Jatuh Cinta Kepadamu

Jatuh Cinta Kepadamu
Dokter Aletha


__ADS_3

aletha berdiri didepan cermin dia sudah memakai pakaian dokternya, dia tersenyum manis disana. ditambah pelengkap name tag tersebut.


dia harus cepat untuk berkumpul di ruang para dokter untuk memperkenalkan diri.


saat dia keluar dari ruangan tadi semua orang melihatnya


" Dia dokter baru "


" iya dia dokter bedah pengganti dokter Robby "


" Cantik ya "


ceklek


semuanya yang sedang briefing itu menoleh kearahnya, dia tersenyum kecil membalasnya.


" Itu dia dokter baru kita, silahkan dokter perkenalkan diri "


" Nama saya Aletha Adina Bahreyin, panggil Aleta saya dibagian dokter bedah mohon bantuan dan kerja samanya " ujarnya


" Bahreyin " pikir seorang dokter pria.


" apakau anak hasan bahreyin ?"


" itu ... aku ... hmm ya " jawabnya ragu karena dia sama sekali tak pernah memberitahu siapa ayahnya tapi orang bisa menebak dari nama belakangnya.


" wah bahkan anak pengusaha tak segan mencari uang " ujarnya.


" hust kau ini " kata temannya yang disamping.


Aletha hanya tersenyum dan tertawa kecil menangapinya " kalau begitu silahkan lakukan pekerjaan masing-masing, untuk Dokter Aletha kemarin sudah dijelaskan oleh dokter abraham jadi langsung saja "


" Baik dokter terima kasih "


" Sama-sama ".


semuanya pun bubar, aletha menatap tak percaya jika semudah ini baginya masuk kesebuah rumah sakit besar.


" hay ! " sapa seorang wanita.


" eh hay " balasnya.


" kenalkan aku Neta , dokter umum dirumah sakit ini "


" hay aku aletha. senang berkenalan denganmu " balasnya menjabat tangan Neta.


" hay aku Tian dokter bedah juga kita satu departemen "


" hay " balas Aletha.


" Teman ?".


" Kita semua teman " jawab Aletha , mereka pun tersenyum dan akhirnya mulai memeriksa masing-masing pasien yang ada disana.


***


Lagi-lagi Abigail ada dirumah sakit tersebut, bersama seseorang yang disebelahnya sedang mencatat perkataannya.


" Sudah dicatat yang tadi ?"


" sudah pak "


" Bagus sekarang aku ingin istirahat dulu, carikan aku ruangan kosong "


" Siap pak "


sembari menunggu sekretarisnya mencari sebuah ruangan kosong , dia duduk dikursi tunggu .


" pasien diruangan 203 sudah diperiksa semuanya Normal hanya saja menunggu hasil laboratorium keluar barulah saya bisa membuatkan surat keluarnya " jelas Aletha kepada dokter Tian


" ha syukurlah kau sangat membantu, Oh ya istirahatlah ini sudah jam 2 jangan sampai sakit oke " jawab Dokter Tian.


" Oke "


setelah dokter tian pergi dia membuka jas dokternya , dan tak sengaja dia tersenyum kearah depan itu.



dan senyumanya langsung runtuh ketika melihat Abigail yang ada dihadapannya.


" Kau seorang dokter ?" tanya Abigail mendekatinya.


" bukan " jawabnya cepat.


" Jangan bohong kau dokter kan, bagaimana bisa ? " tanyanya yang sangat penasaran itu.


" Tidak percaya ya sudah " jawabnya kemudian meninggalkan Abigail. namun abigail sudah memotretnya tadi saat dia masih memakai pakaian dokter.


" Ada begitu banyak kejutan dalam dirinya, setelah ini apalagi" pikir Abigail.

__ADS_1


drtt...drttt...drrtt


📱 " Arkan Calling "


📱 " Kau dimana ? dirumah ada acara nanti malam kau diundang ayahku "


" dirumah sakit "


📱 " Menyumbang lagi "


" tentu saja "


📱 " cepatlah kesini kita pergi bersama "


" oke "


walau dia menelpon tapi matanya tetap mencari si doktet tadi siapalagi kalau bukan Aletha.


" Kenapa dia jadi sekali dengan pakaian itu " pikirnya.


