Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku

Ibu Untuk Anakku Dan Istri Untuk Diriku
RUMAH BARU,,,,,,,,


__ADS_3

Selamat Membaca 🌹🌹


"Bagaimana jawaban kamu soal kemarin itu?" Tanya Vano memegang tangan Nisya


"Eh?" Kata Nisya kaget dan menarik tangannya dari genggaman Vano


"Maaf kalau saya maksa kamu untuk jawab lagi?" Kata Vano menarik tangannya


"Bukan gitu kok pak? Harusnya saya yang minta maaf?!" Kata Nisya yang tak enak


"Kenaoa kamu? Kan saya yang selalu tanya jawab an itu?x kata Vano


"Iya bapak bener, tapi saya harusnya juga minta maaf karena belum jawab sampai sekarang, dan hari ini saya jawab pak?!" Kata Nisya menatap Vano serius


"Lalu jawaban kamu apa?" Tanya Vano yang tak kalau serius


"Saya terima, saya juga sudah bicara dengan orang tua saya, katanya mereka menghargai keputusan saya nanti, dan ini keputusan saya, menerima pak Vano" kata Nisya menunduk malu


"Makasih" kata Vano dengan senyum kecil dibibirnya


"Iya pak" kata Nisya mengangukan kepala


"Mau balik ke kamar? Atau mau disini?" Tanya Vano


"Di sini aja, bintang nya juga masih banyak" kata Nisya mendogakan kepala nya lagi


"Iya cantik" kata Vano ikut melihat keatas. Mereka di taman saling terdiam dan tidak ada topik pembicaraan hanya fokus dengan bintang bintang di atas langgit. Hingga malam semakin larut dan Vano mengajak Nisya kembali ke kamar


"Udah larut? Ke kamar saja?" Kata Vano berdiri dan berada di belakang kursi roda Nisya


"Iya udah dingin juga" kata Nisya menurut. Vano mendorong korsi roda dengan hati hati, setelah sampai di pintu kamar rawat Nisya Vano membuka dan mendorong korsi roda masuk


"Sini saya bantu lagi?" Kata Vano


"Bapak bantuin infus nya aja?" Kata Nisya


"Udah sini dua duanya" kata Vano mengambil infus dan memapah Nisya untuk berbaring di kasur


"Udah sekarang kamu istirahat aja?" Kata Vano setelah menyelimuti Nisya


"Bapak kesini terus Tika nya gimana pak?" Tanya Nisya


"Tika tau kalau saya kesini, mungkin sekarang di udah tidur" kata Vano duduk di kursi samping tempat tidur Nisya


"Makasih pak" kata Nisya


"Untuk?" Tanya Vano


"Bapak udah nemenin saya, bahkan Tika ditinggal?" Kata Nisya


"Sudah tidak apa apa, sekarang kamu istirahat?" Kata Vano

__ADS_1


"Hm" kata Nisya, kemudian mereka tertidur dengan Vano yang tidur dengan duduk disamping Nisya


Sudah lima hari sejak kecelakaan itu Nisya di rumah sakit, dan hari ini adalqh dimana Nisya sudah diizinkan untuk pulang karena kondisi nya yang sudah membaik walau masih harus minum obat dan menjaga kesehatan. Di ruang rawat Nisya sudah ada Bunda, ayah, Nisya ada Nita, dan Vano Tika. Mereka berencana mengantar Nisya pulang


"Kamu udah baik kan?" Tanya bunda Nisya


"Udah Bun, udah sehat kok" kata Nisya tersenyum


"Yudah kita pulang kerumah Ayah, jangan ke kosan dulu" kata Ayah Nisya


"Itu sih, terserah bunda sama ayah aja, aku ngikut" kata Nisya menganguk


"Yudah ayo?" Kata ayah kemudian ia inginm3ngambil tas Nisya


"Biar saya bantu om?" Kata Vano


"Oh? Boleh ini" kata ayah Nisya menyerahkan tasnya ke Vano


"Nanti Nisya naik mobil ayah apa nak Vano?" Tanya ayah Nisya


"Biar Nisya sama pak Vano aja yah, terus Nita sama ayah?" Kata Nita menambahi


"Yudah kalau begitu ayo?" Kata ayah Nisya


Mereka berjalan keluar dari rumah sakit, dan pergi menuju rumah baru ayah Nisya yang belum lama mereka beli, karena rumah yang di beli ayah Nisya agak pingit kota atau jauh dari perkotaan jadi membutuhkan dua sampai dua setengah jam. Kini mereka semua didalam mobil, Nisya satu mobil dengan Vano dan Tika dengan sopir juga, sedangkan ayah, bunda dan Nita satu mobil dengan sopir. Kini ke mobil Vano dan Nisya


