Istri Sah Rasa Istri Siri

Istri Sah Rasa Istri Siri
Kedatangan Mommy Belinda


__ADS_3

"Nggak punya" jawab Alex santai.


"Maksudnya hamil di luar nikah ?"


"Nggaklah Mom, Vanya itu udah nikah tapi saat hamil ia bercerai dengan suaminya. Alasan mereka bercerai Alex nggak tahu" jawab Alex sambil mengunyah kacang garing.


"Vanya bukan orang kewarganegaraan sini ya ?"


"Bukan, dia kemari untuk mengasingkan diri. Aku rasa ia menghindar dari mantan suaminya dan ingin memulai hidup baru. Bisa saja suaminya itu sering menyakiti Vanya makanya wanita itu memilih untuk bersembunyi yang jauh"


Mereka kembali terdiam, Alex kembali fokus menatap layar Tv sementara Belinda tampak memikirkan sesuatu.


Sementara Anderson kini berada di ruang kerjanya, pria itu memfokuskan pandangannya pada beberapa berkas yang menumpuk. Pria yang menjabat sebagai direktur utama rumah sakit Lui dan pemilik perusahaan tekstil terbesar di negaranya memegang begitu banyak tanggung jawab. Itu juga salah satu alasannya mengapa sampai saat ini ia masih sendiri dan terkadang lupa telah mengabaikan putranya. Terkadang terbesit dalam benak Anderson untuk menikah agar ada yang bisa mengurus putranya, agar Cleo tidak merasa iri dengan teman-temannya yang punya Mommy.


Anderson menyandarkan punggungnya di kursi kerjanya, entah mengapa ia tiba-tiba teringat dengan kejadian tadi siang. Saat Cleo memeluk tubuh Alda dan mencium perut buncitnya. Sebenarnya Anderson merasa tercubit saat melihat perilaku Cleo, ia tahu putranya itu pasti merasa kesepian.


...****************...


Beberapa hari kemudian, Alda sedang duduk manis di depan Tv, tiba-tiba bel apartemennya berbunyi menandakan ada seseorang bertamu. Tapi Alda bingung siapa yang bertamu karena belum ada satupun orang pun yang tahu dimana tempat tinggalnya.


Karena bel Apartemen terus berbunyi akhirnya mau tidak mau Alda membuka apartemennya miliknya dan melihat siapa yang bertamu. Alda terkejut ketika mendapati Belinda berdiri di depan apartemennya. Dengan senyum canggung Alda mempersilahkan tamu tak diundang itu masuk.


"Nyonya silahkan duduk ! Saya buatkan minuman sebentar ya" ucapnya hendak melangkah masuk ke dalam dapurnya.


"Tidak perlu ! Aku hanya bertamu sebentar" ucap Belinda dengan suara datar.


"B-baik Nyonya"


Alda kembali duduk di sofa dengan canggung. Ia mencoba menebak-nebak apa maksud kedatangan dari istri Tuan Lui ini. Sementara Belinda tampak mengedarkan pandangannya ke penjuru ruangan, lalu kembali meneliti Alda dari atas sampai bawah.


"Sudah berapa lama kamu tinggal sendirian disini ?"

__ADS_1


"Baru sekitar lima bulan Nyonya"


"Tidak ada keluarga yang mengunjungimu ?"


Alda terdiam sejenak karena merasa heran mengapa Belinda bertanya-tanya tentang kehidupannya.


"Apa benar kamu bercerai dengan suamimu ? Apa yang membuat kamu pisah darinya ? Apa karena dia selingkuh atau kamu yang selingkuh ?"


Rentetan pertanyaan dari Belinda membuat Alda merasa risih, ia tidak tahu apa tujuan wanita paruh baya yang tampak cantik itu bertanya tentang dirinya lebih dalam lagi.


"Maaf Nyonya, saya tidak bisa menjawab pertanyaan Nyonya" balas Alda dengan wajah menunduk, kedua tangannya saling meremas.


"Kenapa tidak bisa ?"


"Karena itu merupakan privasi saya Nyonya"


Keduanya kembali terdiam dan sibuk dengan pikiran masing-masing. Sebenarnya Alda merasa risih dengan kedatangan Belinda yang tiba-tiba bertanya tentang kehidupannya, namun ia juga merasa segan untuk mengusir wanita paruh baya itu.


"Ya, benar kata Tuan Anderson jika kami hanyalah orang asing yang beberapa kali bertemu"


"Apa kamu menyukai Cleo ?"


