JEBAKAN PERNIKAHAN

JEBAKAN PERNIKAHAN
Menua Bersama


__ADS_3

Reyhan memutuskan untuk membatalkan kepergian dirinya, ia langsung menghubungi Albian.


Reyhan : Al Lo dimana..?


Albian : Di jalan kenapa..?


Reyhan : Gue gajadi pergi, ini gue mau pergi nemuin Nabila


Albian : Kenapa tiba tiba??


Reyhan : Panjang nanti gue ceritain, byee


Reyhan pun pergi ke Kantor nya dengan menaiki Taxi, ia benar benar merasa bersalah dengan apa yang ia lakukan kepada Nabila.


Sesampainya di kantor Reyhan menitipkan kopernya kebahagian Resepsionis, ia tak ingin jika sang ayah melihatnya.


Dengan segera Reyhan menaiki lift, ia ingin cepat bertemu dengan Nabila


Sesampainya didepan ruangan ia tak melihat Nabila disana, dan iapun teringat jika ia meminta Nabila untuk tidak menjadi Sekretaris nya lagi


Reyhan kembali mencari Nabila di ruangan lain, namun ia juga tak menemukan Nabila


Ting..


Ponsel milik Reyhan mendapatkan notifikasi pesan, dengan segera Reyhan membukanya.


[Ayumi : Kalau lo nyari Nabila di kantor ga akan ada]

__ADS_1


[Ayumi : Mending Lo kerumahnya]


Setelah membaca pesan Ayumi dengan segera Reyhanpun pergi kerumah Nabila, ia mengambil koper yang tadi ia titipkan setelah itu memesan taksi online untuk mengatar kerumah Nabila


Selama perjalanan hatinya gelisah, apa kah Nabila akan memaafkan dirinya tapi ia tak perduli yang terpenting sekarang adalah ia bisa bertemu dengan Nabila


Setelah sampai didepan rumah Nabila Reyhan langsung mengetuk pintu rumahnya, namun tak ada jawaban ataupun tanda pintu akan di buka


Reyhan kembali mengetuk pintu, dan kali ini ia mendengar langkah kaki dan suara dari dalam rumah


Saat Terdengar suara kunci dari dalam, Reyhan sudah siap menerima apa yang akan Nabila lakukan ataupun Nabila ucapkan.


 " Reyhan " ucap Nabila saat melihat Reyhan yang berdiri didepan rumahnya


" Hai Nab " sapa Reyhan dengan senyuman diwajahnya


Nabila tak menyangka dengan sosok yang bersamanya kini, ia berfikir jika ia tak bisa kembali bertemu dengan Reyhan.


" Jangan pergi Rey " ucap Nabila yang masih memeluk Reyhan


" Engga Nab " jawab Reyhan yang juga masih memeluk Nabila


Reyhan pun masuk kedalam rumah Nabila, dan ia duduk di sofa.


" Maafin gue Nab maafin gue " ucap Reyhan sambil mengelus wajah Nabila


" Gue juga minta maaf Rey, Gue minta maaf ga dengerin penjelasan apapun dari Lo " ucap Nabila

__ADS_1


Reyhanpun langsung mendaratkan ciuman di bibir Nabila, dan Nabila pun langsung membalas ciuman tersebut.


Keduanya saling melepaskan rindu masing masing.


Nabila melepaskan ciumannya dan menatap wajah Reyhan.


" Lo ga pergi kan Rey..? " tanya Nabila sambil mengelus wajah Reyhan


" Engga gue ga pergi " jawab Reyhan meyakinkan Nabila


Reyhan menatap wajah Nabila, ia melihat mata Nabila yang sebab dan bibir nya yang sedikit pucat.


" Jangan diliatin malu " ucap Nabila menutup wajahnya dengan kedua tangannya


" Jangan nangis lagi yah, nanti matanya tambah ga keliatan " Reyhan mencoba mencairkan suasana


" Reyhan nyebelin banget " Nabila mencubit lengan Reyhan


Reyhan hanya tertawa melihat apa yang dilakukan Nabila, ia senang dapat bersama kembali dengan wanita ini.


" Nab Lo masih mau jadi istri gue kan..? " tanya Reyhan


" Hemm gimana yah " Nabila berpura pura berfikir


" Hemm " Reyhan menaikkan kedua alisnya seolah menanti jawaban


" Gue mau menua bareng sama Lo Rey " ucap Nabila ia langsung memeluk Reyhan

__ADS_1


" Makasih Nab makasih udah Nerima gue lagi " ucap Reyhan dengan bahagia, ia pun langsung memeluk tubuh Nabila dengan erat


__ADS_2