Di dalam mobil Nisya, Tika, dan Vano duduk di jok belakang sedangkan di depan hanya pak sopir yang mengendarai mobil


"Kita mau kerumah eyang" kata Nisya


"Jauh ya Bun?" Tanya Tika


"Mungkin nanti sampai 2 jam an" kata Nisya mengetuk dagunya


"Lama,,," kata Tika


"Engak kok, nanti juga cepet sampai" kata Nisya, kemudian mereka mengobrol dan bernyanyi sedangkan Vano ia fokus ke tab nya karena ada pekerjaan kantor


Kita beralih ke mobil yang digunakan orang tua Nisya, bunda dan Nita duduk di jok belakang berdua, sedangkan di depan ada ayah Nisya dengan supir


"Bunda ayah?x kata Nita mengawali


"Ya ada apa?" Tanya bunda


"Ayah sama bunda tau kalau Nisya dilamar kan?" Tanya Nita


"Iya bunda udah cerita sama ayah, dan ayah setuju juga, memang kenapa?" Tanya ayah Nisya


"Bunda tau belum kalau nisya Udah Nerima lamaran itu?" Tanya Nita


"Bunda ngak tau, emang Nisya menerima itu?" Tanya bunda

__ADS_1


"Waktu aku minta ayah sama bunda untuk pulang dan biar aku yang jagain Nisya itu bukan aku tapi pak Vano, terus pak Vano minta jawaban lagi sama Nisya, dan dijawab Nisya iya" kata Nita


"Mungkin Nisya lupa mau cerita" kata ayah


"Iya sih mungkin yah" kata Nita


"Udah jangan di omongin nanti dia nya kerasa lho" kata bunda dan di sambut cengiran Nita dan benar saja Nisya bersin


"Hacuh,, hacuh" Nisya bersin bersin ( aku ngak tau ngetik nya kqlau orang lagi bersinπŸ˜‚)


"Kenapa? Kamu mau flu?" Tanya Vano


"Engak pak, saya baik baik aja kok" kata Nisya mengosok hidungnya


"Terus kenapa bersin bersin?" Tanya Vano


"Mungkin si Nita lagi ngomongin saya" kata Nisya tetap mengosok hidungnya


"Tau dari mana kamu?" Tanya Vano


"Ngakntau sih pak, nebak aja, hehehehe" kata Nisya dengan tawa garing


"Aneh aneh kamu" kata Vano mengeleng kepalanya


"Ngak papa lah" kata Nisya


Mobil terus melaju dengan kecepatan yang normal, hingga mobil memasuki perumahan yang sederhana namun terbilang bagus, di sana masih ada pohon pohon di setiap rumah, udaranya juga masih sangat sejuk karena agak jauh dari polusi udara di perkotaan. Kemudian mobil berhenti di sebuah rumah yang tak terlalu besar namun mungkin mahal, bersih dan sejuk


Vano, Nisya, Tika, Nita dan ayah, bunda Nisya keluar dari mobil dan berdiri di depan rumah ber cat putih dengan pagar warna hitam yang tak terlalu tinggi, rumah itu masih banyak pohon pohon, di teras rumah ada Riki dan abang Nisya yaitu Angga


"Ayo masuk?" Kata ayah membuka gerbang rumah yang tak terlalu tinggi


"Ya" jawab mereka semua


"Welcome Mbk Nisya" kata Riki menyambut


"Assalamualaikum?" Kata mereka semua selain Riki dan Angga


"Waalaikumsalam" jawab Riki dan Angga


"Lah Nisya di sambut gue kagak?" Tanya Nita


"Eh, ogah gue nyambut elo" kata Riki


"Keterlaluan!" Kata Nita


"Sudah ayo?" Ajak ayah masuk rumah terlebih dahulu. Kemudian mereka semua masuk dan duduk di ruang keluar untuk mengobrol bersama


...**Hai semua pembaca tersayang author, makasih udah nungguin setiap bab, maaf juga karena aku akhir akhir ini jarang up. Pokoknya makasih untuk semua pembaca setiaku...


...😘😘I LOVE YOU 😘😘**...

__ADS_1


__ADS_2