Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku

Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku
.....


__ADS_3

😚 Selamat membaca 😚


"Hai kalau gabung ganggu enggak?" tannya Wanita cantik yang menghampiri Brian dan VanoĀ 


"Nona sita?" kata Brian terkejut sedangkan Vano tetap dengan wajah datarnya


"Boleh gabung?" tannya Sita lagi


"Silahkan " kata Brian melirik Vano


"Hem" kata Vano yang melihat lirikan Vano


Sita adalah anak dari pengusaha sukses juga tapi ia lebih memilih bekerja di perusahaan Vano menjadi sekretarisnya karena ia ingin menjadi nyonya albian.Ā 


"Ada apa nona?" tannya Brian memulai percakapanĀ 


"Tidak usah formal formal kita di luar kantor" kata sita manja


"Ya" jawab Brian singkatĀ 


"Oh ya? Kalian sedang apa?" tannya Sita melihat buku menu


"Tidak ada hanya mengobrol!" kata Vano menyimpan hp nya


"Kalian tidak pesan makanan?" tannya Sita mendongakkan kepala dan melirik Vano dan Brian bergantian


"Tidak usah tadi sudah makan " kata Brian


"Oh, kalau kamu sudah?" tannya Sita melirik Vano


"Sudah" kata Vano singkat


"Yaudah aku juga pesen kopi cappucino aja" kata Sita menutup buku menu. Setelah itu ia memanggil pelayan dan memesan minuman. (Aku bingung mau buat gimana cara bicara Sita sama Vano kalau pake "lo" "gue" gak ver gitu kurang menarik +kurang manjašŸ˜‚)


Mereka mengobrol bersama Vano dan Brian merasa risih dengan kedatangan Sita


"Ini sudah malam kalau begitu saya permisi" kata Vano berdiri


"Aku bisa ikut gak? Mobil aku mogok?" kata Sita berdiri


"Tidak bisa. Minta tolong Brian saja saya buru buru" kata Vano dengan pergi menuju pintu


"Mari nona?" ajak Brian berdiri saat Vano keluar cafe


"Tidak usah saya mau hubungi spir saya saja" kata Sita jutek


"Tapi ini sudah malam mungkin bahaya diluar sana?" kata Brian lagi


"Tidak perlu!!" kata Sita jutek dan keluar dari cafe


"Dasar perempuan, jijik gue kalau kayak gini mulu" kata Brian berjalan keluar cafe


Brian kembali ke apartemennya. Sita juga kembali ke rumahnya menggunakan mobilnya karena ia bohong bahwa mobilnya mogok. Sedangkan Vano ia juga kembali ke rumahnya.Ā 


Malam hari yang gelap namun masih diterangi dengan cahaya bulan yang indah kini berganti dengan matahari namun matahari masih malu untuk menampakkan wujudnya karenaĀ  masih jam 4. 30. Suara adzan subuh membangun kan Nisya yang sedang tertidur pulas


"Nit udah subuh bangun" kata Nisya menguncang tubuh Nita


"Hem" gumam nita dan tertidur lagi


"Woi, Nit bangun ini udah subuh " kata Nisya lagi dan lebih kencang mengguncang tubuh Nita


"Iya elo bawel banget deh?" kata Nita dan bangunĀ 


"Tuh Tika bangunin sekalian " kata Nita dengan berjalan ke arah kamar mandiĀ 


"Iya " kata Nisya dan membangunkan Tika

__ADS_1


"Tika bangun yuk?" kata Nisya lembut dan mengusap kepala Tika


"Hem.." gumam Tika dengan Tidur


"Bangun dong" kata Nisya lagi


"Hem" gumam tika lagi


"Kalau gak bangun tante cium ni?" kata Nisya


"Tante" rengek Tika dan berbalik membelakangi Nisya


'Cup…. Cup…. Cup…. Cup…. Cup….'


Cium Nisya di seluruh wajah Tika dan membuat Tika bangun


"Ih tante iya iya Tika bangun ih" kata Tika merengek rengek


"Nah gitu dong " kata Nisya tersenyum


"Tante Nita kemana" tanya Tika dengan duduk


"Lagi ke kamar mandi" kata Nisya membereskanĀ  selimut


"Tu udah kalian buruan wudhu terus sholat" kata Nita keluar dari kamar mandi


"Iya " kata NisyaĀ 


"Tika ayo wudhu terus sholat ya?" kata Nisya menggendong Tika


"Iya tante" kata Tika mengalungkan tangannya di leher Nisya. Setelah wudhu Nisya dan Tika sholat bersama Nita. Setelah sholat Nisya mengajari Tika mengaji. Karena sudah pagi Nita pergi untuk mandi


