Jatuh Cinta Kepadamu

Jatuh Cinta Kepadamu
Tidak Mau Menantu Anggota


__ADS_3

" Pa "


mereka berdua menoleh, Aadinata langsung menatap dirlara.


" saya tahu pangkat saya masih jauh dibawah pak hasan, tapi saya berjanji akan melakukan yang terbaik dan menjadi seperti pak hasan " kata rendra dengan yakin.


" Saya tau semua orang bisa menjadi seperti saya, apalagi dirimu yang masih muda dan terlihat kompeten. tetapi ... saya tidak pernah ingin putri saya menikah dengan seorang anggota pasukan. " jawab Hasan.


" papa " lerai dirlara.


" sayang biar aku bicara pada papa " kata Aadinata.


" Sayang ?" ujar hasan


jadi hasan baru paham bahwa sebenarnya hubungan mereka belum berkahir pikirnya.


" Nak ... paman hanya ingin memberitahumu jangan pernah berharap paman berubah pikiran, paman tidak akan bisa melakukannya dan paman tidak ingin memberikan harapan kepadamu. "


sementara diluar itu, vano melihat Rendra yang habis dari taman belakang dan mendekati rendra yang berdiri di mobil dirlara.


" kakak " sapanya.


" hei , sedang apa ?" tanya Rendra.


" tadinya sedang bicara pada papa tapi ada kekasihnya kak dirlara jadi aku pergi. " jawab Vano.


" eh maaf kak aku tidak bermaksud..."


Rendra menepuk bahu sebelah kiri Vano " tidak apa, kakak tau sekarang mereka sedang apa "


" wah ! kakak dukun ya semuanya tahu " tanya vano.


Rendra terkekeh mendengarnya " kenapa kakak tidak memarahi kak Dirlara dan bilang padanya untuk putus saja. kakak sudah menikahi kak dirlara terkadang dia memang tidak bisa diatur. "


" Biarkan saja untuk sementara ini kakak akan membiarkannya sampai semuanya terbongkar, dan setelah itu barulah kakak beraksi. " jawab rendra dengan tenang.


***


" baik paman akan berikan persetujuan untuk hubungan kalian berdua " ucap hasan


hal itu tentu membuat Aadinata senang dan begitu pun dengan dirlara.


" tapi dengan satu syarat " sambung hasan.


" papa jangan macam-macam pa " saut dirlara.


" tidak sulit " jawab hasan.


" apa paman ?" tanya Aadinata.

__ADS_1


" Berhenti menjadi anggota pasukan dan bekerja ditempat lain. "


jeder


hal yang tidak pernah mereka berdua sangka sebelumnya hasan tega memberikan persyaratan yang membuat keduanya terperangah.


" papa " gumam dirlara.


" bagaimana nak ?" tanya Hasan.


" aku ... ( menatap wajah dirlara ) aku butuh waktu untuk memikirkannya "


" Aadinata kau mau kan ?" tanya dirlara.


" sayang aku butuh waktu " jawab Aadinata.


hasan tersenyum melihatnya " paman bangga denganmu, demi wanita kau tidak dengan mudah melepaskan negaramu sendiri, ternyata kau sangat ingin melindungi negara ini " ujar hasan.


" Nata ikut aku "


dirlara membawa nata keluar dan mereka berdua berdiri di depan pintu utama, secara langsung keduanya dilihat oleh rendra dan vano.


" kau mau kan berhenti menjadi anggota ? agar kita bisa menikah " ujar dirlara.


" maaf sayang aku tidak bisa, aku mencintaimu tapi aku suka dengan pekerjaanku. " jawab Aadinata.


dirlara kecewa mendengarnya dia pikir nata mencintainya daripada pekerjaannya " Sayang beri aku waktu untuk memikirkannya lagi. "


" ya aku paham kau menyukai pekerjaanmu, begitu juga denganku. selera orang berbeda dan pekerjaanku tidak cocok denganmu. kau hanya bisa bersama seseorang yang pintar seperti dokter, guru dan punya titel sedangkan aku ? apa yang aku bisa selain bernyanyi sama sekali tidak ada yang bisa dibanggakan. " katanya lagi dengan mata yang nanar.


" jangan berkata seperti itu " Nata memeluknya membuat vano melotokan matanya tapi secepatnya dirlara melepaskannya.


" Sebaiknya kita tidak saling bicara dulu sekarang, aku ingin kita memikirkan diri masing-masing. " ujar dirlara.


" tidak mau sayang, aku tidak mau ... Kita harus tetap bicara"


" ibumu juga menolakku, dia ingin punya menantu bergelar dan punya karier yang bagus. tidak nata mungkin kita memang tidak bisa bersama, papa ku juga selamanya tidak akan bisa menerimamu. "


" Ibuku tidak tau siapa dirimu jika tau dia pasti menerimamu sayang, mari kita coba sekali lagi dan buktikan kepada semua orang bahwa cinta kita itu nyata. "


" ibumu tidak tau ? dan jika tau barulah dia menerimaku ? Nata ... aku pikir kau menerimaku karena diriku bukan ayahku dan juga keluargaku. jadi kau mencintai aku karena aku anak seorang mantan jenderal ?" tanyanya dengan hati yang pedih.


