Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku

Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku
.....


__ADS_3

🌹🌹 Selamat Membaca 🌹🌹


POV Vano


Kini kami sedang berkumpul diruang keluarga, kulihat mama dan Nisya yang sedang mengobrol sedangkan Tika ia fokus pada tv denagn duduk di pangkuan Nisya. Aku bingung denagan Tika ia sangat nyaman duduk di pangkuan Nisya saat duduk dipangkuanku pun ia jarang sekali, aku bingung Nisya mengambil hati Tika dengan apa. Tiba tiba Nisya pamit ingin pulang kerumahnya


"Maaf tante karena sudah malam saya mau pulang" kata nya hati hati takut menyingung mama mungkin?!


"Oh.. Iya karena sudah malam biar Vano ya yang antar?" tannya mama pada nya


"Tidak usah tante pulang sediri aja" tolak nya denagn sopan dan halus


"Ini udah malam ngak baik buat anak gadis keluar sendirian " kata mama perhatian padanya


"Tapi ta- " jawab nya terpotong karena sudah aku jawab terlebih dahulu


"Sudah saya antarkan kamu pulang ayo" kataku demagn berdiri menawarkan antaran


"Tu Vano aja setuju anterin kamu, udah dianterin vano aja gratis" kata mama denagan senyumnya


"Ya udah tante makasih, maaf ngerepotin" kata nya denagn berdiri dan meletakkan tika duduk di sofa, aku tetap menungu nya tak jauh dari sana aku juga masih melihat apa yang ia lakukan


"Iya ngak ngerepotinkok " jawab mama senyum lebar


"Tika tante pulang dulu ya? " kata ku sambil mengelus kelala Tika


"Enagak tidur di siani aja tante?" tannya nya denagan sedih dan memajukan bibirnya


"Engak kasian tante Nita nunguin dirumah " kata nya lagi


"Ya ngak bisa ketemu tante lagi dong?" tannya Tika denagan sedih


"Kan bisa telfon " katanya memberi perhatian


"Vidio call boleh?" tannya Tika lagi denagn berharap diperbolehkan


"Boleh dong nanti tante nyanyiin lagi atau cerita sebelum tidur gimana?" tannya nya denagan senyum dan lembut


"Beneran tante cantik, ngak boong kan?" tannya Tika denagn girang


"Iya tante ngak boong tapi mulai ceritannya besuk ok?" tannya nya penuh perhatian dan kelembutan


"Siap tante cantik " katanya denagn berdiri di sofa dan memberi hormat

__ADS_1


"Siap" katanya memngikuti gerakannya


"Yaudah tante pamit ya ?" kata ku lagi


"Iya tante" jawab Tika


"Assalamuallaikum" katanya pergi dari ruang keluarga mengikuti ku yang sudah terlebih dahulu pergi


"Waalaikumsalam" jawab salam mama sita dan Tika bersamaan


Aku pergi mengambil mobil digarasi sedangkan Nisya ia lebih memilih menunguku di dekat gerbang keluar rumah, setelah aku melajutkan mobil mendekati Nisya yang tengah berdiri menunguku. Kemudian aku suruh untuk masuk kedalam namun ia malah duduk di belakang


"Kenapa dudim di belakang, memang saya supir kamu?" tannyaku denagan menegok ke arah nya


"Maaf Pak" katanya denagn pelan


"Pindah kedepan !" perintah ku pada nya akhirnya dia pindah duduk di depan bersama ku


POV Author


Kini mobil yang dikendarain berjalan meningalkan rumah mewah itu. Di dalam mobil hannya terdegar deru mesin mobil, dua ingsan didalam mobil tidak ada yang berbicara, mereka terlalu cangung untuk memulai pembicaraanya. Yang satu malas bicara dan yang satu bingung ingin membucarakan apa. Tiba tiba hp Nisya berbunyi segera Nisya mengambil hp nya di dalam tas, saat melihat hp nya ternyata Nita menelfon, segera Nisya angkat telfonnya saat sudah tersambung suara khas Nita saat berteriak terdegar sanagt keras sehingga Nisya mengindarkan hp nya dari telinganya


