
Reyhan mengamati ponsel milik Nabila dari tangannya, ia mengamati benar benar foto yang ada di ponsel tersebut.
" Pembalut..?"
" Hehe Iyah tolong yaah, kayaknya gue pms deh "
" Hmm yaudah kirim fotonya ke gue " ucap Reyhan dengan pasrah
" Oke udah "
" Yaudah Lo tunggu, gue pergi dulu "
Dengan segera Reyhan pergi menuju minimarket, dan beruntungnya di apartemen yang Reyhan tempatin memiliki minimarket yang lengkap.
Reyhan memperhatikan satu persatu rak pembalut ia mencocokkan dengan gambar yang Nabila kirim
" Nah ini dia , tapi gue beli berapa yah " gumam Reyhan sendiri
" 10 cukup kali yah " Reyhan memasukan 10 pembalut kedalam keranjang
" Apalagi yah, coba deh gue tanya Mamah "
Dengan segera Reyhan mengambil ponselnya dari saku dan menekan nomor sang Mamah.
Mamah : Hallo Rey, akhirnya kamu telpon mamah juga
Reyhan : Iyah Mah maaf tadi Reyhan tidur
Mamah : Iyah ga apa apa tadi Nabila udah kasih tau ke Mamah, gimana kamu udah baikan sama Nabila kan..? Nabila ga minta putus kan sama kamu
Reyhan : Iyah Mah udah, engga ko Reyhan baik baik aja sama Nabila
Mamah : Syukurlah, kamu ga pulang kerumah Rey..?
Reyhan : Engga Mah, Reyhan tidur di apartemen beberapa hari soalnya Nabila menginap Mah
Mamah : Hah.?? Ko Nabila menginap ditempat kamu
Reyhan : Iyah Mamahnya lagi pergi seminggu, sahabatnya juga lagi pergi jadi karena Reyhan ga tega yaudah Reyhan biarin Nayla di apartemen
Mamah : Kenapa ga disini aja sih Rey..? Awas kamu macam macam
Reyhan : Engga Mah , paling dikit hehe
Mamah : Reyhaaan
Reyhan : Bercanda Mah, oiya Mah Reyhan mau nanya nih
Mamah : Nanya apa..?
Reyhan : Cara ngadepin perempuan pms gimana Mah, ini Reyhan lagi beli pembalut buat Nabila tapi mungkin Mamah bisa kasih tau Reyhan untuk apa yang Reyhan beli dan Reyhan lakuin
Mamah : iii so sweet banget sih, yaudah Mamah kasih tau. Pertama kamu ke kulkas ambil minuman datang bulan namanya kiranti ya kamu beli aja 10
Reyhan : Okee Mah udah nih, terus apa lagi..?
Mamah : Cemilan jangan lupa beli yang banyak, jangan beli minuman bersoda, jangan beli susu, terus kamu beli coklat, Oya kalau ada apotik kamu beli aja plaster untuk datang bulan tadi kalau di minimarket yaudah kamu beli aja.
Reyhan : Sebentar sebentar Mah, plasternya apa namanya..?
Mamah : Kalau Mamah sih pakai ifree
Reyhan : Oya ada ada Mah
Mamah : Udah semua..??
Reyhan : Udah Mah
Mamah : Nanti kamu kasih air hangat, jangan bikin emosi juga dan sana cepat balik
Reyhan : Iyah Mah, makasih mah i love you
Mamah : I love you to sayang
Setelah semua yang di butuhkan sudah ia masukan ke dalam keranjang, Reyhan segera menuju kasur untuk membayar.
__ADS_1
Reyhan menggunakan 5 keranjang sekaligus, sebenarnya ia sendiri juga bingung bagaimana nanti membawanya
" Mau dibantu bawa Mas..? " ucap seorang pramuniaga tersebut
" Boleh boleh kebetulan saya juga bingung bawanya "
" Baik Mas biar nanti saya bantu "
Setelah selesai membayar Reyhan dibantu oleh pramuniaga itu pergi ke apartemennya.
