Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku

Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku
....


__ADS_3

🌹🌹 Selamat Membaca 🌹🌹


POV Vano


Saat kami sedang menunggu pesanan datang tiba tiba Tika memengil seseorang yang baru saja masuk restoran tersebut. Aku refleks menegok kearah pintu masuk resto mamapun juga melakukan yang sama. Alangkah terkejutnya siapa yang selama ini diceritakan oleh anakku dan disebut sebut oleh anakku.


.


Dan ternyata ia juga menghampiri mejaku namun ia tak menyadari diriku.


Ia menghampiri meja ku, saat samapi di mejaku ia memberi salam, aku mama dan tika juga membalas salamnya. Namun tiba tiba ia berteriak denagn menyebutku bapak aku juga kaget dan menatap nya, aku juga lupa namanya siapa. Aku memoerhatikan gerak geriknya, ia ternyata mudah berbaur dengan orang lain, selain itu ia juga tidak mempermasalahkan Tika yang sedang duduk dipangkuannya denagn memainkan ramubut.


Saat mereka mengobrol aku mendegar bahawa nama nya adalah Nisya, setelah aku ingat namanya aku juga ingat mahasiswaku yang tadi masuk kelas denagn telat, aku memperhatikan wajahnya dan ternyata benar ia adalah mahasiswaku.


Mereka asik sekali mengobrol tanpa memperdulikan ku yang tengah duduk memperhatikan mereka. Tiba tiba makanan datang akhirnya mereka menghentikan obrolan, mereka makan namun sekali kali Nisya juga menyuapi Tika dengan lembut dan penuh perhatian. Tanpa aku sadari aku menyungingkan senyumku namun


terlalu samar.


Setelah makan mereka masih mengobrol dengan riang, tiba tiba mama meminta nomor telfonnya dan memberikannya padaku, aku pun


bingung


"Oh iya boleh minta no telfonya nak?" tannya mama pada nisya


"Boleh tante ini" jawabnya denagn menyerahkan ponsel ke mama


"Ini van masukin nomor kamu kamu juga catat nomermu " kata mama sambikmemberikan hp nya ke arahnya


"Lha kok aku kan yang minta mama?" tannya ku dengan bingung.


"Iya nanti kalau sewaktu waktu tika minta telfon tante cantiknya " jawab mama denagn melirik Nisya dan Tika bergantian


"Iya sini" kata ku denagn mengambil hpnya dan menulis nomer ku pada hp nya


"Nanti kalau udah kirim ke mama" kata mama merintah diriku, sedangkan pemilik hp tidak bicara sepatah kata pun dan masih fokus bersama Tika


"Ini nak hp nya"kata mama sambil memberikan hp nya


"Iya tante" katanya dan memasukan hp ke dalam tas yang dia bawa


Setelah memasukan hp nya tiba tiba mama mennanyakan soal pacar, alhasil aku dan dia sama sama terkejut karena pertanyaan mama yang aneh aneh.


"Udah punya pacar kamu?" tannya mama pada nya


"Belum tante masih senderi" jwabnya denagn senyum kikuk

__ADS_1


"Ih masa si, cantik kok masih sendiri sih?" tannya mama yang tak percaya


"He... He... He jodohnya masih dalam perjalanan tan" jawab nya denagan agak candaan dan membuat ku tersenyum samar


"Kamu mah bisa aja" jawab mamaku dengan senyum


"Yah ayuk pulang aku udah ngantuk" kata Tika yang ada di pangkuannya dan menegelamkan kepala di dadanya


"Yaudah sama ayah " kataku ingin mengagkat Tika dari pelukannnya namun tika engan melepaskannya dan lebih mengeratkan pelukannya


"Mau nya sama tante cantik" kata tika denagn posisi yang masih sama


"Yaudah nak anterin pulang Tika dulu ya nanti pasti dianterin Vano samapi rumah" kata mama memberi saran


"Iya tannte ngak papa" jawab nya denagan Senyum dan mengelus kepala Tika


"Maaf ya kalau ngerepotin" kata mama lagi


"Ngak papa tante" jawabnya denagn senyum yang tulus


"Yasudah ayuk pulang" kataku denagan beranjak dari kursi dan mereka mengikutiku dari belakang


