
Malam hari Reyhan mengajak Nabila untuk makan malam, Reyhan sudah menyiapkan dinner romantis untuk Nabila di apartemennya.
Reyhan ingin memberikan kejutan untuk Nabila, ia sengaja merasakan rencananya.
Nabila yang sudah rapih pun keluar dari rumahnya menghampiri Reyhan yang berada di luar.
" Lama amat sih Bu " ucap Reyhan yang sudah menunggu Nabila
" Hehehe yaudah ayo kita berangkat " ajak Nabila
" Sebentar " Reyhan mengeluarkan sebuah dasi dari dalam saku celananya, dan menutup kedua mata Nabila
" Mau ngapain Rey " tanya Nabila yang terkejut
" Nanti juga lo tau " jawab Reyhan berbisik
Reyhan membantu Nabila untuk masuk kedalam mobilnya, ia juga membantu memakaikan seatbelt.
Setelah itu Reyhan pun menyusul Nabila untuk masuk kedalam mobilnya.
" Kita jalan ya " ucap Reyhan dan Nabila hanya mengangguk
Sepanjang jalan Nabila tak bertanya ia akan dibawa kemana, sedangkan Reyhan dengan rasa bahagia terus melanjukan mobilnya.
Sesampainya di parkiran apartemen, Reyhan kembali membantu Nabila untuk turun.
" Pelan pelan Rey " ucap Nabila karena ia takut
" Iya sayang, ini gue pegangin ko " Jawab Reyhan sambil memapah Nabila
Karena khawatir Reyhan pun akhirnya menggendong Nabila ala bridal style.
" Reyy ih nanti ada yang liat " ucap Nabila yang takut di lihat orang
" Engga ada sayang, udah diem aja " ucap Reyhan akhirnya Nabila pun diam
__ADS_1
Reyhan menggendong Nabila hingga kedalam apartemen nya.
Hingga sampai di dalam apartemen Reyhan menurunkan Nabila secara pelan pelan.
" Tunggu yah sebentar " Ucap Reyhan dan Nabila mengangguk
Setelah dirasa cukup Reyhan membuka penutup mata Nabila
" Jangan buka mata dulu yah " ucap Reyhan dan Nabila mengangguk
Reyhan memutar musik dan menyalakan lilin didepannya, dan sebagian lampu ia buat redup.
" Buka Nab matanya " ucap Reyhan
Perlahan Nabila membuka matanya, dan melihat kesekeliling ruangan.
" Ini Lo yang masak..? " tanya Nabila melihat makanan diatas meja
" Oiya Nab gue punya sesuatu buat lo " ucap Reyhan yang memang sudah menyiapkan hadiah
" Apaa..? " tanya Nabila penasaran
Reyhan bangun dari duduknya dan berdiri di belakang Nabila.
Reyhan memakaikan sebuah kalung dileher Nabila, kalung itu semakin cantik saat Nabila pakai.
" Rey.." Nabila memegang kalung yang sudah Reyhan pakaikan
" Suka ga..? " tanya Reyhan
" Banget makasih yah " ucap Nabila dengan raut wajah bahagia
" Sama sama sayang " jawab Reyhan yang ikut bahagia
__ADS_1
Kejadian yang mereka alami kemarin, membuat mereka sadar jika memang mereka saling mencintai dan saling menyayangi.
" Hem ga kerasa seminggu lagi kita nikah Nab " ucap Reyhan sambil memegang tangan Nabila
" Iyaah Rey " jawab Nabila
" Lo tau ga sebenarnya gue sih masih kesel sama Lo " ucap Nabila
" Kenapa..? " tanya Reyhan bingung
" Yaa Lo diem diem foto foto gue, mana ada yang gue lagi jelek lagi " ucap Nabila mengenai foto foto yang berada di ponsel Reyhan
" Ooo hahaha biarin sih gemes tau gue " ucap Reyhan yang mengingat foto foto tersebut
" Awas nanti gue bales " ancam Nabila
" Ga takut gue Nab, gue mah gampang dapetinnya "
" Lo puas puasin deh Minggu ini ketemu gue, Minggu depan kan kita ga ketemu " ucap Nabila
" Ko gitu..? Ga lah tetep ketemu " jawab Reyhan
" Yee emang aturannya kayak gitu dodol "
" Berarti harusnya Minggu ini kita sibuk ngurus nikah dong " ucap Reyhan
" Hem harusnya " Nabila mengangguk
" Besok lo ikut gue ya kerumah, kita ngobrol sama Mamah " ajak Reyhan dan Nabila mengangguk
" Ayo makan udah dingin tau " ajak Nabila
" Iyah sayang " Jawab Reyhan
Reyhan dan Nabila mulai menikamati makanan mereka, sambil sesekali keduanya melemparkan candaan yang membuat tertawa.
__ADS_1