
😘😘😘✨
Lanjut.....
🌹🌹 Selamat membaca 🌹🌹
"Hah? Pak vano?"teriak Nita denagan sangat keras
"Woi....kalau mau teriak kasih aba aba dong, kuping gue bisa budeg " kataku denagan memeganggi telinga
"Kalau mau teriak terus ngasih aba aba kagak seru entar" kata nita demagan memakan makanannya yang sudah ia buka
"Ya...ya ya seengaknya kalau mau teriak jangan deket telingga, sakit telinga gue" kataku denagan kesal kearah Nita
"Iya maaf kan tadi kaget jadi teriak gue nya" kata nya denagan santai
"Hmm " jawabku degan deheman saja
"Eh....elo serius kan kalau Tika anak nya Pak Vano?" tannya Nita lagi
"Iya Nita sayang kan gue udah bilang!!" jawabku dengan mengertakan gigi
"Santi dong!" kata Nita
"Terus gimana lagi?" ibuh nya
"Gimana apanya ?" tannya ku melihat ke arah Nita
"Ya gimana gitu? Perasaan lo gitu? Atau apa kek?" katnya
"Kagak gimana mana!" jawabku seadanya
"Moga aja doa gue terkabulkan ?" kata Nita denagn senyum senyum
"Apaan doa lo? Jangan aneh aneh ! Entar dikabulun gimana kalau aneh aneh?" tannyaku menyelidik
"Kagak aneh aneh kok, cuman doa in aja biar elo jadi ibu sambungnya Tika " jawab Nita santai dengan menaik turunkan alisnya
"Waht?! Lo gila Nita ?!" teriakku denagn kencang karena merasa jengkel dan sebal
"Hoii...kuping gue budeg kalau ngomong jangan triak triak" katnya pada ku
"Heh? Elo yang kagak mikir ? Entar kalau kekabulin gimana ?" tannyaku yang masih sebal
"Ya kalau di kabulin kagak papa Pak Vano juga ganteng walau punnya anak 1?" katanya denagn mengangkat jari telunjuknya
"Enak bener lo kalau ngomong ya? " sebalku
"He...he...he...kagak papa lah " katnya lagi santai
__ADS_1
"Terserah lo pusing gue mikirin lo?" kataku denagn menuju kamar mandi, saat dikamar madi aku bereteriak pada Nita yang masih duduk di sofa
"Nita wudu terus sholat isya" teriakku dalam kamar mandi
"Iya bentar beresin ini dulu" jawabnya denagn teriakan juga
Setelah mereka beres beres makanan tadi Nita segera mengambil air wudu dan sholat bersama Nisya. Kini aku dan Nita sedang duduk dikasur kosan mereka
"Nis ?" kata Nita denagan memandag ku, sedangkan aku sedang membaca buku sambil bersandar pada sandaran kasur
"Hmm ?" kataku tetap fokus pada buku
"Besuk ada kelasnya Pak Vano enagka? " tanya Nita padaku
"Mau di apaain kalau ada kelas Pak Vano?" tannyaku
"Mau gue comblagin elo sama Pak vano" kata Nita santai
"Nita!! Gue sebel sama elo!!" kataku denagn sebal dan melampar buku yang akau baca dan tepat mengenai kepla Nita, untung saja buku itu tidak terlalu tebal
"Aduh...sakit Nis tega ya lo?" rigisnya sambil memegangi kepalanya
"Makanya kalau ngomong disaring untung gue belum bogem elo" katanya denagn menunjuk kan kepalan tanganku
"Sanati kakak jangan marah marah ya nanati cepet tua!" katnya denagn senyum dan menaruh tangan ku yang mengepal erat
"Hm..." jawabku dan merebahkan diri di kasur
"Kagak ada adanya kelas guru kiler kedua setelah Pak Vano" kataku santai
"Oh....gue kira ada " kata Nita denagn mengangukan kepala
1 detik
2 detik
3detik
"What? Pak Budi?! Tugas kita belum kelar" teriak ku dan Nita bersama sambil loncat dari kasur
"Mati kita tugas belum selesai!" tkataku denagn panik
"Buruan sebelum malem kerjain sekarang aja, begadag juga ngak papa dari pada di omelin Pak budi" kataku lagi
"Ayok sekarang kerjain masih jam 20. 30" kata Nita mengambil leptop nya dan mengerjakan tugas, aku juga melakukan yang sama namun menggunakan leptopku sendiri
Setelah beberapa jam berkutat denagn leptop mengerjakan tugas, kini pukul 23.00 akhirnya selesai juga. Aku segera menjatuhkan tubuh ku di atas kasur, Nita juga melakukan yang sama. Kini mereka sedang merebahkan tubuh di atas kasur tanpa membereskan buku buku mereka
"Nit beresin ya buku buku nya?" tannya nita memulai percakapan
__ADS_1
"Ogah gue capek elo aja!" jawabnita ingin memejamkan mata
"Besuk gue traktir deh" kataku mengoyangkan tubuh Nita
"Bener ya tarktir?" tannyanya memastikan
"Iya gue traktir asal lo bersin itu ok?"
