
✌✌✌ Selamat Membaca ✌✌✌
Kini Nisya, Nita dan Tika sedang duduk di lantai bermain lightstick milik Nisya. Nisya suka dengan kpop dia fans boyband EXO dan girl grup Itzy. Sedangkan Nita ia tak terlalu suka ia hanya suka dengan lagu dan tema girlgrup Itzy. Saat asyik bermain tiba tiba ada yang mengetuk pintu
'Tok…. Tok…. Tok' suara ketukan pintu
"Tu ada yang ketuk pintu buka gih?" perintah Nita
"Iya" kata Nisya berjalan menuju pintu dan membukanya
"Iya ada apa?" tannya Nisya yang tak tau kalau yang bertamu ia lah Vano
"Mau antar ini?" kata Vano memberi sebuah tas dengan wajah datarnya
"Eh Pak Vano?" kata Nisya agak terkejut
"Ini" kata Vano lagi dan ekspresi sama
"Iya pak makasih" kata Nisya menerima
"Ini juga tadi titipan Nita" kata Vano memberi bungkus kresek makanan
"Makasih pak, maaf ngerepotin?" kata Nisya sungkan
"Tidak papa. Kalau begitu saya permisi" kata Vano
"Nggak masuk dulu pak?" tanya Nisya
"Emang boleh? Ini kos putri?" tannya Vano
"Boleh lah pak asal pintu dibuka, didalam juga ada Nita sama Tika" kata Nisya menjelaskan
"Kalau begitu mampir gak papa kan?" tannya Vano
"Silahkan " kata Nisya membuka pintu lebar
Kini Vano masuk kedalam kamar kosan saat di dalam Vano berjalan menuju Tika berada. Vano hanya mengenakan baju casual.
"Ayaha?!" triak Tika saat melihat Vano
"Ya?" kata Vano
"Ayah kesini? " tannya Tika senang
"Iya tapi cuman sebentar nanti ayah pulang" kata Vano menjawab
"Iya gak papa aku mau main disini aja sama tante Nita terus tante cantik!!" kata Tika semangat
"Terus itu apa ? Punya siapa?" tannya Vani menunjuk lightstick Nisya yang dipegang Tika
"Ini senter, punnya tante cantik" kata Tika melambaikan lightstick Nisya
"Eh itu bukan senter tapi lightstick " kata Nisya dari dapur membawa minuman dan cemilan
"Gak papa lah Nis lebih bagus jadi senter kalau mati lampu nanti" kata Nita menimpali
"Enak aja kalau ngomong!" kata Nisya menurunkan nampannya di meja kecil tempat duduk mereka
"Di minum pak" kata Nita mengambil minumannya
"Iya" kata Vano datar
"Kok elo yang nawarin? Kan gue yang buat?" tannya Nisya asal
"Orang cuman minuman" kata Nita santi
"Terserah elo " kata Nisya. Ngomong ngomong tadi Nisya, Nita dan Tika udah sholat Magrib ya.
Saat sedang mengobrol tiba tiba lightstick Nisya nyata dengan kelap kelip cepat karena dimainkan oleh Tika
"Aduh lightstick gue?" kata Nisya meratapi nasib lightstick yang dimainkan secara abstrut oleh Tika
__ADS_1
"Udah ikhlasin" kata Nita dengan menahan tawanya
"Mulut Lo" kata Nisya kesal
"Tante nanti ini aku bawa pulang ya?" tannya Tika
"Iya bawa aja, tante Nisya juga masih ada" kata Nita mengompori
"Tante Cantik masih punya ? Mau aku juga mau liat?" kata Tika
"Aduh..tante gak punya lagi itu saja ya? Nanti kalau di bawa pulang jangan sampai rusak ya?" kata Nisya menghindari lightstick keduanya
"Ok tante" kata Tika menurut
"Saya pamit sudah malam" kata Vano berdiri
"Iya pak" kata Nisya dan Nita
"Dada ayah?" kata Tika melambaikan tangan
"Sini pak saya antar" kata Nisya dan dianguki Vano
Setelah Vano pulang Nisya kembali kedalam dan mengunci dan menutup jendela kamar kos.