Sesampainya didepan pintu Reyhan menyuruh untuk meletakkan saja, Reyhan mengeluarkan beberapa lembar uang berwarna merah.
" Aduh Mas gausah saya ikhlas"
" Saya juga ikhlas, ga boleh nolak rezeki "
" Tapi ini terlalu banyak mas "
" Ga apa apa ambil saja "
" Terimakasih, semoga Masnya di kasih kebahagiaan dan rezeki yang melimpah dan dimudahkan segalanya "
" Sama sama, saya juga berdoa yang sama untuk kamu yah "
" Saya permisi Mas "
Reyhan pun mengangguk, ia melihat betapa bahagianya laki laki tersebut.
Reyhan membuka pintu apartemennya dan memasukan satu persatu tas belanjanya.
" Nab gue pulang " teriak Reyhan
" Lama banget si Lo darima—" Nabila menghentikan ucapannya karena terkejut dengan barang barang yang Reyhan bawa
" Lo mau buka warung apa gimana ini ..?" tanya Nabila melihat 5 tas belanja yang besar
" Apaan sih Lo, ini tuh semua buat Lo "
" Hah buat gue semua ...?"
Dan ia juga melihat banyak makanan, minuman datang bulan dan plaster datang bulan.
" Reyy .." tatapan Nabila mendadak sendu
" Kenapa..? Gue salah yah, yaudah gue turun lagi deh yah " ucap Reyhan panik
Nabila menggelengkan kepalanya ia langsung memeluk tubuh Reyhan
" Makasih banyak "
" Sama sama, yaudah sana pakai "
Nabila melepaskan pelukannya dan menatap Reyhan.
" Rey tapi pembalut nya banyak banget, satu aja bisa buat 2 bulan "
" Yaudah ga apa apa simpan ga basi kan..?"
" Yaudah gue pakai dulu deh, Lo rapihin yah hehe "
Nabila berlari meninggalkan belanjaan yang ia keluarkan dari dalam tas, sedangkan Reyhan hanya bisa menarik nafas melihat kelakuan Nabila
" Untung gue sayang, kalau ga udah gue lempar ke bawah Lo Nab " gumam Reyhan sambil merapihkan
***
" Telpon dari siapa Mah, kayaknya seru banget tadi " ucap Pak Hartono yang baru selesai mandi
" Ini tadi Reyhan Pah yang telpon, katanya hari pertama pms Nabila dan kebetulan Nabila menginap di apartemen Reyhan "
" Loh ko Nabil nginap di apartemen Reyhan..?"
" Iyah katanya orangtuanya lagi pergi, terus sahabatnya Nabila juga lagi pergi karena Reyhan khawatir yaudah dibawa ke apartemennya "
" Kenapa ga nginep disini aja si Reyhan itu gimana.."
__ADS_1
" Udah engga apa apa lah Pah, lagian Reyhan ga bisa macam macam hehe "
" Oo terus dia ngomong apa aja sama kamu sayang..?'
" Reyhan tuh beli pembalut buat Nabila, terus nanya kalau cewe lagi pms itu harus dikasih apa, di perlakukan seperti apa "
" Bisa romantis juga anak itu, terus terus gimana..?' Pak Hartono semakin semangat mendengarkan cerita istri nya
" Yaudah Mamah sebutin aja apa yang harus dibeli, yang harus di lakuin, eeh tadi selesai belanja dia kirim foto katanya dia sampai 5 tas gede Pah haha nih papah liat deh "
" Hahahaha kayaknya mereka sudah saling mencintai ya Mah "
" Mamah berharap begitu, bagaimana pun Mamah ingin membalas semuanya Pah "
" Iyah semoga mereka cepat menikah dengan begitu rencana kita akan berjalan sempurna yah "
" Iyah Pah, semesta memang baik Pah tanpa kita mencari semesta yang mempertemukan "
" Iyah, yaudah ayo Mamah istirahat "
" Iyah Pah "
***
Sejak tadi Nabila belum bisa tidur, ia sudah mencoba berbagai cara dari menonton Vidio, menonton film dan membaca novel di ponselnya.