" bukan begitu maksudku sayang aku tidak bermaksud begitu. "


" cukup nata ! aku tidak mau mendengarmu lagi sebaiknya kau pergi temui ibumu dan menikahlah dengan pilihan ibumu. "


" Tidak sayang maafkan aku ! aku minta maaf , aku tidak mau berpisah denganmu. " pinta Nata dengan menyentuh kedua tangan dirlara yang ia goyang-goyangkan.


" hei ! kakak ku tidak mau melihatmu lagi ! pergilah " usir vano yang mendorong nata tapi tidak terlalu bisa karena tubuh nata yang tegap.

__ADS_1


nata melihat vano " katakan pada dirlara untuk tidak mengakhiri hubungan kami. aku janji akan menikahinya. "


" tidak usah berjanji lagipula aku sudah punya kakak ipar sendiri, kau tidak masuk kriteriaku. "


" Pergilah nata "


" baik mungkin sekarang kau sedang marah, tapi aku akan menemuimu lagi sayang. "


" sudah kubilang aku sudah punya kakak ipar, kau tidak perlu menemui kakaku lagi. " cetus vano.


dirlara masuk kedalam rumah lalu rendra yang masih berdiri di depan mobil sambil bersedakap tangan itu berjalan menghampiri vano yang sedang berhadapan dengan nata.


" lihat ini dia kakak iparku " tunjuk vano


tapi Aadinata hanya menganggap vano hanya bicara asal dia tidak percaya itu " Cepat atau lambat aku akan menikahi Dirlara " kata Nata kemudian melenggang pergi.


" tidak percaya ya sudah ! " teriak vano.


didalam rumah nya itu dirlara berhadapan dengan papanya, sudah lama ia tidak berselisih paham sebesar ini.


" Jadi apa keputusanmu ? " tanya papanya.


" papa kenapa meminta nya berhenti dari pekerjannya ? dia sangat menyukai pekerjaan itu pa. apa papa pernah berpikir mama juga menerima papa dengan posisi yang sama seperti Nata dahulu. "


" Jangan bandingkan mama dan papa karena zaman sudah berubah. kau tidak tau apa-apa dirlara. "


" Dan kau harus ingat, seseorang yang sudah menikah tidak bisa mempunyai seorang kekasih selain suaminya sendiri. apa mama melakukan itu saat bersama papa ?"


" pa ... "


" papa punya alasan kenapa papa tidak mau menerimanya dirlara. ya ... papa mungkin egois tapi papa tidak ingin membuat mu merasakan khawatir setiap harinya dan sisa hidupmu harus mengkhawatirkan kekasihmu apa dia akan kembali dengan selamat atau hanya jasad nya saja yang akan pulang. "


hasan berdiri kemudian menyentuh kedua bahu dirlara yang sedang tertunduk itu.


" angkat kepalamu " dirlara menurut dan mengangkat kepalanya, matanya terlihat akan menangis dan hidung yang memerah.


" papa yakin setiap hari kau tau bagaimana mama menjalani hari-harinya tanpa papa. saat mama sakit tidak ada yang menemani mama berobat, saat mama melahirkan vano dulu papa juga tidak ada disampingnya. beruntung kakak mu dulu selalu menggantikan posisi papa. "


" Tidak ada setiap haripun untuk tidak mengkhawatirkan papa, mamamu ... selalu mengkhawatirkan papa tapi tidak pernah membuat papa mengkhawatirkan dirinya, sayang ... papa yakin mama tidak ingin membuatmu merasakan apa yang seperti mama rasakan dulu. "


" Karena mama mencintai papa jadi mama yakin papa akan kembali dengan selamat, mama selalu mengatakan hal itu. " balas dirlara.


" bohong sayang, mama tidak yakin tapi karena sumpah nya sebagai seorang istri anggota pasukan dalam hal apapun dia harus siap. papa juga bukan hanya melarangmu menikah dengan anggota pasukan tapi papa juga tidak akan membiarkan Vano mengikuti jejak papa seperti kakak yuda , sudah cukup bagi papa kehilangan dua orang yang sangat papa sayangi di dunia ini. " papanya menangis ketika mengingat anak dan istrinya tercinta, melihat papanya menangis hati dirlara sedih.


" dan disaat terkahir mama pun papa tidak ada, papa yakin mama ingin melihat papa tapi papa tidak bisa memenuhi itu sayang " lirih hasan dengan nada yang serak.


" pa "


dirlara memeluk hasan dan juga ikut menangis " Maaf dirlara sudah tidak mengerti papa selama ini " katanya menyesal.

__ADS_1


" tolong dengarkan perkataan papa ya sayang. lagipula papa tidak benar-benar yakin seseorang mencintaimu hanya karena sifat mu, pria diluar hanya memandang kecantikanmu , bersuara bagus dan anak seorang mantan jenderal. papa yakin dengan kak rendra walau dia sakit papa yakin pasti ada jalan keluarnya, papa lakukan apapun untuk kesembuhannya. "


dibalik dinding itu Rendra dan vano mendengarkan semua perbincangan kedua orang itu. kini rendra sudah menemukan jalannya untuk memenangkan hati dirlara.


__ADS_2