"Aku menyukainya saat pertama kali kita bertemu. Dia anak yang tampan dan sangat menggemaskan. Selain itu Cleo juga anak yang pintar, ia pandai menutupi kesedihannya dengan senyum cerianya itu. Aku tahu anak itu sebenarnya merasa kesepian" Alda tersenyum mengingat saat pertama ia melihat Cleo yang menangis karena ia tidak sengaja menabraknya.


"Ya, dia selalu merasa kesepian karena tidak memiliki seorang Mommy, padahal kami selalu menuruti kemauannya dan memberikan kasih sayang yang besar kepadanya, namun tetap saja Cleo membutuhkan sosok ibu untuknya" wajah Belinda tampak sendu.


"Jika saja wanita itu tidak meninggalkan cucuku saat bayi, mungkin Cleo tidak merasa kekurangan kasih sayang seperti ini" kini wajah Belinda berubah menjadi amarah.


Alda hanya bisa menjadi pendengar yang baik. Seketika ia berpikir bagaimana dengan anaknya nanti, apa ia bisa memberikan kebahagiaan untuk anaknya meskipun tanpa kasih sayang seorang ayah ?


"Vanya bisakah aku meminta bantuanmu ?"

__ADS_1


"Apa Nyonya ?"


"Bisakah kamu menemani Cleo, tak perlu setiap hari. Cleo terlihat begitu menyukaimu, aku harap dengan kehadiranmu perlahan Cleo bisa kembali seceria dulu"


Alda sebenarnya tidak mengerti dengan permintaan Belinda. Namun entah mengapa ia mengangguk setuju saat melihat wajah wanita paruh baya itu memelas. Ia juga tiba-tiba teringat dengan wajah menggemaskan Cleo ketika memohon sesuatu.


"Terima kasih" ucap Belinda dengan tulus. Alda hanya membalasnya dengan senyuman.


...****************...


Tiga bulan berlalu, hubungan Alda dan Cleo semakin dekat. Bahkan Alda juga dekat dengan Belinda, selama ini Alda salah menilai wanita paruh baya itu. Ternyata Belinda memiliki sifat yang hangat seperti Mama Larissa dan Mami Evelin. Hanya saja wajah wanita itu memang terlihat judes karena jarang senyum. Tapi Belinda memiliki sifat perhatian terhadapnya.


"Vanya, sebaiknya kamu tinggal disini saja karena sebentar lagi kamu akan melahirkan ! Jika kamu tinggal disini Cleo pasti merasa senang, dan kamu juga tidak kesulitan menjaga bayimu nanti"


Saat ini Alda duduk bersama Belinda di halaman belakang kediaman Lui. Mereka sedang melihat Cleo asik bermain bola dengan Alex.


"Maaf Nyonya, tapi Vanya tidak bisa tinggal disini. Vanya lebih nyaman tinggal sendiri" jawab Alda merasa tidak enak menolak permintaan Belinda.


Sebenarnya bukan itu alasan utama Alda menolak, namun ia merasa tidak pantas tingg di kediaman Lui, mereka tidak ada ikatan apa-apa, alasan Alda juga berada di rumah ini hampir setiap hari hanya karena Cleo.


"Tapi mana tahu kan jika kamu ingin melahirkan tengah malam tapi nggak ada yang nemenin kamu. Tinggallah beberapa bulan, setelah bayimu sudah cukup besar kamu bisa kembali ke apartemenmu ! Atau sebaiknya kamu panggil keluarga kamu kemari secepatnya ! Aku sangat khawatir jika kamu masih tinggal sendiri di apartemen milikmu dalam keadaan hamil tua seperti ini."


"Terima kasih atas perhatiannya Nyonya. Percaya dengan Vanya ! Vanya akan baik-baik saja" balas Alda tersenyum manis.


Belinda hanya mampu menghela nafas pasrah. Ini bukan pertama kalinya ia meminta Alda tinggal di kediaman Lui. Padahal Belinda sangat berharap wanita itu mau tinggal bersamanya, tak hanya Cleo yang suka kehadiran Alda tapi dirinya pun menyukai wanita itu.


Sementara di dalam rumah dua orang lelaki beda generasi tampak memperhatikan kedua wanita itu di balik jendela.


"Sepertinya bukan hanya Cleo yang berhasil direbut hatinya oleh wanita itu, namun Mommymu juga" ucap Lui kepada Anderson.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Jangan lupa komen ya !🤗


__ADS_2