JEBAKAN PERNIKAHAN

JEBAKAN PERNIKAHAN
Menghancurkan Hubungan


__ADS_3

Hingga malam Hujan masih saja turun dengan deras, Nabila pun menyuruh Reyhan untuk menginap dirumahnya.


" Nih selimut sama bantal " ucap Nabila memberikan kepada Reyhan


" Makasih " Reyhan mengambil dan meletakkan disebelahnya


Nabila duduk di sebelah Reyhan, dari dalam rumah mereka melihat hujan yang masih turun dengan deras.


" Nab.." panggil Reyhan


" Hmm " gumam Nabila


" Gue minta maaf kalau gue punya salah sama Lo, ya mungkin lo pasti bosen denger kata maaf dari gue. Tapi Nab, gue berani sumpah kalau gue beneran sayang dan cinta sama lo. Gue ga pernah berniat buat main main sama lo, Lo cinta pertama gue dan gue berharap Lo juga cinta terakhir gue " ucap Reyhan sambil menatap kearah jendela


" Mungkin kalau gue ga jatuh cinta sama lo saat gue liat lo sama perempuan ga sesakit ini ya Rey, gue juga mau bilang makasih karena lo udah jadiin gue perempuan yang istimewa dan spesial " jawab Nabila yang juga menatap kearah jendela


" Gue bisa pastiin Nab, setelah kita nikah gue akan bikin Lo bahagia " ucap Reyhan


" Udah ah gue ngantuk mau tidur " ucap Nabila yang bangkit dari duduknya


" Lah gue sendiri dong " ucap Reyhan menoleh kearah Nabila


Nabila hanya tersenyum dan masuk kedalam kamarnya, sedangkan Reyhan masih duduk dan menatap kaca di depannya.


Treek..


Tiba tiba listrik padam, dengan cepat Nabila keluar dari dalam kamar menghampiri Reyhan.


" Reyyy " ucap Nabila sambil memegang ponselnya sebagai cahaya


" Sini sini " Reyhan menarik Nabila kedalam pelukannya


" Kenapa pakai mati lampu sih " ucap Nabila kesal


" Yaa mungkin karena hujan deras, yaudah sini Lo sama gue aja " ucap Reyhan


" Kalau Lo ngantuk tidur aja, gue akan jagain lo " ucap Reyhan


" Engga gue ga ngantuk " jawab Nabila walaupun sebenarnya ia sudah sangat mengantuk


Nabila pun menyandarkan kepalanya pada bahu Reyhan, namun karena rasa kantuknya ia pun akhirnya tertidur.


Reyhan melirik kearah Nabila dan ternyata Nabila sudah tertidur cukup pulas, ia pun membiarkan Nabila tertidur dibahunya.


Tak lama lampu kembali menyala, karena Reyhan tak tega akhirnya ia menggendong Nabila hingga ke kamarnya.


Reyhan merebahkan tubuh Nabila dengan pelan pelan, ia tak mau jika Nabila nantinya terbangun.


" Selamat tidur Nab " Reyhan memberikan kecupan di kening Nabila


Setelah itu Reyhan kembali keruang tamu dan merebahkan tubuhnya diatas sofa.


****


Esok pagi Nabila bangun dan menyadari jika ia berada dikamarnya, seingatnya ia tertidur di ruang tamu bersama dengan Reyhan.


Nabila pun langsung keluar dari kamarnya, dan ia melihat Reyhan yang masih tertidur pulas di atas sofa.


Dengan segera Nabila pun mandi agar merasa segar, setelahnya ia pun membuatkan sarapan untuk dirinya dan Reyhan.


Setelah selesai membuat sarapan Nabila duduk di lantai dekat Reyhan tidur, ia memandangi wajah Reyhan yang masih tertidur.


" Iyah gue ganteng gausah diliatin segitu nya kali " ucap Reyhan yang masih memejamkan matanya

__ADS_1


" Apaan sih pede banget " Nabila bangun dari duduknya namun Reyhan dengan cepat menarik tangan Nabila


" Mau kemana..? " tanya Reyhan yang sudah membuka matanya


" Ke kamar mau ikut..? " jawab Nabila


" Mauu " jawab Reyhan sembari tersenyum


" Bercanda guee, cepet mandi gue udah bikin sarapan tuh " ucap Nabila


" Makasih " jawab Reyhan


Sebelum mandi Reyhan lebih dulu pergi kemobilnya untuk mengambil baju ganti, Reyhan memang selalu menyiapkan baju di mobil untuk berjaga jaga.