" Ihh kenapa ga ngantuk ngantuk sih " gumam Nabila kesal
Nabila melihat jam di dinding sudah menunjukkan pukul 11 malam, biasanya jam 9 pun dia sudah tertidur.
" Reyhan udah tidur belum yah " gumamnya sendiri
Nabila pun akhirnya memberanikan diri untuk keluar kamar, kemudian ia pergi ke sofa tempat tidur terakhir Reyhan namun ia tak menemukan laki laki itu disana.
" Kemana yah dia masa Iyah pergi keluar"
Kemudian Nabila mendengar samar suara gitar dari luar, Nabila berjalan perlahan kesumber suara dan saat ia menggeser tirai sedikit ia melihat Reyhan yang sedang bermain gitar di balkon.
Saat Nabil menggeser sedikit pintu kacanya dengan pelan, ia mendengar Reyhan yang tengah memutar lagu yang ia setel di dalam mobil.
" Engkau wanita tercantik ku.. Ku ingin kau tau, kau merubah warna hidupku.. " Reyhan menyanyikan bait tersebut
" Engkau lelaki terbaikku.. Ku ingin kau tau.. kau merubah warna hidupku " Nabila melanjutkan bait lagu dan Reyhan menoleh kebelakang
" Dan aku jatuh cinta kepadamu.. Tanpa batas waktu.." Reyhanpun kembali menyanyikan bait selanjutnya
" Maukah kamu jadi teman cintakuu " Nabila dan Reyhan menyanyikan bersama
" Bagus suara Lo Rey " Nabila memberikan tepuk tangan
" Kenapa belum tidur, sini duduk " Reyhan menggeser tubuhnya dan Nabila duduk di sebelah Reyhan
" Belum ngantuk, Lo sendiri kenapa belum tidur..? Ngapain juga disini kan udah malem, oo gue tau lo pasti lagi ngerokok ya "
" Cih sotoy banget sih ada ga liat roko..? Gue ga bisa tidur, terus ya biasa kalau ga bisa tidur gue main gitar sambil nyanyi gini "
" Kenapa ga di dalem aja..?"
" Takut ganggu lo tidur lah pake nanya lagi "
Nabila meletakkan kepalanya dibahu Reyhan.
" Dari sekian banyak wanita, kenapa lo milih gue Rey..? "
" Lo tau ga Nab, ya gue ga minta lo percaya yah. Lo ciuman pertama gue, lo perempuan yang beda dari perempuan lain, dan mungkin bisa jadi Lo cinta pertama gue " Reyhan melingkarkan tangannya dipinggang Nabila
" Mungkin..? Berarti sekarang belum..? "
" Gue ga bisa mengartikan ini cinta atau bukan Nab, yang gue tau gue bahagia sama lo, gue nyaman sama lo, gue gamau kehilangan Lo. Kalau Lo tanya gue sayang sama Lo atau engga, ya gue bisa jawab dengan lantang gue sayang sama Lo. Kalau Lo sendiri gimana..? "
" Bingung " jawab Nabila singkat
" Bingung kenapa..? "
" Sama kayak lo, kadang tuh Lo nyebelin ngeselin bikin gue tuh benci banget tapi kalau Lo lagi perhatian tuh bikin jantung gue berdetak kencang banget. Dan saat gue liat kejadian tadi, hati gue hancur banget Rey sakit banget rasanya gue ga bisa bohong kalau bilang gue ga nangis. Bahkan rasanya gue tuh gamau ketemu sama lo, tapi saat bokap Lo cerita entah hati gue luluh lagi dan justru gue ngerasa bersalah "
__ADS_1
" Berarti Lo belum cinta dan sayang sama gue..? "