
Selamat Membaca 🌹🌹
"Hah? Ayah beli rumah engak kasih tau aku?!" Kata Nisya kaget
"Baru kemarin belinya, karena kamu sakit ini sekalian kita mau tinggal di Jakarta" kata ayah
"Ayah mau tinggal di Jakarta? Seriusan? Wah nanti tinggal di rumah aja!" Kata Nisya yang heboh
"Ada ada aja kamu ya?" Kata Bunda
"He,,, he,, he" Nisya hanya terkekeh
"wah yah, Nita juga dong, dari pada di kosan nanti tinggal dirumah ayah aja ya?" Kata Nita yang ikut nimbrung
"Siapa Lo? Main ikut aja?" Kata Riki
"Apasih Lo? Gue tanya ayah, engak tanya elo" kata Nita
"Iya boleh, sekalian nanti jagain Nisya" kata Ayah mengalah
"Wle,,, boleh kan?" Kata Nita menjuturkan lidah
"Serah Lo" kata Riki
"Kagak ada habisnya" Gumam bang Angga segera duduk disofa
"Tika juga mau tidur sama Bunda!" Kata Tika ikut
"Boleh Nanti tidur sama eyang uti, eyang Kakung" kata Ayah Nisya
"Ngak mau, Mau tidur sama bunda!" Kata Tika mengeleng
"Emang bunda kamu mau?" Kata Riki mengejek bercanda
"Mau kok! Kan bunda sayang sama Tika!" Kata Tika tak kalah
"Masa sih? Nanti kalau nhak mau gimana Hayo?" Kata Angga iku bercanda
__ADS_1
"Ih, om Angga sama om Riki jahat!" Kata Tika
"Ha,,, ha,,,, ha," seketika seluruh ruangan terdengar tawa selain dari Riki, Angga, dan Tika
"Om Riki" kata Nita mengejek
"Pangil kakak aja ya?" Kata Riki pada Tika
"Nhak mau om aja" kata Tika mengeleng
"Anak sapa sih ini" kata Riki bergumam, Angga tak terlalu berkomentar karena sudah malas
"Yaudah deh Bun, Yah? Nita pergi dulu ya?" Kata Nita pamit
"Ohiya, semangat kerjanya" kata bunda dan ayah
"Bang Angga, pamit ya?" Kata Nita
"Iya semangat" kata Angga
"Anak siapa Lo?!" Kata Riki yang tak terima
"Udah udah, jangan triak triak ngak baik" kata bunda
"Nisya tadi udah tidur istirahat?" Tanya ayah
"Capek yah, tidur terus!" Kata Nisya
"Biar cepet sehat atuh?" Kata ayah menyentil jidat Nisya pelan
"Sakit atuh" kata Nisya mengelus jidatnya
"Kamu harus istirahat, kata dokter 2 hari lagi kamu bisa keluar dari rumah sakit" kata Bunda memberi tau
"Iya, Ayah, Bunda ku tercinta" kata Nisya
"Lebay,,, oy,,,lebay" kata Riki dengan agak berteriak
__ADS_1
"Plak,,, kebiasaan triak triak?" Kata Angga dengan memukul lenggan Riki memakai majalah didepannya
"Itu mulut? Apa kaleng rombeng? Cempreng amat?" Kata Nisya iku membalas
"Caleng rombeng" balas Riki
"Udah, sini kakak istirahat, biar Tika bunda jagain?" Kata Bunda Nisya
"Maksih bunda ku" kata Nisya, kemudian menidurkan diri
"Eyang? Bunda kapan pulang?" Tanya Tika pada Bunda Nisya
"Em,,, 2 hari lagi boleh pulang kok kenapa?" Tanya Bunda Nisya
"Di sini bau obat, Tika ngak suka obat" kata Tika memegang hidungnya
"Kalau gitu mau pulang aja?" Tanya ayah Nisya
"Ngak mau, mau sama bunda aja" kata Tika kemudian bermain lagi. Bunda dan Ayah Nisya saling pandang kemudian tersenyum dan menganguk kan kepala
Sekarang sudah jam setengah tingga, dan Vano berencana menjemput Tika. Sekarang di kantor Vano.
Vano masih berkutat dengan dokumen dokumen, dan berkas berkas kantor yang menumpuk, hingga ia menemukan sebuah foto Syila dan dalam lacinya
"Kamu salah faham selama ini, dan maaf aku mengabaikanmu?" Kata Vano memegang foto dan memasukkannya pada laci mejanya kemabali
"Udah lah, aku jemput Tika aja" kata Vano beranjak pergi keluar ruangan dan melajutkan mobilnya menuju rumah sakit Nisya
Vano memasuki ruangan dimana Nisya dirawat
"Assalamualaikum?"
"Waalaikumsalam!"
...Maaf bila sedikit, karena ini mengisi kekosongan kegiatan aku, nanti malam akan lebih panjang karena waktunya lebih banyak, Jandi jangan lupa tinggalin jejak dan bersabar nungguin up nya...
...bye,,,, bye,,,,,...
__ADS_1