pak kalau gitu saya masuk?" kata Nita menyela mereka


"Siap neng Nita tapi nanti mas Arka nya jangan masuk?!!'kata Pak Tono mengingatkan 


" siapa pak"jawab Arka 


"Assalamualaikum" kata Nita dan Arka di depan pintu, namun tak ada jawaban di dalam sana


"Lo jangan ikut masuk ? Tunggu sini aja?!" perintah Nita menatap Arka


"Iya" jawab Arka singkat dan duduk di kursi dekat pintu yang disediakan 


"Ok gue masuk dulu kata Nita membuka pintu dan dianguki Arka


" Assalamualaikum?"kat Nita dengan menutup pintu


"Waalaikumsalam Nita" kata Nisya keluar dari kamar mandi dengan rambut yang masih basah namun sudah berpakaian lengkap


"Nis elo mandi?" tannya Nita menaruh buku dan tas yang ia bawa


"Iya lengket badan gur" kata Nisya dengan menghidupkan pengering rambut dan memakainya


"Emang udah sembuh?" tanya Nita


"Udah " kata Nisya singkat dan membereskan alat pengering rambut


"Oh yaudah gue mau mandi, noh di depan ada Arka?" kata Nita berjalan ke arah pintu kamar mandi


"Arka mau apa?" tamnya Nisya dan menghentikan Nita


"Mau jenguk elo" kata Nita


"Yaudah sana mandi biar gue yang keluar" kata Nisya dengan pergi menuju pintu keluar sedangkan Nita ia memulai mandinya


"Hai Ar maaf lama ya?" tannya Nisya saat menghampiri Arka yang masih duduk


"Eh…. Gak apa apa kok belum lama juga!" kata Arka membenarkan duduk nya


"Mau gue buatin minum? Apa cemilan gitu?" tannya Nisya sebelum duduk


"Eh… gak usah ngerepotin?" kata Arka dengan senyum


"Mau gak nih?" tannya Nisya lagi


"Boleh deh gue juga haus " kata Arka dengan cengir kuda

__ADS_1


"Yaudah tunggu bentar" kata Nisya beralalu masuk kedalam kosannya


"Nih diminum" kata Nisya dengan membawa nampan minuman dan cemilan 


"Makasih loh, malah ngerepotin padahal elo lagi sakit" kata Arka sungkan 


"Udah nggak apa apa" kata Nisya dengan duduk di depan Arka


"Oh ya gimana keadaan elo?" tannya Arka


"Udah sehat" kata Nisya


"Nita mana?" tannya Arka


"Lagi ganti baju habis mandi" jawab Nisya


"Apaan tadi sebut sebut nama gue?" tannya Nita saat keluar dari kamar kos


"Woi...kalau dateng itu kasih salam kek apa kek malah main ngomong aja?" kata Arka kaget dan mengelus dadanya


"Ye emang gue peduli?" kata Nita duduk di dekat Nisya


"Udah pada berantem aja kayak anak kecil, noh makan udah gue siapan" kata Nisya melerai keduanya


"Makasih cantik" kata Nita dengan mengambil cemilan. Mereka mengobrol bersama sama di depan kamar kosan Nita dan Nisya


Sedangkan Vano ia kebingungan dengan keinginan Tika yang ingin bertemu Tika. Vano mengajak Tika ke kantornya karena ada pekerjaan kantor


"Ayah mau ketemu tante cantik?!" kata Tika merengek di bawah Vano yang duduk di sofa 


"Tante cantik gak ada!" kata Vano yang sudah kesal


"Mau ketemu tante cantik ayah?" kata Tika dengan mengguncang kaki vano dan menangis dengan keras


