
Setelah Tika ditemuakan kami pulang dari mall, sesampainya di rumah aku menasehati anakuntuk jangan pergi tanpa seizinku dan aku minta maaf karena lengah menjaganya
Di kamar tika
"Sayang nanti kalau mau pergi bilang duluya?! Ayah cemas tadi cariin kamu kemana mana!" nasehat Vano pada nya yang tengah duduk ditengah kasur dan aku di pingir kasur
"Iya yah maaf, abisnya bosen ayah main hp terus" jawab Tika dengan sedih
" ayah juga minta maaf ok?!"
" iya yah"
Setelah Vano memberi nasehat kepada Tika ia kemudian tidur aku pun pergi keruang kerjaku untuk menyelesaikan pekerjaan agar besuk akau bisa bermain dengan anakku untuk menebus kesalahanku hari ini karena terlalu serius dengan hp ku
Di ruang kerja
Vano kemudian menelfon asisten sekaligus sekrtarisnya
"Halo? " tanya Vano
"Iya tuan ada yang bisa saya bantu?! " jawab seorang disebrang telefon
"Jangan pangil aku seperti itu saat kita berdua" perintah Vano
"Siap bro! Ada apaan nih tumben telfon"
"Kirim semua berkas berkas yang perlu saya periksa lewat email"
"Ok tunggu akan segera gue kirim"
"Hmm" jawab Vano dengan deheman
Setelah pembicaraan merek di telefon berahir, kemudian Vano segera mngecek pekerjaan pekerjaannya yang telah di kirim oleh Brian, Vano mnyelesaikan pekerjaanku hingga malam hari.
Seperti biasa hari weeken Vano habiskan dengan bermain dengan anaknya. Dan yang membuat Vano bingung adalah Tika selalu membicarakan seorang wanita yang membelikannya ice cream di mall pada hari sabtu kemarin, Vano yang mendegarkannya pun merasa bosan karena ia selalu mebicarakan yang sudah ia katakan.
Vano juga merasa heran Tika adalah anak yang tidak mudah berbaur dengan orang yang baru kenal, dan sekarang ia sangat senag sekali menceritakan tentang wanita yang baru ia temui. Vano yang mendegarkanya pun hanya mengangukan kepala dan tersenyum.
__ADS_1
...****************...
Hari ini adalah hari pertama Vano mengajar di universitas, ia segera bangun pagi dan pergi ke kampus. Saat samapi disana semua para mahasiswi melihatnya dengan tatapan kagum. Tak jarang mereka mendekatinya, Vano yang didekatipun merasa risih dan segera pergi ke kelas yang akan ia beri materi pembelajaran . Saat samapi dikelas pun sama saja disana banya sekai mahasiswa yang terkagum kagum dengan Vano. Saat dia mulai mengajar ia kagum denagan seorang mahasiswi yang tidak kagum dengannya. Sesekali aku meliriknya, ia sangat fokus dengan pembelajarannya sesekali ia mencatat apa yang Vano jelaskan.
Dia berbeda dari yang lain, yang lain lebih memilih memperhatikan Vano tetapi ia lebih terfokus dengan pembelajarannya tanpa ada yang mengagu pikirannya. Sesaat kemudian di juga melerik Vano, Vano yang juga meliriknya pun segera membuang muka dan melanjutkan materinya.
Setelah memberikan materinya dan pembelajaran selesai Vano segera pergi dari kelas dan menuju perusahaan karena hari ini ia tidak memiliki kelas lagi, selain itu pekerjaan kator juga sudah menumpuk banyak.
...****************...
Hari ini hari selasa, Nisya memiliki kelas disiang hari. Sekarang masih pagi Nisya dan Nita sedang bermalas malasan di kasur
"Nis udah ada belum yang beli lukisannya" Tanya Nita sabil bermain hp di kasur
"Udah tapi ngak terlalu banyak " jawab Nisya dengan duduk di kasur
"hari ini kelasnya siang kan?! " tannya Nita memastika bahwa masuk kelas siang
"Hmm"
"Kayaknya gue enatar pulang dari kapus gue mau perirgi deh!"