"Nis ngelukis ya? Latihan sekalian mau buat tema apa" kata Nita saat Nisya duduk di sebelah Tika
"Iya tapi sholat isya dulu" kata Nisya
"Yaudah ayo" ajak Nita. Dan dianggurin Nisya
Mereka sholat bersama di dalam Tika juga ikut shalat. Saat sudah selesai mereka melukis
"Tika maungak melukis? "Tannya Nisya
" mau!!"kata Tika semangat
"Yaudah ayo sini" ajak Nisya menuju Nita yang mempersiapkan alat lukisnya di karpet
"Udah nih" tunjuk Nita
"Yaudah kita ngelukis, Tika juga ngelukis ok?" kata Nisya
"Kalau belepotan gimana catnya? Kena baju gimana?" tanya Nita
"Tadi Pak Vano bawa baju 3 nanti buat ganti!" kata Nisya
"Yaudah terserah aja" kata Nita
"Oh ya mau ngelukis apa tema besuk?" tannya Nita memegangi kuasnya
"Mau gambar geduk kuliah kita" kata Nisya mengambil kuas
"Lha gue apa ya?" tanya Nita dengan menaruh kuas di dagu
"Taman aja kan bagus" kata Nisya mencoba melukis
"Ide bagus tu?!" kata Nita memulas kuasnya
"Wah tante cantik sama Tante Nita pinter ngelukis?" kata Tika kagum dengan lukisan Nisya dan Nita
"Punya Toak juga bagus kok?" kata Nita melihat lukisan Tika yang corat coret tak beraturan .
"Emang bagus ya?" tannya Tika lagi
"Bagus banget kok" kata Nisya menimpali. Mereka melanjutkan melukisnya hingga pukul 20. 30. Karena sudah malam Tika sudah merasa mengantuk
"Tante Tika ngantuk?!" kata Tika meletakan kuasnya
"Yaudah sini ganti baju sama cuci kaki tangan" kata Nita mengajak Tika
"Lo gantiin baju nya gue buatin susu" kata Nisya beranjak berdiri
__ADS_1
"Terus yang beresin ini siapa?" tannya Nita melihat kuas kuas yang berserakan
"Iya elo gue entar tidurun Tika elo beresin" kata Nisya menuju dapur
"Enak amat hidupnya " kata Nita gumaman
"Yaudah yuk cuci kaki tangan dulu" jaka Nita menggendong Tika
"Siap tante" kata Tika menurut. Setelah selesai mencuci kaki tangan dan ganti baju Nita keluar kamar mandi
"Sini susunya udah jadi?" kata Nisya yang duduk di kasur
"Iya" kata Nita
"Elo beresin gih tu" kata Nisya menunjuk tempat melukis
"Iya jangan bawel" kata Nita menurunkan Tika
"Sini bobo " ajak Nisya dengan tertidur. Dan di dekati oleh Tika
"Susunya mana tante?" tannya Tika saat sudah tidur di samping Nisya
"Ini ?langsung tidur ya?" kata Nisya memberi susu
"Iya tante " kata Tika menerima dan minum susu dengan tidur miring karen aia masih menggunakan dot. Karena Nisya yang mengantuk jadi ia ikut tertidur. Nita juga ikut tertidur.
Sedangkan Vano setelah dari kosan Nisya ia menuju cafe tempat ia dan almarhumah istrinya dulu suka berdua dan dinner. Saat disana ternyata ada Brian yang sedang meminum kopi
"Woi? Sendiri aja?" kata Vano menghampiri Brian
"Kalau nhak sendiri mau sama siapa?" kata Barian menyeruput kopinya
"Pacar gitu" kata Vano duduk di depan Brian
"Gue jomblo" kata Brian menatap Vano
"Iya serah aja" kata Vano memesan kopi
"Dari mana lo? Tumben?" tannya Brian
"Dari nganterin susu Tika" kata Vano mengeluarkan ho nya
"Emang Tika dimana?" tanya Brian menatap Vano
"Di rumah Nisya" kata Vano memainkan hp nya
"Di rumah tante cantik itu?" tannya Brian
"Iya" jawab Vano singkat
"Kayaknya Tika makin suka sama Tante cantik itu" kata Brian memainkan cangkir kopi
"Iya" kata Vano singkat karena fokus pada gamenya. Saat mereka mengobrol pelayan mengantarkan pesanan Vano
"Eman yang namya tante cantik tadi udah umur sekitar 30an gitu kok seneng banget sama anak anak?" tannya brian
"Nggak dia masih muda di mahasiswi gue yang bentar lagi mau koas
" wih berarti masih muda dong? Tannya Brian terkejut
"Iya lah" kata Vano singkat.
"Ter-" kata Brian terpotong karena ada seseorang yang menghampiri meja merek
"Hai maaf mengganggu tidak kalau saya gabung?" tanya Wanita yang menghampiri meja Vano dan Brian
......................
...**************...
Hai aku up lagi. Like nya yang banyak ya? biar authornya tambah semangat 😘😘 . Macih😙😙😘
__ADS_1