"Nis gue dulu ya yang mandi?" kata Nita berdiri


"Iya terserah aja" kata Nisya


"Yaudah gue mandi dulu" kata Nita mengambil pakaiannya dan pergi ke kamar mandiĀ 


"Iya tante" kata Tika memainkan mainannya


"Yudah diem tante mau beresin kamar " kata Nisya mulai menyapu dan membereskan mainan dan cat cat yang tumpah saat melukis. Saat sudah selesai ia menghampiri Tika yang masih bermain.Ā 


"Nis udah selesai, giliran elu" kata Nita keluar dari kamar mandi


"Iya" kata NisyaĀ 


"Tika mandi yuk?" ajak Nisya


"Gak mau masih dingin nanti aja!!" kata Tika masih dengan mainannya


"Kalau gak mau berarti nanti nggak boleh main kesini lagi?" kata Nisya mengambil pakaian nya dan pakaian Tika


"Iya deh mandi" kata Tika menghampiri Nisya


"Yaudah ayuk" ajak Nisya menggendong TikaĀ 


Saat Nisya dan Tika mandi ada yang mengetuk pintu


'Tok…. Tok…. Tok…. Tok'


"Iya sebentar" teriak Nita dari dalam


'Tok…. Tok…. Tok…. Tok…'


"Iya iya ngak sabaran baget sih?! Udah tamu pagi pagi?! Nggak sabar" teriak Nita di balik pintu. Kemudian membukanya


"Eh? Pak Vano? Maaf pak tadi kelepasan" kata Nita dengan senyum yang memperlihatkan gigi putihnya

__ADS_1


"Tidak papa? Dimana Tika?" tannya Vano


"Masih mandi pak? Bapak tunggu dulu saja?" pinta Nita


"Saya tunggu disini saja" kata Vano duduk di kursi dekat pintu


"Iya pak tunggu sebentar" kata Nita masuk kedalam


"Nis diluar ada Pak Vano nunggu Tika" kata Nita saat melihat Nisya keluar bersama Tika


"Hah? Sepagi ini?" tannya Nisya melihat jam dinding yang menunjukan pukul 7. 36


"Nggak tau lah gue" kata Nita


"Yaudah yuk keluar Tika juga udah gue sisirin" kata Nisya melirik Tika


"Ayuk" ajak Nita keluar


"Maaf pak kalau lama?" kata Nisya saat keluar dari kamar dan melihat Vano sedang memainkan hp nya


"Tidak papa" kata Vano singkat dengan berdiri dan menyimpan hpnya


"Mau jemput Tika pak?" tannya nita


"Iya " kata Vano singkatĀ 


"Ya Sudah pak saya ambilkan barang barang Tika dulu" kata Nisya menurunkan Tika dan berjalan masuk kedalamĀ 


"Tante senternya kemarin juga ya?" teriak Tika di luar


"Iya " jawab Nisya dengan teriakan juga


Nisya sedang membereskan barang barang Tika tak lupa juga ia mengambil lightstick nya yang akan diminta Tika


"Nasip - nasip lightstick yang paling berharga" kata Nisya mencium lightsticknya. Setelah selesai membereskan ia keluar dari kamarnya


"Ini" kata Nisya menyerahkan tas Tika saat sudah keluar kamar


"Makasih kalau begitu saya permisi" kata Vano mengandeng tangan Tika


"Assalamualaikum" kata Vano dan Tika


"Waalaikumsalam" jawab Nisya dan Nita


Setelah Vano dan Tika pergi Nisya dan Nita masuk kembali


"Nis nanti jam berapa sih?" tannya Nita duduk di sofa


"Kayaknya sekitar jam 9, 10 deh?" kata Nisya mengingat ingat


"Yaudah kita berangkatnya nanti aja jam 9" kata Nita


"Iya terserah aja lah" kata Nisya membuka laptopnya


"Oh ya nis bentar lagi kita ujian terus koas ya?" kata Nita


"Iya emang kenapa?" tannya Nisya


"Engak gue cuman mau tannya sekripsi lo udah?" tannya Nita


"Bentar lagi jadi" kata Nisya.


"Oh" kata Nita singkat


Mereka mengobrol bersama di sana sekali kali mereka juga tertawa karena sudah jam 9 mereka ganti baju dan berangkat


...****************...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hai semua aku kembali šŸ˜†šŸ˜†. Jangan lupa tingalkan jejak. Aku tau lho berapa yang baca novel ini tapi liknye makin kesini makin sedikitšŸ˜žšŸ˜–. Sedih aku. Jangan lupa ya buat likeā¤šŸ‘, komen šŸ’­, and votešŸ™ŒšŸ™ŒšŸ™Œ. Macih😘😘😘😘😘


__ADS_2