
(≧▽≦) Selamat membaca (≧▽≦)
"Kenapa ke rak buku? Katanya Tika lagi tidur pak?"kata Nisya menatap tak buku didepannya
"Didalam!"jawab Vano singkat
"Hah? Didalam ? Didalam mana?"kata Nisya bingung dan mengambil salah satu buku di rak tengah paling pojok. Tiba tiba…
"Kreat" suara tak buku terbuka kedalam
"Hah?"kata Nisya menjatuhkan bukunya karena terkejut
"Ayo masuk Tika didalam "kata vano memasuki ruangan tersebut
"Ya?"jawab Nisya tanpa berkomentar
"Lha terus saya suruh ngapain pak?"tanya Nisya saat didalam kamar
"Tolong tungguin Tika dulu saya ada miring sampai agak sore jadi gak papa kan?"tannya Vano
"Gak papa lah aku juga gak ada kerjaan"jawab Nisya
Saat sedang berbincang tiba tiba ada yang mengagetkan mereka
"Hayo lagi apa?" Kata seseorang tiba tiba
"Astagfirullah"kata Nisya beristighfar
"Brian ketok dulu itu ada pintu buat apa?!"kata vano
"Maaf tadi gue udah ketuk tapi elo ngak nyaut nyaut, gue masuk eh Lo lagi sama cewek di kamar lagi?"kata Brian menatap Vano penuh selidik
"Eh…. Eh..gak gitu?"kata Nisya bingung
"Udah ayo!'ajak Vano dan menarik Brian
"Woi pelan?"kata Brian karena tarikan Vano
Kemudian Vano dan Brian keluar dari ruangan Vano dan kini di depan pintu
"Tante cantik ya itu?"tanya Brian saat diluar
"Iya"kata vano singkat
"Cantik juga kirain udah umur 30 an eh ternyata masih gadis?"kata Brian
"Siapa juga yang bilang udah tua?" Jawab Vano
"Kan gue juga nggak tahu!"balas Brian
"Udah ayok miting nya udah mau mulai kan?"kata vano
"Udah"kata Brian
"File file buat presensi udah belum?"tanya Vano
"Udah beres"karya Brian menjawab
"Yasudah ayo?"kata vano berjalan terlebih dahulu, dan diikuti Brian dari belakang.
Sedang kan di dalam Nisya bingung mau melakukan apa
"Kok gue kayak pengasuh nggak ada kerjaan begini deh?"kata Nisya kebingungan
__ADS_1
"Udah Tika susah dibangunin, nanti kalau bangun rewel ribet lagi?"karya Nisya lagi
"Eh? Itu ada balkon? Kayak rumah aja?"karya Nisya saat melihat pintu menuju balkon
"Tinggi juga, lebar banget lagi kalau dari atas"kata Nisya sambil berjalan di balkon.
"Tapi lalu begini begini aja bosen juga ya?"kata Nisya kembali kedalam
"Bangunin aja lah?" Kata Nisya menghampiri Tika yang tertidur
"Tika?"kata Nisya lembut dan mengusap kepala Tika
"Hum, ayah"gumam Tika dan kembali tidur
"Tika sayang…. Cup…. Cup…. Cup"kata Nisya dengan mencium pipi Tika tiga kali
"Ayah Tika mau tidur?"kata Tika dan meringkuk
"Yaudah kali nggak mau bangun bunda pergi aja?"kata Nisya
"Bunda?"kata Tika dan langsung duduk
"Nah gitu dong bangun?"kata Nisya mencubit hidung Tika
"Bunda kok ada di sini?"tanya Tika
"Kan bunda Mau ketemu sama Tika yang cantik ini?"
"Terus ayah dimana?"
