
pukul 4 sore
dia baru sampai di rumah mertuanya, beberapa pelayan datang menyambutnya dan menundukkan kepalanya.
karena ada janji pukul 6, dia harus mengganti pakaian dan segera keluar lagi.
ceklek
" eh sayang baru pulang ya ?" tanya hana ketika baru saja keluar dari kamar.
" iya ma "
" yasudah mandi dan istirahatlah ya "
" baik ma "
selepas hana pergi dia langsung masuk menuju kekamarnya ternyata kosong tidak ada rendra disana, jadi dia langsung saja masuk kedalam kamar mandi.
brak
suara pintu kamar ditutup Rendra baru saja tiba dikabarnya melihat tas dirlara yang ada di atas ranjang sudah dipastikan istrinya sudah kembali.
drrtt...drrtt
" Kak Farel message "
💬 " Jangan lupa pukul 6 di cafe biasa "
" Mau kemana lagi dia " pikir rendra.
ceklek
dirlara keluar hanya mengenakan mantel saja " ka..kak " dia menyentuh ujung mantelnya yang bisa dia pegang itu.
rendra menatapnya biasa saja " kau mandi ? baru jam berapa ini ?"
" i-iya , aku akan keluar lagi "
" untuk apa ?"
" latihan. "
" kakak ikut ya, kakak tidak tenang membiarkanmu sendirian diluar. "
" tidak kak jangan aku bersama temanku. "
" mereka tidak akan curiga, selama ini kakak dekat denganmu dan vano hanya sebatas kakak adik walaupun sekarang status kita berbeda. "
daripada terus bicara Dirlara akan tetap kalah jika rendra sudah berkeinginan seperti ini mau tidak mau harus dia lakukan.
dia mengangukkan kepelanya " jangan lupa mandi yang bersih sayang jangan sisakan kotoran dari luar ya " kata rendra , yang membuat dirlara teringat akan kejadian tadi bersama Aadinata.
" Dia seperti menyindirku " batin Dirlara.
***
pukul 6 nya dirlara membawa mobil dan dikursi sebelahnya ada Rendra, bukannya rendra tidak bisa menyetir hanya saja dia tidak ingin membahayakan Dirlara ketika sakitnya kambuh nanti.
" Ternyata istri kakak handal juga membawa mobil. " puji rendra.
" hmm Dari SMA aku sudah bisa membawa mobil. " jawab dirlara.
" Dirlara .. " panggil lembut Rendra.
" iya "
" kita suami istri sekarang, kau pernah berpikir tidak apa rasanya sangat berbeda atau merasa canggung. maksud kakak apa kau pernah memikirkan tentang pernikahan ini akan seperti apa ?"
shittt
dirlara menepikan mobilnya, dia menatap wajah Rendra
" bagaimana bisa aku mengatakan kalau aku punya pacar " batin Dirlara.
" Tidak tau kak dan aku tidak ingin membahas masalah pernikahan sekarang ini. lagipula, aku masih harus menyelesaikan kuliahku. "
" Apa ada cita-cita yang ingin kau gapai sayang ?"
" tentu saja banyak, ada cita-cita mama yang belum kupenuhi dan ada keinginan kakak yang belum bisa aku capai. " batin dirlara.
" sayang .... sayang ?" rendra menyentuh tangan dirlara membuat dirlara bangun dari lamunannya.
" ha iya kak "
" kak bicara itunya nanti saja, teman-temanku sudah tiba dan menunggku disana. "
" baiklah ayo berangkat "
kembali dirlara menjalankan mobilnya, rendra merasa kecewa karena dirlara tidak mau menjawabnya. jadi dia pun hanya diam.
__ADS_1
ketila dirlara memarkirkan mobilnya dan akan turun rendra masih diam saja " kak kita sudah sampai " ujar dirlara.
Rendra melepaskan selt beltnya kemudian tanpa bicara ia keluar dari mobil. dirlara menatapnya bingung kenapa dia tiba-tiba begitu pikirnya.
" kakak tunggu ! " teriak dirlara saat ia melihat sebuah mobil yang menuju kearah rendra.
rendra menoleh dan mobil itu sudah dekat tapi beruntung dirlara menariknya hingga ia memeluknya kuat " kakak baik-baik saja ? kakak tidak terluka kan ?" tanyanya memeriksa tubuh Rendra.
" Tidak " jawab rendra.
" Syukurlah " gumam dirlara.
" Dirlara " farel baru saja tiba, ia terlihat tampan dengan jaket coklat dan kaos putih.
dirlara tersenyum lebar ketika farel berada bersamanya " Bukankah dia yang biasa bersama adikmu ?" tanya farel menatap rendra.
" iya, dia kak rendra " jawab dirlara.
" Hubungan kalian berdua apa ?" tanya farel.
Rendra sengaja diam " Itu ... papa, hmm Kami dekat karena orang tua kak rendra bersahabat baik dengan papa kak " jawabnya.
Rendra tak bergeming membiarkan dirlara berkata apapun sesuai keinginannya.
" Ayo kesana " tanpa perkiraan dirlara malah farel menggandeng tangannya, Rendra langsung bermuka masam saat itu.
" kak tidak enak dilihat orang " bisik Dirlara di telinga farel hingga membuat Rendra merasa sangat cemburu.
tadi pagi kekasihnya sekarang pria ini. batin rendra.