"Sekarang ayah sekarang" kata Tika dengan tangis yang lebih kencang


"Ada apa tuan?" tannya Bian masuk ke ruangan Vano karena dengar tangisan Tika


"Pusing!" kata Vano dengan memangku Tika


"Ayah tante cantik hiks hiks!!" tangis Tika pecah


"Iya nanti Tika?!" kata Vano dengan tegas dan membuat Tika tambah menangis


"Huaaaa… ayah jahat tante cantik ayah jahat!!" tangis tika dengan kencang


"Diem dulu !" kata Vano mencoba menenangkan Tika


"Gak mau maunya tante cantik" kata Tika dengan terisak dan sesegukan karena terlalu lama menangis


"Udah lah van anterin itu anak lo biar urusan kantor gue yang hendel" kata Brian menutupi telinga karena tangis Tika yang cempreng


"Yaudah lo handle semua" kata Vano menggendong Tika


"Siap" kata Brian


"Makanya bro nikah kalau gak itu nikahi tante cantiknya" kata Brian menambahi.


"Yan gue potong gaji elo ya?" teriak Vano kesal

__ADS_1


"Jangan jangan, permisi kalau begitu" kata Brian keluar dari ruangan Vano fan menghandle semua urusan kantor


"Tante cantik ayah" pinta Tika lagi


"Iya jangan menangis lagi, sekarang berangkat ke rumah tante cantik" kata Vano sabar dan membawa tika pergi dari kantor


"Beneran?" tannya Tika binar 


"Iya" kata Vano dengan hela nafas


Kini Nita, Nisya dan Arka masih mengobrol di tempat tadi, mereka mengobrol banyak hal dari Nisya yang besuk hari minggu akan menghadiri lomba melukis dan untuk promosi kampusnya Namun tiba tiba ada teriakan yang membuat mereka kaget


"Tante cantik?!!" teriak Tika di depan pintu gerbang kosan saat keluar dari mobil Vano


"Astaga" kata Nisya l, Nita dan Arka dengan Kaget


"Lho Nis itu Tika ya?" tannya Nita


"Iya kayak nya?" kata Nisya berdiri dan menuju asal teriakan tersebut diikuti Nita namun Arka tak ikut 


"Hallo tante cantik?" kata Tika dengan berlari dan memeluk kaki Nisya


"Eh...hai kok teriak teriak sih" kata Nisya mencoba menyeimbangkan gerak tubuhnya dan jongkok di depan Tika


"Lho kok matanya merah habis nangis ya?" tannya Nisya mengelus pipi Tika yang masih ada air mata


"He….he….he. " jawab Tika dengan tawa kecil


"Tadi dia nangis nyariin kamu karena tadi kamu gak masuk kampus" kata Vano dengan tetap cool


"Ih masa udah besar cengeng?" tannya Nsya lagi


"Kan aku kangen sama tante cantik?" kata Tika dengan memeluk Nisya


"Yaudah ayo kita duduk di sana" tunjuk Niya ke arah jalan ke kamar kosannya


"Ayo tante " kata Tika semangat


"Iya yuk" kata Nisya berjalan dan diikuti Vano dan Nita


"Lha siapa Nis?" tannya Arka saat nisya duduk di depannya namun belum melihat Vano dan Nita 


"Anaknya pak vano tu?kata Nisya menunjuk Vano yang agak mendekat kearah Nisya


" oh..jadi ini anaknya Pak Vano"kata Arka dengan tersenyum


"Halo pak" sapa Arka saat ia di dekat Nisya


"Hm" jawab Vano singkat


"Silahkan duduk pak" kata Nisya mengeser tempat duduk


"Ya?" kata Vano duduk 


"Saya buatkan minuman pak" kata Nita


"Tidak usah repot repot" kata Vano menatap Nita yang berdiri di samping Arka


"Tidak repot kok" kata Nita dengan mengambilkan minuman untuk Vano. Sedangkan Nisya ia sibuk mengobrol dengan Tika, Vano dan Arka hanya pengamat

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hai maaf aku baru bisa up karena tugas ada banyak. Terus aku minta like nya ya?😂. Makin kesini like nya menurun 😣😖. Apa cerita kurang seru ? kasih saran ya?.😘


__ADS_2