"Ok jangan boong" katanya denagn turun dari kasur dan membereskan buku buku
"Hem..." kataku sambil memejamkan mata , akhirnya aku telah pergi ke alam mimpi terlebih dahulu. Dan kini Nita selesai membereskan buku bukunya dan buku ku
"Yah....enak bener ini anak gue di tingalin tidur" gumamnya namun aku masih agak sadar karena merasa ada yang mendekatiku, aku orang yang agak sensitif jadi akau tau kalau dia mendekatiku
"Hemmm...udah tidur aja jangan banyak komentar" kataku samabil menyelimuti dirisendiri
"Tau aja lo kalau gue ngedumel" katanya denagn senyum miring
"Udah jangan banyak omong kalau besuk telat mati kita" jawabku dan tertidur
"Bingung gue sama elo, gampang banget dah elo kalau tidur, kalau enagk gue deketin elo pas elo tidur juga kerasa" kata Nita samabil berbaring dan tertidur bersama Nisya.
Sedangkan Vano ia langsung pulang kerumahnya, saat samapi dirumah ternyata Tika dan mamanya sudah tertidur sehingga ia langsung pergi kekamarnya dan pergi kealam mimpi.
Matahari pagi yang cerah telah menyambut semua manusia untuk bangun dan melakukan semua aktivitas masing masing. Namun di kamar kos Nisya dan Nita mereka masih tertidur pulas padahal sudah pukul 6.15 mereka tertidur lagi setelah shalat subuh.
"Hem.....Hoam..." regean Nisya yang lebih dahulu bangun dari Nita
"Nit bangun hari ini kelas pagi" kataku mengoyangkan tubuh Nita yang masih setia denagn mimpinya
"Iya gue bangun" katnya denagn mengucek mata
"Gue dulu mau mandi terus elo" kataku menuju kamar mandi
"Terserah elo " katnya malas dan tertidur lagi
Aku pergi kekamar mandi dan melakukan ritual mandiku, setelah 23 menit aku sudah selesai mandi aku segera berganti pakaian dan membangunkan Nita yang tertidur lagi
"Woi...Nit bangun udah pagi ini" aku berkata dan menarik selimut yang dia pakai
"Ih apaan sih gue masih ngantuk" katnya menari selimut lagi
"Ini kelas nya Pak Budi lho gue tingal nih kalau lo gak mau bamgun" ancamku
"Iya iya ini gue bangun" jawabnya dan pergi kekamar madi setelah menungu sekitar 30 menit Nita sudah siap denagn pakaian rapinya.
Akhirnya kami pergi kekampu jam 7. 08 kami pergi mengunakan taksi online yang sudah akau pesan , setelah menuggu akhirnya taksi datang dan kami pergi ke kampus.
Setelah samapi di kamus kami segera pergi kekelas karena 10 menit lagi pembelajaran di mulai dan benar saja saat sampai di pintu kelas dosen datang, kami segera duduk dan mendegarkan dosen memberi materi.
__ADS_1
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Hai kakak kakak semoga suka denagn cerita aku, jangan lupa like, komen, vote, bintang ⭐⭐⭐⭐⭐, saran dan kritik aku tunggu ya?