Istri Cupu Dosen Tampan

Istri Cupu Dosen Tampan
BAB 39 KEDATANGAN TAK TERDUGA


__ADS_3

Puas menyalurkan hasrat satu sama lain, kini Bella dan Jovan tengah berjemur mengeringkan tubuh sambil menikmati bekal makanan yang di bawa.


Meskipun matahari bersinar terik namun semilir angin terasa sejuk lantaran posisi mereka berada di tengah hutan masih dekat dengan air terjun.


Jovan masih merasa berkesan akan percintaan mereka didalam air beberapa saat yang lalu. Entah mengapa Jovan juga merasa jika Bella begitu menikmati setiap momen tanpa merasa canggung sama sekali.


Usai menghabiskan bekal, keduanya kini mulai mengenakan lagi pakaian seperti semula. Setelah itu keduanya memutuskan untuk kembali turun karena hari sudah mulai menjelang sore.


Perjalanan menuruni medan terasa lebih cepat dibandingkan saat naik tadi. Hingga tepat sebelum matahari terbenam Jovan dan Bella sudah kembali berada di area campiing vans.


Selanjutnya mereka saling bergantian membersihkan diri lalu memutuskan untuk istirahat lebih awal .


Sementara itu di tempat lain ,


Tuan Anderson yang tidak lain adalah nama dari ayah Bella tampak berkali kali gagal menghubungi sang putri semata wayang.


Tuan Anderson ingin mengabarkan jika dirinya sedang dalam perjalanan bisnis menemui seorang klien yang berada di satu kota yang sama dengan tempat Bella kuliah.


"Kemana anak itu kenapa ponselnya tidak bisa dihubungi." ucap Tuan Anderson yang terus mencoba bahkan meninggalkan beberapa pesan teks berharap sang putri segera merespon.

__ADS_1


Tuan Anderson melanjutkan berkendara menggunakan mobilnya ditemani seorang asisten kepercayaan menuju tempat menginap.


Pertemuan dengan klien akan berlangsung malam hari sekalian makan malam, sengaja Tuan Anderson mempercepat jadwal kerja agar esok hari memiliki lebih banyak waktu untuk menemui sang putri.


Sudah berbulan bulan lamanya dia tidak mengunjungi sang putri karena harus bekerja keras menstabilkan kondisi perusahaan.


Tepat sesuai waktu yang di jadwalkan, Tuan Anderson beserta asisten tampak menemui klien disebuah restoran mewah yang sudah di booking secara khusus.


Pertemuan antar dua pebisnis yang menjadi langkah besar perusahaan Tuan Anderson untuk berkembang melebarkan sayap di negara tersebut.


Rekanan baru yang berasal dari kalangan elit, pengusaha yang sedang naik daun bahkan meroket tajam di dunia bisnis tiba tiba menawarkan kerja sama yang sulit untuk di tolak.


Setelah menunggu beberapa menit, tampak perwakilan dari perusahaan calon rekanan tiba. Pria muda berjas dengan tas kerja berjalan elegan penuh wibawa menyapa Tuan Anderson beserta asisten nya.


"Saya hanya lebih awal beberapa menit dari waktu yang disepakati, saya merasa sangat tersanjung mendapatkan undangan ini tuan." ucap Tuan Anderson ramah.


Setelah mereka saling bersalaman kemudian duduk dan membahas rencana kerja sama. Saling bertukar berkas untuk mempelajari ulang kesepakatan kerja.


Tampak tuan Anderson begitu antusias membaca setiap kalimat dari perusahaan Leon, Begitu pula sang asisten yang bernama Roy juga tampak mendukung jika semua isi kesepakatan sangat menguntungkan perusahaan kecil mereka .

__ADS_1


Perusahaan Tuan Anderson memang baru saja pulih usai krisis berkepanjangan yang hampir menyebabkan pailit. Namun suatu hari sebuah tawaran kerja sama dari salah satu perusahaan yang sedang naik daun menjadi pintu solusi bagi perusahaan Tuan Anderson hingga mampu selamat dari kepailitan.


"Secara keseluruhan kami tidak ada masalah dengan isi kesepakatan. Kita hanya perlu saling bertukar tanda tangan diatas materai sebagai bukti pengesahan." ucap Leon ramah.


"Sama tuan, secara keseluruhan isi kesepakatan ini sangat menguntungkan perusahaan saya. Apakah atasan anda serius dengan apa yang dia titahkan dalam surat kesepakatan ini ? Apakah perusahaan kalian tidak akan merugi jika menginvestasikan 30% saham kepada perusahaan kecil kami ?" Tuan Anderson berusaha meyakinkan sekali lagi.


"Saya mewakili CEO sudah memastikan sama sekali tidak akan ada yang dirugikan Tuan Anderson. CEO kami sudah mempelajari informasi terkait tracking record perusahaan Anderson dan beliau yakin kedepannya kerja sama yang terjalin hanya akan menghasilkan kesuksesan bagi kedua belah pihak." Asisten Leon menyerahkan sebuah pena bertinta hitam kepada tuan Anderson.


Kemudian setelah itu mereka saling membubuhkan tanda tangan dan berjabat tangan.


Secara keseluruhan urusan bisnis tuan Anderson berjalan lancar tanpa kendala sama sekali kecuali, Tuan Anderson gagal bertemu langsung dengan sang CEO alias rekan barunya.


Setelah acara makan malam selesai mereka berpisah,


Dalam perjalanan pulang ke penginapan tuan Anderson berkata kepada sang asisten jika dirinya ingin mengunjungi sang putri ,Bella.


"Urusan kita sudah beres dan masih ada sisa waktu dua hari, aku akan mengunjungi putriku Roy. Kamu boleh kembali duluan jika mau, pilih saja tiket kereta untuk keberatan jam berapa." ucap tuan Anderson dari kursi belakang.


"Saya akan menyelesaikan notulen hasil perjalanan bisnis kita terlebih dahulu tuan Anderson. Untuk kepulangan saya akan memesan tiket kereta esok malam." jawab sang asisten dari balik kemudi.

__ADS_1


Karena sang asisten bersedia untuk kembali ke kota mereka menggunakan fasilitas transportasi kereta maka, secara otomatis Tuan Anderson yang aka mengendarai sendiri mobilnya saat pulang nanti.


Tidak masalah bagi tuan Anderson asalkan bisa bertemu Bella dan melepas rindu karena hampir setahun tidak bertemu.


__ADS_2