"Halo.....Nisya kapan elo pulang!" teriak di sebrang sana


"Jangan lupa beliin gue cemilan kalau kagak, samapi di kosan elo tidur di bawah?!" kata Nita denagn sedikit mengancam


"Tapi Nit -" jawab Nisya terputus karema sambungan nya sudah tertutup, Nisya yang sebal terus mengerutu dalam hati dan memasukakn hp nya kedalam tas kembali


"Maaf pak nanti boleh mampir dulu di supermarket? Saya mau beli cemilan buat ten saya?" kata Nisya pelan


"Ya...nanti di depan ada supermarket, berhenti di sana saja!" kata vano tanla melirik kearah Nisya


"Iya pak " jawab Nisya lagi


Setelah samali di temat tujuan Nisya segera turu, sedangkan Vano ia lebih memilih menunggu di dalam mobil, setelah beberapa saat akhirnya Nisya datang demagn membawa cemilan yang lumayan banyak, setelah Nisya masuk Vano melanjutkan mobilnya ke kosan Nisya, Vano sudah tau di mana letaknya karen aNisya sudah memberi tahu saat di berjalann menuju supermarket. Saat sudah samapi di kosan nita masuk kedalam sedangkan Vano ia pergi untuk kembali ke rumahnya.


POV Nisy


Setelah samapi aku melanjutkan langkahnya memasuki kamar kosannya denagn Nita, ia masuk sambil membawa cemilan yang di pesan oleh Nita. Saat samapi di dalam aku melihat Nita yang setia duduk di sofa. Aku mendekati Nita yang berbaring aku segera menjatuhkan bobot tubuhku di samping Nita dan belanjaan cemilan aku letakkan di depannku. Kemudian aku berkata


"Tu cemilan yang elo pesen banyak!" kataku denagn menunjuk kresek berisi cemilan tersebut


"Ha....ha...ha...makasih sayang " kata nita mengambil kereseak itu dan mencium pipi ku

__ADS_1


"Ih jijik gue dengernya" kataku denagn mengelap pipi yang habis di cium ileh Nita


"Iya iya terserah elo aja " katanya denagn membuka 1 cemilan dan memakannya


"Oi...gue juga bagi dong kan gue yang beli" kataku denagan mengambil cemilan yang berada ditangan Nita


"Ih...itu gue yang bukak kok elo yang makan ?" kata nita protes


"Ini juga gue kok yang beli " kataku menyela dan memakan cemilan tersebut


"Terserah elo aja, ini juga masih banyak " katanya denagn membuka bungkus cemilan yang lain.


"Tadi elo kemana sih jam segini baru pulang?" tannya Nita sambil memakan camilannya


"Jalan jalan ke sebuah rumah mewah " kataku denagan merentangkan tangan hingga mengenai wajah Nita


"Ih....gue serius malah bercanda ya?" kata nita denagn menepuk tangan ku denagn keras


"Aduh...sakit tau lo tabok" kataku denagn mengelus tangan ku yang terkena tabokan Nita


"Makanya jangqn bercanda " katanya lagi


"Iya iya lo tau kan Tika?" kata ku denagn melihat Nita dengan serius


"Hooh terys kenapa? " tannya Nita penasaran dan menatapku dengan serius


"Di anak kecil" kataku lagi sekitika aku terkena tonyoran di kepala ku dan membuat ku hampir terjungkal


"Woi...pelan dong untung kagak jatuh gue nya?" kata ku denagan mengelus dada karena terkejut


"Makannya kalau di tanya itu jawabnya yang bener!" kata Nita denagn sebel


"Iya iya tadi gue ketemu bapaknya " kataku denagn santai


"Hah? Bapaknya siapa?" tannya Nita penasaran


"Pak Vano " katku denagan santai


"Hah?! Pak Vano !" teriak Nita


🌝🌚🌚🌚🌚🌚🌚🌚🌚🌚🌚🌚🌝


Hai kakak maaf kalau taypo. Jangan lupa komen, like, vote, dan bintang ⭐⭐⭐⭐⭐. Saran dan Kritik juga. Terima Kasih✨😘

__ADS_1


__ADS_2