JEBAKAN PERNIKAHAN

JEBAKAN PERNIKAHAN
Perempuan tak diharapkan


__ADS_3

" Haii Rey " sapa seorang wanita cantik yang berdiri tepat di depan pintu Reyhan


" Kiaa " ucap Reyhan pelan


Kia langsung memeluk tubuh Reyhan.


" Aku kangen sama kamu Rey " bisik Kia


Praanggg...


Sebuah benda jatuh dari dalam, Kia langsung melepaskan pelukannya dan keduanya menoleh kearah dalam.


Karena tak kunjung kembali Nabila pun akhirnya memutuskan untuk mengisi air di botolnya, namun ternyata ia dikejutkan oleh Reyhan yang tengah di peluk dengan seseorang.


" Rey.. Siapa dia..? " tanya Ki menunjuk kearah Reyhan


Dengan segera Kia masuk kedalam, sedangkan Nabila hanya berdiam menatap Reyhan penuh kesal.


" Hii siapa kamu, kenalin aku Kia dulu aku dan Rey satu kampus di Belanda. Dulu kita sering banget jalan bareng, makan bareng, nonton bareng " ucap Kia menceritakan kedekatannya dengan Reyhan


" Oo aku Nabila " jawab Nabila singkat


" Pasti kamu teman Rey, ah karena emang ga heran Reyhan selalu membawa teman perempuannya ke apartemen dulu pas—"


" Saya permisi dulu karena harus bertemu dengan teman saya " ucap Nabila memotong pembicaraan Kia


" Lo mau kemana Nab " Reyhan menahan tangan Nabila


" Pulang " jawab Nabila singkat


Nabila menarik tangannya hingga terlepas dari Reyhan, setelah itu ia pergi keluar.


Nabila terus berjalan dengan penuh kesal, namun karena ia tak memperhatikan jalan tanpa sengaja ia menabrak seseorang.


" Awww sorry sorry ga sengaja" ucap Nabila meminta maaf


" Nabila.. "


" Rian..? " ucap Nabila saat menolehkan kepalanya


" Lo ngapain disini..? " tanya Rian bingung


" Lo tinggal disini Ian..? " tanya Nabila sambil melihat ke belakang


" Iyah, kenapa..? " tanya Rian yang ikut melihat kearah yang Nabila lihat


" Gue numpang ke tempat Lo dulu yah, please" ucap Nabila


" O..oo yaudah Ayuk. Lo kenapa ada yang ngejar Lo..? "


" Engga engga ayo cepet "


Dengan segera Rian dan Nabila pergi, dan tak lama Rian dan Nabila pergi ada Reyhan yang datang.


" Kemana dia " gumam Reyhan


" Aahh gara gara KIA, pasti Nabila salah paham "

__ADS_1


Reyhan kembali berjalan mencari keberadaan Nabila


***


" Minum dulu " ucap Rian yang datang dengan membawa segelas minuman


" Makasih Ian " Karena haus Nabila langsung meneguk minumannya


" Lo kenapa..? cerita aja sama gue " ucap Rian yang masih penasaran


" Tadi gue nginep di apartemen gue, terus ternyata dia bawa cowoknya yaudah gue kabur aja " jawab Nabila mengarang


" Oo gitu " Rian yang percaya hanya menganggukan kepalanya


" Eh Iyah Nab, gue tinggal mandi dulu ga apa apa nih..? Soalnya gue baru balik kerja "


" Eeh Iyah ga apa apa ko ga apa apa gue tunggu disini aja "


" Oke bentar yah, kalau bosen nyalain tv aja atau kalau mau pakai wifi pakai aja passwordnya 1sampai8 " ucap Rian yang hendak pamit


Saat Nabila ingin membuka ponselnya, ia baru ingat jika ponselnya tertinggal di kamar Reyhan.


" Ahh elah gue keluar ga bawa apa apa dong " gumam Nabila sedikit kesal


**


Reyhan sudah mencari Nabila namun sayangnya ia tak menemukannya, ia pun kembali ke apartemennya.


" Ki mending lo balik sekarang " ucap Reyhan


" Kiaaa semuanya udah beda, sekarang gue sama Nabila mau nikah jadi please pergi "


Dengan wajah kesal Kia mengambil tasnya dan pergi meninggalkan Reyhan.


" Aarrgghh kenapa berantakan gini sih " gumam Reyhan sambil mengacak kesal rambutnya


Tak lama Reyhan kembali suara ketukan pintu, ia berfikir jika itu adalah Kia.


