Istri Barbar (Alexandria Dan Tiga Serangkai)

Istri Barbar (Alexandria Dan Tiga Serangkai)
Bab 10 Beraksi 2


__ADS_3

Hinggar binggar musik sebuah club malam membuat para pengunjungnya menari mengikuti irama. Lelaki dan wanita bercampur baru menjadi satu. Lampu disco yang berwarna-warni menambah semarak suasana malam itu.


"Wow, ini baru menyenangkan. "


Han lebih dulu melangkah masuk dengan semangat , Jack dan Alex berjalan beriringan dan mencari tempat untuk duduk. Sementara Han menghilang ditelan kerumunan manusia yang tengah asyik berjoget. Alex dan Jack tampak mengamati seluruh ruangan dengan seksama. Karena tidak mudah mengenali target mereka dalam keremangan malam.


"Malam ini aku yang traktir. "


Han tiba-tiba datang membawa lima botol minuman 4lkohol sekaligus dan ia letakkan dimeja. Satu dia ambil dan dia bawa kedalam kerumunan manusia dan turut berjoget di antara mereka. Tentu saja sambil menenggak minuman alkohol itu. Han tampak kesana kemari merangkul wanita dengan pakaian seksi secara bergantian sambil tertawa-tawa senang.


Setengah jam berlalu...


Tubuh Alex menegang saat melihat segerombolan orang berbaju hitam melangkah masuk club. Serta merta dia melihat ke arah Jack yang tengah sibuk dengan ponselnya. Mendadak Alex melakukan pergerakan pindah duduk bersebelahan dengan Jack. Sambil terus memperhatikan orang-orang itu. Langkah mereka terlihat terus mendekat ke arahnya.


"Ada apa, Alex? "


Tentu saja Jack terkejut dengan sikap Alex.


"Alex? "


Jack hendak memutar kepala mengkuti arah pandang Alex, namun urung karena Alex memegang pipi dengan kedua tangannya memberikan tanda untuk tidak menoleh. Namun Jack masih terlihat bingung dan penasaran.


"Apa tar.."


Ucapan Jack terhenti karena Alex secara tiba-tiba men_c1um bibirnya. Alex mendorong tubuh Jack hingga bahunya menyentuh sandaran sofa. Mata Alex terus mengawasi gerombolan orang itu yang terlihat berjalan menaiki tangga menuju sebuah tempat.


Cium4n Alex terlepas karena ada seseorang yang menarik Alex bediri.Han mengambil alih keadaan. Kini Han men_c1um bibir Alex dengan paksa. Alex gelagapan menerima hal itu.


Namun dia segera mendorong tubuh Han.


"Plak"


Satu tamparan mendarat di pipi Han.


"Apa yang kamu lakukan? "


"Bukan cuma Jack yang mau, aku juga mau"


Han tertawa sambill sempoyongan, entah sudah berapa botol minuman dia tenggak malam itu. Kemudian dia meraih tubuh Alex lagi dan menjatuhkan tubuh mereka berdua di sofa.


Sementara itu Jack terlihat gusar dengan keadaan yang baru saja dia alami. Bagaimana tidak sudah beberapa tahun dia tidak merasakan bibir seorang wanita. Tentu saja dia lelaki normal. hasratnya langsung naik karena ulah Alex. Tanpa sadar dia mengambil boto alkohol yang berada di hadapannya. Tentu saja Jack sudah berhenti minum sejak lama. Tepatnya sejak dia bertemu dengan perempuan yang dicintainya.


Han dan Alex terlihat sedang bertengkar disofa lainnya. Tentu saja Han setengah tidak sadar. Jack menutup matanya beberapa saat dan memegangi kepalanya pertanda dia mulai pening.


"Bagus, sekarang kalian berdua mabuk! "


Alex mengomel panjang pendek. Pada kedua rekannya. bagaimana mereka akan melakukannya kan tugas malam ini kalau kedua rekannya sedang mabuk.


"Aku ke toilet dulu! "

__ADS_1


Jack berjalan sempoyongan menapaki lantai club malam yang makin lama makin ramai.


