Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku

Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku
......


__ADS_3

๐ŸŽ‰ Selamat Membaca ๐ŸŽ‰


"Tika?!!" teriak Nisya saat melihat Tika didepannya. Nisya langsung memeluk Tika


"Hiks...hiks...hiks, maaf " tangus Nisya pecah dengan memeluk Tika.


"Tante kok nagis sih?" tannya Tika mengusap pipi Nisya


"Tadi kenapa kok tinggalin ayah sama tante?" tannya Nisya masih dengan isak tangis


"Tadi mau beli balon?" kata Tika menunjukan balon ditangannya


"Jagan kayak gitu lagi ya?" kata Nisya memeluk Tika


"Tika?!!" teriak Vano memeluk Tika yang masih berada dipelukan Nisya


"Aduh ayah, tante aku ngak bisa nafas" kata Tika mencoba melepaskan pelukan


"Maaf" kata Nisya


"Kamu kemana aja? Kan udah ayah bilang kalau mau pergi bilang dulu sama ayah jangan pergi gitu aja?!!" kata Vano tegas


"Maaf ayah, tadi mau beli balon" kata Tika menunduk


"Huftm..yaudah tapi jangan dilulangin lagi ya?" tannya Vano membelai kepala Tika


"Iya" kata Tika memeluk Vano


"Tika beli tadi sama siapa?" tannya Nisya berdiri dan menghapus air mata


"Sama tante Nita" kata Tika menunjuk Nita yang masih berdiri dan memperhatikan dari tadi


"Nita?!!" kata Nisya terkejut


"Kenapa? Cantik ya gue?" tannya Nita PD


"Cantik pala lu peang?! Gue nyariin samapi muter muter!! Dingin, capek! Elo malah ngak ngasih tau gue kalau Tika lagi sama elo?! Ya Allah Nit gue samapi kotor berantakan kayak gini loh?" kata Nisya kesal dan emosi


"Sabar dong ?- " kata Nita terpotong dengan perkataan Nisya


"Elo bilang sabar hah? Gue muterin pasar malam! Lo bilang sabar hah?!" kata Nisya tambah emosi


"Tante jangan marah marah?" kata Tika menatap Nisya


"Nah itu bener Tika jangan marah marah, malu noh diliatin" kata Nita melihat sekeliling


"Huft....." Nisya menghela Nafas


"Ya udah sekarang pulang !!" kata Vano memotong perdebatan


"Ih...kok pulang sih? Gue kan masih mau main? Baru sebentar doang" kata Nita cemberut


"Enak bener elo ngomong sebentar hah?! Gue nyariin Tika taunya sama elo ampek kringetan kayak gini? Elo juga pasti udah naikin semua wahana disini kan!?" tannya Nisya emosi


"Iya juga sih, hampir semua?" kata Nita melihat wahana disekitar


"Nita!!" kata Nisya emosi


"Wih...sabar PMS lo?" tannya Nita


"Iya" kata Nisya ketus


"Udah ngak usah banyak debat, udah malam pulang, besuk juga ada kelas saya jangan lupa?" kata Vano menyela perdebatan


"Iya pak " kata Nisya dan Nita


"Ini pakai ini, eli biasanya elergi kalu dinggin apalagi elo abis keringetan?!" kata Nita memberika jaket yang samapi lutut (flight jacket)

__ADS_1


"Hem.." kata Nisya memakai jaket


"Yaudah ayo pulang" kata Vano mengendong Tika yang sudah agak mengantuk karena capek diajak Nita menaiki semua wahana. Setelah Vano berjalan Nisya dan Nita mengikuti di belakang


"Saya akan mengantar kalain terlebih dahulu?" kata Vano saat berada dijalan


"Iya pak" kata Nisya dan Nita kompak dijok belakang, sedangkan Tika ia tidur di jok deoan samping Vano


"Hem..." gumam Nisya memeluk Nita


"Tumbuen lo peluk peluk gue" tannya Nita heran denagn kelakuan aneh Nisya


"Ih jangan gerak gerak capek, ngantuk?" kata Nisya memendamkan kepala dicekung leher Nita


"Ih geli ih" kata Nita mendorong kepala Nisya


"Elo mah gitu?" kata Nisya menjauh dari Nita dan menyenderkan kepala di senderan kursi


"Iya iya sini" kata Nita memeluk Nisya


"Hem..." gamam Nisay memeluk Nita. Sedangkan Vano dedepan sekali kali melirik kebelakang dan melihat kelakuan mereka membuat ia hanya geleng geleng kepala