***


setelah seharian selesai bekerja Aletha memutuskan untuk segera pulang, dia juga diberitahu ayahnya kalau harus pulang cepat ada sebuah pesta kecil dirumahnya.


tapi malam ini juga pacarnya kembali dari London, Dia akan menunggu mark untuk pulang bersama.


penampilannya kini berubah tadinya hanya memakai pakaian rumah sakit kini sudah jadi sebuah gaun, dia menunggu diparkiran rumah sakit


tak lama sebuah mobil alphard datang didepannya dan berhenti hingga keluarlah seorang pria memakai jas berwarna navy.


Aletha tersenyum melihatnya , Begitupun mark hingga mereka berpelukan.


" Apa kabarmu ? " tanya mark sambik terus memeluk Aletha.


" Aku baik, aku rasa pekerjaanmu membuatmu semakin kurus " kata Aletha yang meraba punggung pacarnya.


" kau bisa saja, ya tapi benar juga sih. sudah ayo kita berangkat pakai mobilku saja biar nanti orang ku mengantar mobilmu kerumah "


" baiklah "


Sebelum itu mark menyuruh Aletha masuk terlebih dahulu kemudian barulah dia, tangan mereka tak pernah berhenti untuk saling menggenggam.


" Untuk pertama kalinya aku akan menemui keluargamu. " ujar mark.


" kau tenang saja tidak perlu gugup "


" Sungguh aletha rasanya jantungku ingin lompat "


" Kau cantik " puji Mark seraya mengelus pipi Aletha.


" Aletha " panggilnya hingga aletha menoleh , Mark mendekati wajahnya lalu dia memejamkan kedua matanya.


Cup


dikecupnya kening Aletha cukup lama, lalu dia memeluk Aletha lagi.


" Aku sangat merindukanmu "


Aletha tersenyum dia membalas pelukan itu dengan hangat " Aku juga rindu " balasnya.


***


Dihalaman belakang rumah tampak tamu-tamu telah hadir meramaikan pesta yang entah pesta apa ini. Semuanya menikmati makanan dan minuman walau pesta belum dimulai.


"dimana Aletha " pikir Arkan.


Abigail yang memperhatikannya lantas menepuk punggungnya .


" Cari siapa ?"


Arkan menggeleng , tapi Abigail juga sejujurnya mencari Aletha dia ingin lihat apalagi yang akan dikejutkan sekarang.


tanpa kehilangan satu orang dikeluarga itu pesta berjalan lancar, semuanya tampak senang. sampai akhirnya sepasang kekasih itu sudah tampak hadir disana, mereka bergandengan tangan tapi saat melihat kebahagiaan keluarga itu Aletha langung melepaskan tangannya.


" Dia Ayahmu " tunjuk Mark


" hmm "


mark menatap lekat pesta itu mencari sosok Ayah dan Ibu kekasihnya.



" ya ampun tampan sekali pria itu " kata wanita-wanita


semuanya berlarian untuk melihat mereka berdua sampai akhirnya keluarga Aletha termasuk abigail melihat Aletha membawa seorang pria.


Hasan berjalan mendekati keduanya begitu keluarga yang lain " Kau terlambat Aletha " ucap ayahnya.


" Tapi tetap berjalan sangat bahagia kan ?"

__ADS_1


Arkan menatap lekat siapa pria yang bersama Saudara tirinya itu.


" Dia siapa Aletha ? tampan sekali " tanya Melinda.


" Ibu dia tipeku " bisik Adelia


Kedua orang itu saling menatap , lalu mark memajukan tubuhnya " Halo perkenalkan saya Mark Wiliam , Pacarnya Aletha selama 4 tahun ini " ucapnya memperkenalkan diri


" apa ! " ucap melinda dan adelia bersamaan.


Arkan melotokan matanya dia tak percaya jika aletha mempunyai seorang pacar, begitupun dengan Abigail dia selalu mendapati kejutan setiap kali bertemu dengan Aletha.


" Saya ayahnya Aletha " balas Hasan.


" Senang bertemu dengan semuanya, maaf tadi Aletha telat karena menungguku menjemputnya "


" heheheh tidak masalah, ayo nak nikmati pestanya " Melinda mengambil tangan Mark lalu juga Adelia tapi saat itu juga Aletha melepaskan tangannya Mark dari rangkulan Melinda.