"Mau jalan jalan pusing gue disini mulu! Mau ikut kagak lu?!" tannya nita
"Engk ah gue mau ke taman aja mau hirup udara segar enatar" jawab Nisya denagn memejamkan mata
"Serah " jawab nita dengan mengelengn kepalanya yang melihat Nisya sedang memperagakan seoarng menghirup udara segar
Saat siang hari Nita dan Nisya pergi kekampus untuk menuntut ilmu, ia kekampus hingga pukul 2 siang, seperti yang dikatakan Nita ia pulang kampus pergi jalan jalan keliling jakarta. Sedangkan Nisya pergi ke taman yang banyak anak anaknya karena ia sagat suka denagn anak anak, selain itu udara di taman masih segar tanpa ada polusi udara. Saat Nisya masih melihat lihat ditaman denagan duduk di bangku panjang tiba tiba ada anak perempua yang menghampiriku.
"Hallo....tante cantik ketemu lagi?! " jawab anak kecil itu denagan menghampiri Nisya
"Oh hai Tika, sama siapa kesini sayang ?" tannya Nisya dengan lebut sambil melihat sekelilingnya
" tadi sama mbk Suti " jawabnya dengan menunjuk pengasuhnya yang sedang berjalan mendekati Nisya dan Tika
"Oh hai mbk" sapaku dengan sopan dan menundukan kepala sedikit
__ADS_1
"Hai buk bagaimana kabarnya?! " tannya nya denagn sopan juga dan duduk di sampingku
"Baik kok, jangan pangil buk keaannya saya udah tua mbk?!" Kata Nisya sambil teratwa
"He....he....he...pangil nona aja ya non?!
"Nah itu ngak papa mbk" jawab Nisya denagn senyum
Sedangkan tika ia sedang bermain dengan mainannya dan bersam temannya yang tidak jauh dari Nisya dan mbk suti.
"Oh iya mbk boleh saya bertanya?!" tanya Nisya hati hati dan pelan takut menyingung Mbk Suti
"Mau tanya apa nona?!" tanya Mbak Suti denagn melihat Nisya dari samping
"Hem....orang tua Tika kemana ya kok dari kemarin kalau ketemu baremg mbk terus?" tannya Nisya dengan agak pelan dan hati hati karena ia juga meras atak enak tapi Nisya sanagt penasaran
"Ayah nona Tika sibuk ia hannya bisa bersama setiap ahir pekan, sedangkan ibunya sudah meningal saat melahirkan nona kecil " jawab Mbk Suti sedih dan memandang Tika yang tengah bermain denagn semanagt
"Ah....maaf saya tidak tau " jawb Nisya merasa bersalah dan sedih yang mendegar ceritannya, ia juga merasa kasihan dengan tika yang memiliki orang tua yang sibuk dan ibu yang sudan menigal
"Tidak papa nona, kalau begitu saya pamit ya nona karen ini juga udah sore takutnya tuan nyariin" pamit Mbk Suti dengan sopan dan senyum khas nya
"Oh...iya mbk " jawab Nisya denagn angukan kepala
"Nona kcil mari nona kita pulang takutnya nanti ayahnya nyariin ya?" bujuk mbk Suti dengan lembut dan mendekati Tika yang masih sibuk denagn mainannya
"Tante cantik ngak ikut mbk?"tanyanya pada mbk suti denagn penuh harap
"Tante cantikan sibuk "kata Mbak Suti memberi perhatian
"Tante sibuk ya?"tannya nya denagn menghampiriku
"Iya tante tadi ada tugas dari kampus" jawab Nisya meneglus kepala nya
"Yah...ngak bisa ketemu tante lagi dong?" jawabnya dengn sedih
"Kan nanti pasti ketemu lagi kok, sekarang Tika pulang ya sama mbk suti?" kata Nisya dan memrintah nya untuk pulang
__ADS_1
"Iya tante da...da tika pulang" katanya denagn berjalan bersama Mbk Suti dan melambaikan tangan.
"Da...da...daa" jawab Nisya membalas lambaian tangannya