"Ayah lagi mau miting, main sama bunda ya?"kata Nisya
"Ok"kode Tika dengan tangan 👌
"Tapi cuci muka dulu oke?"kata Nisya
"Tapi kamar mandinya dimana? Bunda nggak tahu?"tanya Nisya dengan senyum malunya
"Itu"tunjuk Tika ke sebuah pintu di pojok ruangan
"Yasudah ayo?"kata Nisya menggendong Tika menuju kamar mandi. Setelah ke kamar mandi mereka keluar
"Oh ya? Tika ada mainan gitu?" Tanya Nisya
"Ada, biasanya disimpan di lemari itu!"tunjuk Tika pada lemari yang tak terlalu besar
"Yasudah bunda ambil mainan dulu Tika tunggu di balkon ya?"kata Nisya dan diangguki Tika. Kemudian Nisya berjalan menuju lemari yang ditunjuk Tika. Nisya tercengang melihatnya
"Ini isinya semua? Gila mainan nya banyak banget, kalau punya gue udah pasti gue mainin tiap hari?"dengan mengambil mainan. Mainan Tika disusun rapi di dalam lemari. Setiap mainan diletakkan sesuai mainan yang sama dan diletakkan di kardus bening
"Ini main "kata Nisya sambil meletakkan mainan
"Makasih bunda?"kata Tika dengan mengambil mainannya
"Sama sama. Oh ya mau foto sama bunda?"tannya Nisya mengeluarkan hp nya
"Mau mau!"kata Tika semangat
'Cekrek…. Cekrek…. Cekrek…. Cekrek…. Cekrek' suara kamera hp yang memotret kemesraan Nisya dan Tika
"Ini lucu banget Bun nya?"kata tika saat melihat Nisya berfoto dengan bibir dimajukan
"Ini Tika juga lucu banget?"kata Nisya menunjukan foto Tika yang mengembangkan pipinya
__ADS_1
"Oh Ya nanti malam kerumah Tika ya Tante makan malam bareng?"ajak Tika
"Oke buat anak bunda yang cantik ini"kata Nisya mencubit pipi Tika
"Beneran ya?"kata Tika
"Iya "balas Nisya dan membuat Tika kegirangan
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memperhatikan mereka, dialah vano. Setelah beberapa saat Vano baru menghampiri mereka
"assalamualaikum"kata Vano
"Waalaikumsalam"balas Nisya fan Tika
"Lagi seru ya?"kata vano duduk disamping Nisya
"Iya"balas Tika. Nisya dan Tika hanya duduk dilantai beralasan karpet. Kalau di atas meja sempit
"Saya boleh bertanya?"kata vano melihat Nisya
"Boleh , tannya apa?"kata Nisya menatap Vano
"Jangan marah oke?"kata vano lagi
"Emang kenapa?"tanya Nisya
"Udah jawab dulu nanti jangan marah?!"kata vano dan di iya kan oleh Nisya
"Kalau kamu nikah atau suka sama duda gimana?"tannya Vano
"Gimana? Gimana?"tannya Nisya yang tak faham
"Kalau kamu nikah sama seorang duda apa kamu keberatan atau apa gitu?"tannya Vano lagi
"Kenapa harus keberatan? "Tannya Nisya
"Kan duda pasti sudah memiliki anak, dan kamu harus menerima dan menyayangi anak itu apa kamu gak keberatan mengasuh anak yang bukan anak kamu sendiri?"kata vano
"Kenapa harus keberatan? Kita harus saling menyayangi anak anak entah anak sendiri atau anak orang lain, anak adalah titipan Allah yang harus dijaga, dia adalah harta untuk keluarga, jangan pernah menyia nyiakan anak, karena anak adalah berkah untuk keluarga!"kata Nisya berhenti sejenak. Sebelum Vano bicara Nisya sudah bicara lagi
"Kalau untuk menikahi seorang duda pasti sulit karena dia juga sudah punya pengalaman dalam berumah tangga, tapi kalau udah jodoh gak akan kemana! Jodoh udah ada yang ngatur tinggal kita berdoa dan ikuti alurnya?"kata Nisya menatap Vano
"Kamu udah punya pacar?"tannya Vano tanpa menatap Nisya
"Gak ada "kata Nisya dengan senyum di wajahnya
"Masak? Cewek baik, cantik kayak kamu gak punya pacar? Mantan gitu?"kata vano menatap Nisya
"Bapak ngakuin saya cantik ya pak?"kata Nisya dengan senyum yang memperlihatkan deretan gigi putihnya
"Saya Tanya serius malah bercanda?"kata vano mengalihkan pandangan
"Jangan serius serius pak jalani hidup, jalani aja dulu"kata Nisya
"Saya bicara bercanda dianggap serius, kalau saya bicara serius kamu jawab bercanda, aneh kamu?"kata vano menggeleng dan menatap Nisya
"Aneh begini saya cantik tau pak, pinter lagi?"kata Nisya bangga
"Geer kamu"kata vano mendorong kepala Nisya. Nisya yang Kena serangan mendadak tak seimbang kemudian ia menarik lengan Vano dan
Bruk….
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
***** **Hai semua aku kembali jangan lupa like, komen, vote , dan bintang 5, saran dan kritik
##yang mau promosi wajib like, dan kasih bintang lima ya? 😅😂. He.... he.... he.... bercanda kok 😅😂**