"Ini sudah samapi?" kata Vano menyadarkan Nita dan Nisya


"Lho bapak kok udah tau? Kan saya belum ngasih tau?" tannya Nita heran


"Perhitungan banget lo? " kata Nisya menoyor kepala Nita


"Saya sudah pernah nganterin Nisya kesini" kata Vano menjawab


"Oh..." kata Nita singkat


"Kalau begitu saya permisi, pak, Terima Kasih" kata Nita membuka pintu


"Saya juga, Terima kasih" kata Nisya turun


"Udah ayuk masuk?" ajak Nita mengandeng Nisya


"Hem..." jawab Nisya dengan gumaman


"Sana mandi?" kata Nita saat sudah di kamar kos


"Ngak mau?" kata Nisya masuk kedalam dan duduk disofa


"Jorok, elo kotor kayak giti tau? Kecut lagi?" suruh Nita menarik tangan Nisya


"Iya gue mandi ambilin baju gue" kata Nisya


"Manja bener lo?" kata Nita mengambil piyama tidur Nisya


"Nih, udah sono mandi?" kata Nita memberi piyama Tidur


"Hem..." kata Nisya menerima dan berjalan menuju kamar mandi


"Pakai air anget jangan dingin?" kata Nita saat Nisya didepan pintu kamar mandi


"Iya cerewet" kata Nisya menutup pintu.


"Jangan lupa shalat isya dulu?" perintah Nita saat Nisya keluar kamar mandi


"Iya gue juga udah wudu, cerewet banget deh lo?" kata Nisay mengambil mukenah


"Elo udah shalat ?" tannya Nisya saat memakai jilbab mukenah


"Udah tadu sebelum ke pasar malam" kata Nita memainkan hpnya


"Yaudah gue sendiri" kata Nisya dan memposisikan diri menghadap kiblat dan melaksanakan shalat

__ADS_1


"Geser Nit" kata Nisya menyuruh Nita bergeser


"Hmm..." kata Nita bergeser.


Kini mereka tertidur pulas namun saat tengah malam Nisya terbangun karena merasa dingin padahal suasananya sedang panas


"Nit" kat Nisya menguncang tubuh Nita yang tidur pulas


"Hemm?" tannya Nita engan membuka mata


"Matiin AC nya dingin?!" kata Nisya


"Udah" kata Nita mematikan AC


"Ah...hidupin lagi nit?" perintah Nisya


"Udah" kata Nita menurut


"Ah...badan gue rasanya ngak enak banget, gatel lagi?" kat Nisya berguling guling di kasur


"Nis elo kenapa sih?" tannya Nita karena terusik oleh kegiatan Nisya


"Badan gue ngak enak banget sumpah" kata Nisya mwnguling guling lagi


"Udah ih, tidur gih" kata Nita memeluk Nisya


"Hemm.." kata Nisya nyaman dan tertidur dengan berpelukan pada Nita


"Nis bangun pagi shalat tahajut terus nanti subuh, enatr tidur lagi" kata Nita menguncang tubuh Nisya


"Iya" kata Nisya bangun. Setelah itu mereka sholat tahajut saat sudah azan subuh mereka juga shalat subuh. Setelah shalat mereka terridur lagi karena capek. Apalagi Nisya yang malam malam sudah mencari Tika hingga capek


"Nis bangun udah pagi...." kata Nita menguncang tubuh Nisya


"Gue ngak mau kekampus capek gue" kata Nisya meringkuk di kasur


"Kenapa sih elo kok tumben?" kata Nita heran


"Pantesan dari tadi malem gangu geu tidur?" kata Nita saat melihat tangan Nisya yang bentol bentol namun tak terlalu besar akibat alergi dingin


"Iya udah sana berangkat sendiri" kata Nisya hendak tidur


"Minum obat lu dulu nanti tambah parah?" perintah Nita mencari obat alergi Nisya


"Terserah" kata Nisya duduk


"Ini obat lo kemana sih?" tannya Nita mencari cari


"Laci meja belajar" kata Nisya


"Yau dah gue berangkat, jangan hidupin AC dulu, sama pegang atau apa yang dingin dingin" perintah Nita sebeum pergi dari kos


"Iya" kata Nisya singkat mulai tertidur


Setelah beberapa saat Nisya tertidur kembali, sedangkan Nita ia sudah samapi di kampus namun saat di depan pintu kelas ada yang memangilnya


"Hei... Nit, Nisya mana?" tannya Arka saat di samping Nita


"Waalaikumsalam" kata Nita


"Asalamualaikum" kata Arka denagn cengir kuda


"Nita sakit, biasa alergi muncul lagi" kata Nita masuk kelas


"Oh..." kata Arka karena sudah tau kalau Nisya punya alergi dingin


"Udah elo duduk, bentar lagi masuk" kata Nita duduk, dan tanpa dibalas oleh Arka namun ia duduk.

__ADS_1


Hai semua yang punya alergi dingin hati hati ya kalau ketemu sama yang berbaur denagn rasa dingin๐Ÿ˜….


__ADS_2