Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku

Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku
HIKS.... HIKS.... HIKS


__ADS_3

🐧🐻 Happy reading, I hope you like it 🐻🐧


Bugh,,,, 


"Siapa Lo?"tanya premana 2


"Jangan banyak omong Lo apain dia?"tannya Vano marah 


"Cih,,,, pahlawan kesiangan"kata preman 1 dan memukul Vano 


'bugh,,,,


'bugh,,,, 


'krek,,,,


'bugh,,,,


"Argh,,,,,


2 preman dipukuli oleh Vano hingga semua babak belur dan tak bisa berkutik


"Pergi?"teriak Vano 


"I-ya"balas preman 1 dan 2 kemudian pergi. Vano mendekati Nisya yang tertunduk di jalan dengan Isak tangis


"Kamu gak papa?"tanya Vano berjongkok di depan Nisya 


"Hiks…. Hiks…. Hiks "tangis Nisya pecah dan memeluk Vano dengan erat


"Udah mereka udah pergi kok?" Kata vano mengelus kepala dan punggung Nisya 


"Mereka?"kata Nisya dengan tangis


"Dia gak ngapa ngapain kamu kok, sudah ayo saya antar pulang?"kata vano menggendong Nisya ala bridal style


"Saya bisa jalan  sendiri "kata Nisya agak terbata


"Sudah tidak papa?"kata vano tetap menggendong Nisya hingga di samping  mobil dan menurunkan di samping pintu mobil depan


"Pakai ini ?"kata vano dengan menurunkan Nisya dan melepas jaket yang ia pakai


"Tapi itu punya bapak?"kata Nisya menolak


"Baju sama rok kamu sobek ?, Pakai ini aja?"kata vano memakaikan jaket ke Nisya 


"Makasih?"kata Nisya tersenyum dan dibalas Vano dengan mengacak rambut Nisya 


"Sudah ayo saya antar kamu pulang?"kata vano membuka pintu


"Iya"balas Nisya masuk kedalam mobil. Kemudian Vano mengitari mobil untuk masuk kedalam mobil dan duduk disamping Nisya, tempat pengemudi


"Bapak tau dari mana saya disini?"tannya Nisya saat mobil melaju 


"Tadi…"


Flashback on⏳


Setelah beberapa saat Nisya pergi dari rumah Vano. Vano keluar dari ruang kerja dan menuju ruang keluarga


"Mbk Nisya sudah pulang?"tannya Vano 


"Non Nisya baru saja pulang tuan, tadi saya suruh pakai sopir tidak mau, jadi non Nisya cuman sendiri"jawab Mbk Suti


"Yaudah Mbk!"kata Vano dan berjalan keluar rumah


"Kayaknya dia udah pulang? Ya Udah lah semoga gak kenapa Napa?"kata Vano saat di luar rumah 

__ADS_1


"Gue ke kamar aja lah?"kata vano dan berjalan masuk ke kamar


Saat sampai kamar ia tetap merasa gelisah


"Gue gak tenang nih?"kata vano saat sampai di dalam kamar


"Coba lah gue samperin ke kosannya sudah sampai blm?'kata Vano mengambil jaket dan hp nya


Saat sampai di depan pintu rumah hp nya berbunyi


"Lha ini dia nelpon? Kenapa ya?"kata vano memanfang hp nya dan mengangkatnya


"Hallo?"kata vano namun tiba tiba wajahnya berubah panik saat mendengar Nisya minta tolong dan preman yang ada bersama Nisya dan telpon tiba tiba terputus


"Apa dia kesasar terus ketemu preman?"kata vano yang panik


"Gue melacak tenoatnya aja!"katanya dengan mengotak Atik hpnya. Setelah menemukan lokasi Nisya ia segera menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi


Saat sampai ia masih mencari hingga tatapannya tertuju pada sosok wanita yang menangis dan 2 preman di dekatnya. Vano segera melangkahkan kakinya mendekati Nisya dan 


Bugh,,,, 


Flashback off ⌛


"Maaf saya ngerepotin bapak?"kata nisya menunduk 


"Sudah tidak papa yang penting kamu juga baik baik aja kan?"kata vano .


