Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku

Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku
HAH?!


__ADS_3

Selamat Membaca 🌹🌹


Vano berjalan keluar rumah sakit dengan pikiran jemana mana. Ia (Vano) memasuki mobil dan melajukannya menuju kantornya. Didalam mobil ia berfikir dan terus berfikir 


Gue ngak salah denger kan? - Batin Vano 


"Ah,,, pusing gue!!" Triak Vano didalam mobil dan memuku stir, mood nya hari ini benar-benar hancur karena pikirannya yang kemana mana. Ia masuk kedalam kantor dengan wajah lebih dingin dan mengabaikan sapaa kariyawannya 


Vano memasuki ruangannya dan menjatuhkan tubuhnya di kursi kerjanya. Vano menopang kepalnya dengan satu tangan dan memijat plipisnya 


"Kenapa bos?" Tanya Brian memasuki ruangan Vano 


"Ada pintu gunanya untuk apa? Main nyelonong aja?!" Kata Vano sewot 


"Weh,,, santai dong!" Kata Brian duduk didepan Vano 


"Mau apa?" Tanya Vano merubah posisi duduk 


"Gue yang tanya! Lo kenapa? Kebanyakan pikiran gitu?" Tanya balik Vano 


"Pusing guebalas Vano memegang kepalanya


"Pusing Napa?" Tanya Brian 


"Soal Nisya" balas Vano singkat 


"Kenapa lagi?" Tanya Brian 


"Tadi gue, denger ceritanya katanya di selalu dapet mimpi dan didalam mimpinya ada wanita" kata Vano berhenti 


"Terus? Yang salah apa?" Tanya brain 


"Wanita di mimpinya itu Syila" kata Vano singkat 


"Hah? Serius?" Tanya Brian tak percaya 


"Udah lah, keluar sana pusing gue!!" Usir Vano 


"Sabar dong" kata Brian dan keluar dari ruangan Vano 


"Apa kamu ngak bisa maafin aku?" Kata Vano sedih 


"Kamu ngak pernah datang di mimpi aku, tapi kamu datang di mimpinya" kata Vano menundukkan kepala dan memijat pelipisnya 


Vano yang merasa terbebani dengan pikiran itu segera membuang pikiranya dan kembali sibuk dengan pekerjaan walau kadang masih terfikirkan dengan mimpi Nisya dan kata kata Nisya tadi. Kembali lagi ke Nisya 


Kini Nisya sedang berbaring sambil mengelus wajah Tika, Nita kembali bekerja, Bunda Nisya membeli makan siang jadi didalam tinggal Nisya dan Tika yang tertidur 


"Bunda akan jadi bunda kamu yang baik" kata Nisya mencium pipi Tika 


"Assalamualaikum?" Kata seorang laki laki dari balik pintu


"Waalaikumsalam! Masuk aja" kata Nisya yang sudah hafal dengan suara itu 


"Sya  Lo udah sadar?" Kata arka yang masuk riangan dengan kaget 


"Iya tadi gue sadar" kata Nisya menjawab 


"Gue seneng kalau Lo Baik baik aja kata arka duduk disamping kiri Nisya karena sebelah kanan Nisya Tika tertidur 


"Tika juga disini ya?" Kata arka menatap Tika yang pulas tidur 


"Iya tadi pagi" kata Nisya mengelus kepala Tika


"Lo udah ngak papa kan Sya?" Tanya arka 


"Udah ngak papap, udah sehat kok" kata Nisya dengan terkekekh 

__ADS_1


"Bunda Lo sama keluarga Lo kemana?" Tanya Arka menatap keseluruh ruangan 


"Bunda cari makan siang, kalau bang Angga, Riki, sama ayah pergi cari anginkata Nisya menjawab 


"Nita udah tau?" Tanya Arka 


"Udah tadi juga udah sempet kesini kok" kata Nisya


"Sialan itu anak, gue kagak di kabarin" kata arka geram 


"Ha,,, ha,,, mungkin lagi sibuk" jawab Nisya 


"Hili dia mah banyak lengangnya" kata arka yang mengatai Nita 


"Apa lo ngatain gue?" Kata Nita tiba tiba membuka pintu 


"Astagfirullah! Kayak jalangkung Lo!" Kata Nisya dan arka bersamaan karena kaget 


"Makanya jangan ngomongin gue dari belakang" kata Nita masuk 


"Ye ke gr an Lo" kata arka 


"Serah" kata Nita duduk disamping kanan Nisya 


"Ini anak pules banget dah tidurnya?" Kata Nita memegang pipi Tika 


"Gue juga ngak tau, dari tadi gak bangun bangun, padahal brisik nih kita?" Tanya Nisya menatap Tika 