"Kamu yakin bisa sendiri? "


Tentu saja teriakan Alex bagaikan angin lalu. Sementara itu Han masih sibuk meracau dan merangkuli Alex. Tentu saja Alex tidak tinggal diam. Sudah berapa kali tinjunya mampir di tubuh Han. namun Han tetap saja tidak pernah peduli.ingin rasanya Alex menembak kepalanya.


Sudah dipastikan tugas malam ini gagal... Atau tidak?


***


"Waaaa..."


Teriakan Han yang kencang membuat Jack terjaga dari tidurnya.


"Ada apa? "


Jack gelagapan,setengah sadar.


"Apa-apaan kamu, Jack! "


Jack melihat tubuhnya yang hanya berbalut cel4-na d4l4m namun sesaat kemudian dia tersenyum. Kemudian dia mengusap rambut yang sudah kusut sambil menguap.


"Apa? kamu sendiri juga... Haha"


Jack tertawa melihat raut wajah Han yang ilfil.


"Ini pasti kerjaan, Alex! "


"Kerjaan apa? "


Alex tau-tau sudah nongol didepan pintu sambil berkacak pinggang. Jack yang tadinya ingin keluar dari selimut mengurungkan niatnya.


Tidak sopan telanjang didepan seorang wanita bukan?


"Tentu saja ini pasti ulahmu, siapa lagi"


"Terus aku harus apa? "


Sahut Alex dengan ekpresi antara lucu dan kesal. Lucu melihat kedua rekannya tidur dalam keadaan bugil dan kesal karena mengigat kejadian semalam.


Semalam...


Karena Han dan Jack mabuk akhirnya mau tidak mau Alex harus menyudahi kegiatannya malam itu. Tentu saja dengan susah payah dia membawa kedua rekannya yang mabuk keluar club itu. Masih untung mereka tidak ketahuan oleh mafia itu. Kalau ketahuan habislah sudah.


Alex meminta tolong kepada penjaga club yang memiliki tubuh berisi untuk membawa mereka kedalam taxi online. Sepanjang jalan Han meracau. Sementara Jack tidak sadarkan diri. Sampai di apartement, Alex pun meminta kepada security apartemen untuk membantunya membawa kedua rekannya ke dalam kamar. Dan sungguh sial Alex malam itu. Han tiba-tiba muntah dan mengotori bajunya sendiri dan baju Jack.


Tentu saja Alex tidak sudi menganti baju mereka. Dimintanya pengurus apartement untuk mengirim orang untuk mengurus kedua rekannya itu yang tentu saja lelaki.


"Tunggu! "

__ADS_1


Teriak Alex saat melihat petugas ingin mengambil baju dilemari.


"Ya"


"Biarkan saja mereka begitu"


"Hah... " sahut petugas itu keheranan.


"Kamu boleh pergi, terimakasih! "


Sahut Alex sambil memberikan uang tips pada petugas itu.


'Biar tau rasa'


Batin Alex usil.


***


"Nah kan, apa ku bilang"


Han mendengus kesal,setelah selesai mendengarkan cerita Alex.


"Yaa, siapa suruh kalian mabuk, masih untung aku tidak meninggalkan kalian disana"


"Kamu bicara seolah kamu dewi penolong, menyebalkan"


"Memang."


"Dasar tukang pamer"


"Biarin"


"Wanita gil4"


"Apa kamu bil... "


Sahut Alex berang, dia bersiap ingin menghampiri Han namun langkahnya terhenti.


"Tunggu Alex... Tentu kamu tidak lupa kalau kita sedang tidak berpakaian! "


Cegah Jack tersenyum.


"Haha, biarkan saja dia masuk, barangkali dia ingin membuka bajunya juga"


Ejek Han mengoda


"Apa ? " tetiba Alex merasa ilfil"dasar kalian mesum"


Dengan kasar Alex menutup pintu. Han dan Jack tertawa.

__ADS_1


"Haaah" Jack mengeliat,"bagaimana kalau kita tidur lagi, sayang?"


Goda Jack membuat Han ngibrit ke kamar mandi dengan ekspresi jijik. Tambah tertawa Jack.


__ADS_2