Mark pun membuat Aletha merangkul tangannya " saya dan aletha akan sangat menikmati pesta kecil ini, terima kasih untuk pestanya. Ayo .. sayang "


semuanya melotot mendengar kata ' sayang ' dari mulut Mark yang keluar begitu saja, Aletha tampak memilih kursi khusus berdua.


" Ibu dia tampan sekali aku mau dia ibu " bisik Adelia.


" Hust diam "


" Ah ibu aku ingin dia jadi pacarku "


" iya-iya sabar sayang "


Arkan terus menarap tak suka kearah Mark, Abigail merasa aneh ketika melihat wajah Arkan. tapi dia juga memperhatikan Gerak-gerik Aletha.


" setelah aku tau kau saudaranya Arkan, menjadi seoramg dokter, punya kekasih dan apalagi nanti." pikirnya.


" Arkan kau kenapa seperti tidak suka begitu ?"


" Tidak apa, aku hanya ada pikiran saja. kau nikmatilah aku masuk dulu.


tidak lama setelah Arkan masuk , Tampaknya ada sesuatu yang tertinggal di kamarnya Aletha, dia pun ikut masuk kedalam rumah meninggalkan Mark sendirian hal itu membuat melinda mempunyai kesempatan untuk mengetahui lebih dalam tentang Mark dan Aletha.


dengan selalu bersikap ramah tamah dan terus tersenyum ia berjalan menuju kursi Mark.


" Halo nak ya ampun kau tampan sekali, dimana Aletha ? kenapa dia meninggalkanmu sendirian disini ?" Tanya melinda yang duduk di samping kursi Mark.


" Katanya dia ingin mengambil sesuatu di kamarnya tante "


" oh begitu hehehe, Kalau boleh tau berapa Usiamu ? "


" Saya ... 27 tahun tante "


" Ah cocok sekali dengan anak saya "


" Anak ?"


Mark tau kalau Melinda ini bukanlah ibu kandung Aletha, jadi dia agak risih melihat tingkah Melinda sekarang.


sementara itu saat Aletha masuk dia melihat Arkan terduduk sendirian di ruang tamu sambil meminum wine.


" Ale " panggil Arkan yang tau kalau itu adalah Aletha.


Aletha berhenti tapi tak menjawab Arkan. namun tiba-tiba semua keluarga masuk kedalam tapi yang jadi sorotan tangan Melinda yang tak pernah lepas dari rangkulannya kepada Mark.


Aletha menatap tidak suka itu " Mark " Panggilnya, Mark hanya menggelengkan kepalanya dia juga risih dengan tingkah Ibu Tiri aletha..


" Ayo duduk disebelah sini nak , Adelia sini duduk berkenalan dengan Calon iparmu "


Aletha mengepalkan tangannya, Selalu saja Mengganggu sesuatu yang berhubungan dengan dirinya pikirnya.


" Arkan kau minum sendirian disini kenapa tidak diluar tadi ?" tanya Abigail yang duduk disebelah arkan.


" Hay aku adelia saudaranya Aletha " Ucap lembut mark


hal itu membuat aletha merasa jijik, saudara semenjak kapan adel menyebutnya begitu.


" Aletha kau pulang malam bekerja ? " tanya Ayahnya.


" hmm "


" Makanlah kau belum makan atau biarkan pelayan yang membawanya kekamarmu "


" Tidak perlu ayah aku sudah cukup kenyang melihat pesta tadi "


" Aletha duduklah disini, hmm biarkan Aletha duduk disebelahku " Pinta Mark pada adelia.


adel langsung menatap tak suka kepada aletha. Aletha tersenyum kemudian duduk disebelah mark.


" Sudah kau ambil ?" tanya mark pelan.


" Belum nanti saja " jawabnya

__ADS_1


semuanya melihat mereka yang berkata pelan itu seperti sedang membicarakan hal penting.


" Aletha kau tidak pernah bilang pada kami kalau punya pacar. hmm ibu tidak menyangka kau menyembunyikan hal ini, padahal ibu senang melihatnya. " ujar Melinda yang mencoba mengulik sesuatu.


__ADS_2