"Ngak papa sih pak, cuman di bahu agak lecet, kaki sama tangan juga ada, sama pipi perih"jawab Nisya


"Nanti sampai rumah suruh nita aja buat ngobatin, kalo saya gak enak?"kata Vano


"Iya pak, saya juga makasih mau selamatkan saya?"kata Nisya menatap Vano


"Iya sama sama!"balas Vano dengan menatap dan tersenyum pada Nisya 


"Saya antar sampai dalamnya?"kata vano mencopot step belt


"Tidak usah pak?"kata Nisya menolak


"Udah gak papa!"kata Vano keluar mobil dan membuka pintu tempat Nisya 


"Ayo?'kata Vano membuka pintu


"Iya "kata Nisya menurut dan keluar mobil saat beberapa langkah Nisya hampir terjatuh


"Aduh?"kata Nisya yang hampir terjatuh


"Kamu gak papa?"tannya Vano menangkap Nisya 


"Ngak papa kok pak cuman ini kaki agak sakit"jata Nisya yang mencoba berdiri


"Yaudah sini saya bantu?"kata Vano dan menggandeng tangan Nisya


"Makasih pak"kata Nisya tersenyum dan diangguki Vano


'tok,,,, tok,,,, tok' suara ketukan pintu namun tak kunjung dibuka 


"Kenapa sepi? Apa Nita tidak disini?"tannya Vano


"Mungkin tidur pak?"kata Nisya dan mencoba mengetuk pintu


"Kamu gak bawa kunci cadangan?"tannya Vano 


"Nggak pak?"kata Nisya


"Sebentar pak saya coba lagi?"kata Nisya dan menarik nafas

__ADS_1


"Kamu kenapa?'tanya Vano namun tiba tiba  


"Nita woi?! Woi i am coming woi, Nita Lo dimana? Assalamualaikum, woi Nita?" Teriak Nisya sekali tarikan nafas


"Astaga Nis? Ini udah malam?!"kata vano kaget dengan kelakuan Nisya 


"Hehe…. Gak papa kok pak biasanya juga kedap suara kamar kamar disini?"kata Nisya dengan senyum yang menampakan gigi putihnya, dan dibalas gelengan kepala Vano 


"Ini anak kemana?"kata Nisya 


"Coba kamu teriak lagi?"kata vano dan dituruti Nisya 


"Nit, aku pulang, assalamualaikum, Nita gue pulang dimana Lo? Nit Lo di dalem nggak sih?'kata Nisya yang mulai kesal dan mengetuk pintu berkali kali 


"Sut…. Iya gue denger?!"balas teriakan dari dalam 


"Makanya buruan buka?"triak Nisya membalas. Sedangkan Vano hanya tersenyum dan geleng geleng kepala


"Sabar kenapa gue baru dari kamar mandi?"kata Nita saat Keluar dari dalam


"Lho ada pak Vano? Terus itu kenapa rok sama baju Lo sobek? Wah diapain ni sama pak Vano?'kata Nita saat melihat keadaan 


"Bukan …."kata vano terhenti karena perkataan Nisya 


"Istighfar jangan asal nuduh orang?!"kata Nisya menyentil jidat Nita 


"Lha terus kenapa?"tannya Nita


"Tadi gue di cegat preman tapi di tolongin sama pak Vano!"jawab Nisya 


"Oh, maaf pak saya panik"kata Nita meminta maaf 


"Iya tidak papa saya pamit karena sudah malam, tolong juga luka Nisya diobati segera takutnya infeksi?"kata vano sebum pamit


"Sia pak!" kata Nisya memberi hormat


"Ya sudah assalamualaikum?"kata vano 


"Waalaikumsalam"balas Nisya dan Nita, kemudian Vano pulang kembali ke rumahnya sedangkan Nisya ia dibantu Nita untuk masuk kedalam rumah


Nisya di bantu Nita membersihkan luka dan mengobati nya. Setelah selesai mereka langsung tertidur karena sudah malam dan besok adalah hari Minggu walau begitu mereka tetap melakukan koas


Saat subuh subuh Nisya terbangun namun tertidur lagi namun


"Hiks…. Hiks…. Hiks…"suara tangisan 


"Nis Lo kenapa sih pagi pagi begini?"yannya Nita yang masih tertidur


"Hiks…. Hiks…. Hiks…. Hiks"kini terdengar Isak tangis yang amat dalam 


"Nisy Lo kenapa?"tannya Nita dengan duduk namun tak menatap Nisya 


"Hiks…. Saya harus apa?"kini terdengar suara Nisya yang masih mengais dalam keadaan tidur 


"Nisya Lo Kemana sih? Jangan bikin panik?"tannya Nita yang mulai sadar


"Hiks… hiks"tangis Nisya dengan sesegukan


"Nis, nis Lo kenapa? Hai? Nis? Istighfar nis?"kata Nita mengguncang tubuh Nisya 


"Aaaaaaa...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...sorry today and yesterday was only able to up 1 chapter, today there is a troublesome task. Thanks 😘...


***** Jangan lupa like, komen, vote dan bintang 5

__ADS_1


__ADS_2