" Kita sudah biasa datang berduet di cafe ini, langsung ke panggung. nanti marshel dan micheal datang sebentar lagi. "
karena menunggu giliran dirlara jadi dirlara duduk diujung sebelah kiri melihat buku musik yang ada didepannya.
cek...cek
" Halo semuanya ! selamat sore menuju malam, terima kasih telah datang di cafe ini ... untuk menyambut semua yang ada disini saya akan menghibur dengan satu lagu , dan lagu ini mungkin ... sangat cocok untuk perasaanku saat ini. "
prok ! prok ! prok
dikursi depan itu rendra melihat semuanya, saat farel terus menatap dirlara yang tengah fokus melihat buku musik itu. lagu yang akan dia nyanyikan adalah untuk istrinya.
musik mulai dibunyikan
🎵 apa yang harus aku lakukan
untuk membuatmu kau mencintaiku
mata Farel tak pernah berhenti memandang dirlara dengan senyumannya, dannsaat itu marshel dan micheal telah datang dan duduk di bangku rendra.
Apa yang harus aku tunjukkan
untuk membuat kau menyayangiku
inilah aku ... yang memilih kau untukku
reff
karena aku ... mencintaimu
dan hatiku hanya untukmu
tak akan menyerah dan takkan berhenti
mencintaimu ....
ku berjuang dalam hidupku
untuk selalu memilikimu, seumur hidupku
setulus hatiku ... hanya untukmu...
" kau lihatlah inilah yang aku suka dari Farel, dia tidak pernah menyembunyikan cintanya, Jika mereka jadian aku orang pertama yang akan mengumumkannya di kampus " ujar marshel
" Pikiranmu memang selalu begitu " saut michel.
" tapi kau mendukung mereka kan ? "
" hmm "
huooooo
karena aku ! mencintaimu
dan hatiku hanya untukmu
tak akan menyerah dan takkan berhenti
__ADS_1
mencintaimu huuu
kuberjuang dalam hidupku, untuk selalu
memilikimu ...
seumur hidupku... setulus hatiku hanya untukmu ...
seumur hidupku...setulus hatiku uhuuuu....
hati Rendra semakin panas padahal dirlara tidak menanggapinya bahkan setelah lagunya selesai Farel membawa dirlara ketengah panggung.
" Semuanya tolong lihat dan saksiksan Sebuah lagu romantis dari kami. wanita yang disebelahku adalah wanita yang selama ini dekat denganku , dan tak terasa kami sudah bersama selama 12 tahun. kami adalah teman masa kecil dan dia sekarang tumbuh menjadi wanita cantik berambut panjang khas Dirlara Kecilku. "
" Dirlara ... mari kita bernyanyi sebuah lagu yang kita sukai. "
Dirlara tersenyum tipis, dia dekat dengan Farel karena sudah lama berteman, Farel adalah anak sahabat mamanya. karena farel orang yang penyayang jadi dia menganggap farel sebagai kakaknya.
🎵 huuu ....huuuu
telah ku temukan ... yang aku impikan
kamu yang sempurna
lagu diawali oleh Farel yang membawakannya dengan lembut.
hoo
segala kekurangan semua kelemahan
kau jadikan cinta
lalu dilanjutkan oleh dirlara dan akhirnya mereka saling menatap satu sama lain.
tanpamu aku tak bisa berjalan
dan keduanya bernyanyi bersama
mencari cinta sejati tak kutemukan
darimu aku bisa merasakan
kesungguhan hati , cinta yang sejati
kamu ... dikirim tuhan untuk melengkapiku
tuk jaga hatiku
kamu ......
hasrat terindah untuk cintaku ...
takkan cemas ku percaya kamu
karena kau jaga tulus cintamu , ternyata ... kamu yang kutunggu.
" segala kekurangan " ujar dilara
" semua kelemahan " saut Farel. 🎵
prok
prok
prok
semuanya bersorak untuk mereka berdua, dan akhirnya keduanya turun dan menemuin teman mereka, tapi tangan Farel masih melingkar di lengan dirlara
Dirlara berusaha melepaskan tangan itu, dia menatap wajah rendra yang masam dan terlihat kesal.
" Buku kalian " kata marshel memberikan beberapa buku.
" Dirlara pulang kakak ada pekerjaan " ajak rendra.
" tidak bisa kak kami masih ada tugas " Saut Farel.
" jika kakak mau pulang tidak apa. nanti aku yang akan mengantar kerumah. " sambung farel.
" Tidak bisa, papa hasan menyuruh ku membawa dirlara pulang bersamaku. " jawab Rendra.
" Kak aku masih ada sesuatu yang harus kukerjakan, aku pesankan Taksi saja ya " saut dirlara.
" say ... hmm maksud kakak dirlara, papa hasan sudah percaya pada kakak untuk menitipkan kamu jadi ikutlah dengan kakak. kakak akan membantumu mengerjakan apapun itu. " Hampir saja Rendra memanggil dirlara dengan kata sayang.
" Kak farel aku pulang saja, besok kita bahas dikampus. "
" Tapi dir..."
Rendra mengambil tangan dirlara kemudian ia membawa dirlara pergi dari sana sambil tersenyum kepada Farel.
__ADS_1
tapi senyuman itu hilang ketika Rendra sudah menjauh dan bermuka cemberut.