POV Nisya


Tika yang meminta untuk pulang namun tak mau pisah denagn ku, akhirnya kau ikut mengantarnya pulang kerumah. Aku mengikuti Pak Vano yang berjalan menuju parkiran untuk mengambil mobilnya. Mama sita jugamengikuti Pak vano(mama sita adalah mamaVano)


"Hoam...." aku terbangun dari tidurku, aku melihat sekeliling disini bernuansa pink aku melihat di sampingku disana masih ada tika yang tertidur. Aku mengigat ingat bahwa aku tertidur di mobil Pak Vano aku cepat cepat melihat jam di kamar itu, jam menunjukan pukul 18. 15. Aku pun kaget akhirnya aku segera mengambil hp ku, dugaanku benar ada banyak pesan dari Nita yang menghawatirkanku aku membalas pesannya bahwa aku akan pulang agak malam.


Saat aku fokus demagn hp ku tiba tiba pintu kamar terbuka memperlihatkan mama sita yang masuk kamar


"Maaf tante tandi saya ketiduran " jawabku denagan berdiri dari kasur


"Ah...tidak papa" jawab mama sita denagn senyum dan menghampiriku


"Maaf tante saya mau tannya? Boleh?" tanya ku hati hati


"Boleh, mau tanya apa?" katanya demagn duduk di sisi ranjang


"Disini ada mukenah tidak tante?" tanya ku lagi denagan hati hati


"Mukenah ada di samping kamar ini ada musolah dai dalam ada tempat wudu sekalian mekenahnya juga byk, kalau mau sholat di sana ada?" jawab mama sita denagn senyumnya


"Ooo..iya tante saya permisi mau shilat dulu" jawabku dan dianguki oleh mama sita.


Aku yqng tau letak mushola, segera melanjukan langkahku ke arah yang di beri tau oleh mama. Saat di depan pintu aku melihat Pak Vano yang juga ingin masuk ke dalam

__ADS_1


"Pak" sapaku menundukan kepala


"Ya ada apa?" taya nya


"Bapak mau sholat? " tannyaku denagn sopan


"Iya" jawabnya denagn singkat


"Kalau begitu silahkan bapak duluan saja" kataku mempersilahkan masuk


"Kenapa say duluan, lebih baik sholat berjamaah dari pada sendirian" katanya lagi demgn melangkah kan masuk kedalam


"Oh...iya pak" kataku denagn mengikuti nya masuk kedalam. Akhirnya aku sholat denagan bersama Pak Vano dan di imam mi oleh Pak Vano.


Setelah solat aku kembali ke kamar Tika, sedangkan Pak Vano juga kembali ke kamarnya sendiri.


Saat samapi di kamar Tika ternyata tika sudah madi dan berganti pakaian. Aku menghampiri mama sita dan tika yang sedang sibuk denagn hiasan kepala di rambut Tika


"Hai Tika, tante" sapaku mendekati mereka


"Hai tante cantik" jawab anak itu


"Sudah sholatnya nak?" tanya mama sita


"Udah tan" jawabku tersenyum


"Yaudah kamu madi pakai pakaian itu dulunatdi atnte udah beliin" kata mama sita memberikan peper bage(maaf kalau salah aku juga lupa namanya apa😁)


"Makasih tante" kataku denagn memaski kamar mandi dan melakukan ritual di kamar mandi.


Saat aku keluar pun mama sita masih di ditu namun tiak sudah tidak ada


"Maaf tan kalau lama" kataku yang merasa tidak enak


"Engak papa ayok keta turun sekalian makan malam" ajak mana sita


"Ngak usah deh tan, mau pulang aaja ini juga udah malam" kataku yang merasa tak enak


"Ngak papa makan dulu nati di aterin sama Vano pulang nya" kata mama sita lagi


"Tapi " jawab ku terpotongkarena ucapan mama sita


"Udah ngak papa, ayuk " akhirnya aku makan malam bersama pak vano, mama sita dan Tika.


➖➖➖➖➖➖➖➖➖

__ADS_1


Hai maaf kalau banyak kesalahan, hp aku eror dari tadi pagi. aku samapi pusing sendiri. Jangan lupa like, komen, vote, reting 5. saran dan kritik aku tunggu🌹🌹😊😘


__ADS_2