" Udah gue bilang pergi ya pergi kenapa masih ga ngerti sih " ucap Reyhan saat membuka pintu


" Siapa yang kamu suruh pergi..? " ucap seorang wanita


" Ma..mamah " Reyhan terkejut karena kini yang berdiri didepan rumahnya adalah sang Mamah


Mamah Reyhan masuk kedalam, sedangkan Reyhan bingung akan menjelaskan seperti apa kepada mamahnya.


" Mana Nabila Rey..? "


" Emm anu Mah, gini gini " Reyhan mencoba menjelaskan


" Kalian bertengkar..? Lalu kamu mengusir Nabila gitu..? "


" Aduh Mahh bukan, gini Mamah tenang dulu biar Rey cerita ke Mamah "


" Apaa ..? "


" Jadi tadi ada temen Reyhan namanya KIA terus Dateng meluk Rey, nah ternyata Nabila liat..." Reyhan menceritakan semua kejadian hingga akhirnya Nabila pergi

__ADS_1


" oya bagus, Mamah juga kalau jadi Nabila udah pergi udah gamau ketemu sama kamu malahan "


" Ko Mamah gitu sih, bantuin Reyhan dong Mah buat bujuk Nabila "


" Engga mauu kamu mending cari sana, Mamah mau istirahat dulu di kamar kamu "


Untungnya Nabila sudah merapihkan kamarnya sebelum pergi, jika tidak pasti akan ada yang curiga.


***


Nabila masih menunggu Rian selesai mandi, untuk menghilangkan rasa jenuhnya ia menyalakan tv milik Rian.


" Sorry lama ya Nab " ucap Rian merasa tidak enak


" Eeh Iyah ga apa apa Ian, oiya Ian kayaknya gue mau balik ketempat temen gue dulu deh " Nabila bangkit dari sofa


" Mau gue anterin ga..? "


" Engga usah, makasih banyak ia Ian maaf repotin "


" Iyah ga apa apa santai aja "


Nabila pun segera kembali ke apartemen milik Reyhan, jika wanita itu masih berada disana Nabila tak perduli ia ingin mengambil ponselnya dan kembali pergi.


" Eehh tumben pintu nya kebuka dikit " ucap Nabila melihat pintu Reyhan yang tidak tertutup


Nabila membuka perlahan pintu tersebut dan ia pun masuk kedalamnya.


" Sepi amat, apa Rey lagi turun yah "


Nabila kembali berjalan menuju kamarnya, kemudian ia melihat seorang wanita tengah tertidur memunggungi dirinya.


" Kayaknya Reyhan ga ada jadi ga apa apa deh gue ngomong sama nih cewe " gumam Nabila pelan


" Permisi mba Kiaa, ini saya Nabila perempuan yang mba pikir teman Reyhan. Terserah mba mau dengerin saya atau engga tapi yang jelas disini saya mau bilang saya ini calon istrinya Reyhan, mba cuma masa lalu Reyhan kan..? tapi kalau emang mba mau ambil Reyhan lagi silahkan, tapi emang Reyhan mau sama mba..? saya dan Reyhan saling cinta, jadi saya ga takut jika harus bersaing sama mba kia. Oiya saya cuma mau ambil hp saya " ucap Nabila kemudian ia mengambil ponselnya dan pergi meninggalkan kamar Reyhan


Sejak Nabila berbicara tadi Mamah Reyhan hanya mendengarkan ucapan Nabila, ia hanya tersenyum mendengarkan ucapan Nabila


" Biar tau rasa tuh cewe gausah kegatelan makanya main pelak peluk aja " ucap Nabila dengan kesal


" Nab Lo mau kemana lagi..? " ucap Reyhan yang baru saja kembali dari minimarket


" Mau pergi, awas " ketus Nabila


" udah sana urus aja tuh cewe, gue males " ucap Nabila dengan emosinya


" Cewe siapa..? lo abis ngapain..? "


" Ya itu si kiamat dia juga tidur di kamar lo, tadi tuh gue ngambil hp di kamar eeeh ada dia "


" Nab.. Lo kayaknya salah orang deh " ucap Reyhan


" Salah orang..? Salah orang gimana..? " Nabila menaikkan satu alisnya


" Jadi itu bukan kia Nab, tapi itu Mamah " jawab Reyhan dengan hati hati


Nabila membulatkan matanya dengan terkejut, ia berfikir jika Kia yang sedang tidur ternyata calon ibu mertua nya

__ADS_1


__ADS_2