"Biarlah mungkin, tadi malam kurang tidur?!" Jawab asal Nita 


"Sok tau?" Kata Arka menonyor kepala Nita 


"Woi,,, kagak sopan" kata Nita memegang kepala nya 


"Hilih" kata Arka dengan mengeleng kepala 


"Lho nak arka sama Nita udah lama?" Tanya bunda 


( Catatan \= Arka, Nisya, dan Nita dulu besar di kota yang sama hingga sampai besar sekarang)


"Belum Bun" kata arka menyalami Bunda Nisya


"Sok alim Lo?" Kata Nita bergantian menyalami Bunda Nisya 


"Sialan Lo" kata Arka yang tak terima 


"Udah, kalian kayak tom and Jerry aja" kata bunda mendekati Nisya 


"Kamu ngak bangunin Tika? Makan siang dulu nih?" Ajak bunda menunjuk kresek yang ia bawa 


"Iya Bun" kata Nisya segera membangunkan Tika 


"Tika?" Kata Nisya menepuk pelan pipi Tika 


"Ngem" gumam Tika memeluk nisya


"Hei? Bangun udah siang lho? Mau makan engak nih?" Kata Nisya menepuk pipi Tika lagi 


"Susah banget ni anak? Bapaknya gini juga kagak ya?" Kata Arka 


"Mungkin, anaknya susah banget, bapaknya sama kalik" kata Nita ikut nibrung 


"Ha,,, ha,,, mungkin kalik" mata Nisya yang ikut dengar pembicaraannya 


"Hust,,,, ngka boleh kayak gitu!" Kata Bunda Nisya memberi tau


"He,,, he,, he maaf Bun kelepasan" kata Nita 

__ADS_1


"Sama Bun" kata arka 


"Halah iku ikut aja Lo" kata Nita


"Haduh" kata Nisya mengeleng dengan kelakuan Nita dan Arka


"Bunda?" Kata Tika bangun 


"Oh? Hei udah bangun?" Kata Nisya 


"Udah" kata Tika dengan duduk 


"Cuci muka sama Tante Nita dulu ya? Habis itu makan siang?" Ajak Nisya dan diangguki Tika 


"Iku makan siang sekalian nak Arka ?" Ajak bunda 


"Maksih Bun, tapi tadi saya di suruh ke kentor aja jadi nhak bisa" kata Arka


"Yaudah ngak papap, hati hati aja" jawab Bunda yang tak keberatan 


"Kalau begitu saya pergi ya, assalamualaikum?" Pamit Arka 


"Waalaikumsalam" kata Bunda, dan Nisya 


"Bunda ini Tika udah cuci muka" kata Tika keluar kamar mandi 


"Oke sini kita makan" ajak Nisya


"Ayo nit sekalian?" ajak Bunda Nisya 


"Siap bunda ku" kata Nita


Mereka makan siang bersama hingga dokter masuk untuk memeriksa keadaan Nisya


"Bagai mana dok keadaan anak saya?" Tanya Bunda Nisya 


"Keadanya mulai membaik tapi saya sarankan untuk tetap dirawat disini sampai 2 hari kedepan" kata dokter


"Baiklah dok terima kasih" kata Bunda 


"Ayah sama yang lainnya belum balik kesini Bun?" Tanya Nisya 


"Belum " jawab Bunda 


"Bunda? Ayah ngak jemput Tika?" Tanya Tika 


"Mungkin nanti sekarang masih jam 1, ayah Tika pasti sibuk. Emang kenapa? Tika mau pulang?" Tanya Nisya 


"Engak kok, Tika cuman bosan engak ada yang ngajak main" kata Tika 


"Sini main sama eyang uti?" Kata Bunda Nisya menawari 


"Eyang mau main?" Kata Tika 


"Mau dong sini" kata Bunda Nisya kemudian mereka bermain dosofa, Nisya membuka hp nya yang tak ia buka, dan ternyata masih nyala walau Batari hampir habis 


Saat sibuk dengan kegiatan masing masing, pintu ruangan terbuka dan memperlihatkan Ayah Nisya, bang Angga, dan Riki 


"Assalamualaikum?" Sapa mereka semua 


"Waalaikumsalam" jawab Nisya, Tika dan Bunda Nisya 


"Kok baru pulang?" Tanya Nisya 


"Tadi kita pulang kerumah dulu, baru kerumah sakit" jawab Ayah 


Hah?

__ADS_1


...Maaf bila banyak kesalahan, jangan lupa tinggalkan jejak..........


__ADS_2