Istri Cupu Dosen Tampan

Istri Cupu Dosen Tampan
BAB 33 ISTRI BONEKA BOS MAFIA


__ADS_3

Dua hari kemudian,


Segala persiapan pernikahan sesuai yang diinginkan Luckas telah selesai, pernikahan tertutup dan hanya di hadiri pihak catatan sipil dan pengacara serta dua mempelai yang berbeda ekspresi.


Luckas tampak serius dengan aura bos mafia yang kental sedangkan Michelle yang kini berganti nama menjadi Elies tampak murung tertekan.


Bagaimana Elies tidak tertekan jika dia diperlakukan layaknya boneka yang harus menuruti segala keinginan tuan nya.


"Percuma kamu kabur, sosok Michelle sudah mati diluar sana tidak pernah ada seorang bernama Michelle. Jika kamu pergi maka aku pastikan selangkah kakimu menginjak keluar dari gerbang, saat itu juga Malaikat maut akan menjemput mu." ancam Luckas semalam .


Proses pernikahan sah secara aturan negara berlangsung cepat dan lancar, kini setelah semua orang meninggal kan mansion mewah Antonio hanya ada dua mempelai yang berada di dalam sebuah kamar.


Kamar super mewah dan jauh lebih besar ketimbang kamar tempat Elies dikurung selama beberapa hari terakhir ini. Kamar utama yang dihias sedemikian rupa hingga tampak selayaknya kamar pengantin membuat Elies bergidik tidak nyaman.


Langkah kakinya meragu kala harus mengikuti Luckas yang menarik tangannya mendekati tepi ranjang.


"Mulai malam ini hingga seterusnya, kamu adalah milikku Elies . Tugasmu hanya perlu patuh dan melayani aku. Sekarang minum ini, aku tahu kamu menahan haus sejak tadi." Luckas mengisi dua gelas berisi white wine.


Tampak ragu saat Elies menerima gelas yang di sodorkan padanya namun dalam hitungan detik keduanya bersulang dan menenggak minuman sampai habis tak bersisa.

__ADS_1


"Minuman apa yang kamu berikan padaku Luke ?" Elies menatap tajam ke arah Luckas .


"Sudah aku katakan, jangan panggil aku dengan sebutan itu. Panggil aku tuan !" Luckas mencengkeram rahang Elies kasar sampai terduduk di tepian ranjang .


"Cih~ aku bersumpah sampai mati pun tidak akan pernah tunduk padamu. Kamu pria brengsek yang melewati batasan !!" Elies menolak patuh dan justru menantang Luckas yang membalas seketika dengan sebuah tamparan,


Plak !!


Sebuah tamparan keras di pipi kiri membuat Elies meringis kesakitan, Luckas tidak main main saat menyakiti istri bonekanya.


Perasaan yang selama ini Luckas rasakan terhadap Elies mungkin memang bibit bibit cinta namun, pada penerapan nya Luckas tidak bisa memperlakukan Elies dengan lembut. Selama ini dirinya menahan diri lantaran tidak ingin menyakiti sang nona muda tapi entah kenapa semenjak berada di mansion semua berubah.


Melihat Elies tersiksa membuat Luckas menemukan kepuasan tersendiri, keinginan memperlakukan sang istri dengan lembut justru selalu berakhir dengan kekerasan lantaran Elies menolak patuh.


"Aku tuanmu, plak !! panggil aku tuan !!" bentak Luckas saat menampar keras pan tat Elies yang berada di bawah kendali nya.


Penyatuan yang sama sekali tidak terasa manis dan lembut bagi Elies. Pengaruh obat perangsang yang di campur Luckas ke dalam minuman membuat keduanya bergerak tak terkendali.


Tubuh Elies terasa begitu nikmat meski beberapa kali Luckas harus memaksa secara kasar , tapi Elies yang berontak pun tak kuasa menahan efek obat perangsang yang membuat sesuatu di dalam dirinya terasa sangat gatal dan ingin dimasuki.

__ADS_1


Alih alih menangis Elies justru berani menatap sang suami dengan penuh kebencian, setiap gaya yang terpaksa dia lakukan selalu diiringi dengan sorot mata kebencian.


Berani sekali seorang pengawal rendahan yang derajatnya tidak lebih tinggi dari dirinya kini menjamah menguasai tubuhnya tanpa ampun . Elies merasa jijik jika membayangkan Luckas hanyalah pekerja rendah yang bertugas mengawal dirinya selama ini.


Impian Elies tentu saja menikah dengan pria mapan kaya raya, seorang konglomerat terkenal di dalam negeri seperti Jovan Gilbert.


"Ahh sakit, pelan sedikit ahh~" rintihan Elies tidak dihiraukan oleh Luckas yang saat ini larut dalam setiap hujaman keras dari belakang.


"Akhh its so damn nice body hahaha~"ucap Luckas di sela aktifitas panasnya diatas tubuh Elies.


Sengaja Luckas menahan kedua tangan Elies kebelakang agar istri nya tidak banyak melawan, dengan dua kaki yang sengaja di lebarkan membuat akses keluar masuk lebih terasa nikmat.


Malam pengantin yang benar benar panas karena tidak cukup berhenti setelah dua atau tiga ronde. Luckas terus menghajar tubuh Elies sampai pagi.


Entah sudah berapa kali Elies mencapai puncak pelepasan, namun puncak yang di kejar Luckas baru tergapai saat matahari mulai naik hingga sinar hangatnya menyusup ke dalam kamar.


Akhh~💦💦


Brukk~ Luckas ambruk begitu saja usai pelepasan dahsyat yang pertama kali dia rasakan atas tubuh sang istri.

__ADS_1


Sedangkan Elies , seperti nya dia sudah pingsan sejak beberapa saat yang lalu.


Sementara itu di tempat lain,


__ADS_2