Setelah itu ia kembali masuk kedalam rumah dan bergegas untuk mandi.


Setelah selesai mandi Reyhan menghampiri Nabila yang tengah duduk di meja makan, dan ia pun duduk di sebelah Nabila.


" Makan laper kan " ucap Nabila


" Lo ga sarapan..? " tanya Reyhan yang hanya melihat satu piring nasi goreng


" Udah tadi lo lama sih " jawab Nabila


Dengan segera Reyhanpun menghabiskan nasi goreng yang dibuat oleh Nabila, melihat Reyhan yang lahap makan membuat Nabila merasa senang.


" Gue mau ketemu temen gue nanti siang, Lo mau ikut ga..? " tanya Reyhan disela sela makan


" Engga " Nabila menggelengkan kepalanya


" Tenang ada gue aman ko " jawab Reyhan


" Engga Rey, udah cepet abisin ngomong aja " ucap Nabila


Setelah selesai makan Nabila dan Reyhan duduk kembali di sofa ruang tamu.


" Lo mau pergi jam berapa..? " tanya Nabila


" Jam 1 an mungkin " jawab Reyhan


" Kenapa ga malem..? " tanya Nabila kembali


" Malam mingguan sama Lo hehe " jawab Reyhan


" Siapa juga yang mau malam mingguan sama Lo " ucap Nabila dengan tersenyum


" Gue sih mau tapi kalau lo gamau yah gue tetep kesini pokoknya "


" Pemaksaan " ucap Nabila pelan


Keduanya pun saling diam tak ada yang memulai percakapan, Nabila masih merasa canggung kepada Reyhan dan begitupun dengan Reyhan yang masih bersalah kepada Nabila


" Nab gue pulang dulu yah, sekalian mau ganti baju " ucap Reyhan


" Hemm Iyah hati hati yah " ucap Nabila


Setelah pamit Reyhanpun keluar dari rumah Nabila, ia langsung masuk kedalam mobil dan pergi dari halaman rumah Nabila.


***


Sesampainya di apartemen Reyhan langsung mengganti pakaiannya, dan ia juga bersiap untuk bertemu dengan teman temannya.


Sebelum pergi Reyhan lebih dulu mengirim pesan kepada Nabila.

__ADS_1


[Reyhan : Gue main dulu yaa]✓✓


[Nabila : Iya]


[Reyhan : ???]✓✓


[Nabila : ¿¿¿]


[Reyhan : Hati hati Reyhan sayang]✓✓


[Nabila : Hah..?]


[Reyhan : Naaabb 🥹 ]✓✓


[Nabila : Apa Rey..?]


[Reyhan : Engga apa apa, yaudah gue jalan dulu byee]✓✓


[Nabila : Have fun]


[Reyhan : Ih Lo marah sama gue Nab..?]✓✓


[Nabila : Engga Reyhaaan, udah sana jalan nanti temen Lo nunggu]


[Reyhan : Iyah Iyah byee]✓✓


Dengan segera Reyhan pun segera bergegas pergi ke cafe milik temannya, ia sengaja tak memilih malam agar nanti malam bisa bertemu dengan Nabila.


Sesampainya di cafe disana sudah ada teman temannya yang sampai lebih dulu.


" Woi buseet kirain lupa Lo sama kita " ucap Bram


" Kampret Lo hahaha " jawab Reyhan


" Tau lupa temen dia jahat banget " timpal Albian


Saat Reyhan tengah berkumpul dengan teman temannya, tanpa ia sadari ia berada di satu cafe yang sama dengan Arga


Arga pun melihat Reyhan yang asik dengan teman temannya, ia pun berpindah posisi dan mencari tempat aman untuk mendengarkan percakapan mereka.


" Gue denger Lo mau nikah Rey " ucap Riko yang juga teman Reyhan


" Yoii dong " Jawab Reyhan


" Pacaran ga pernah tiba tiba nikah, apa jangan jangan Lo udah kawin duluan yah hahaha " ucap Riko


" Eehh Iyah tapi malam itu Lo beneran ga sih sama si siapa tuh namanya Al " ucap Bram


" Nabilaa " jawab Albian


" Iyaah Si Nabila, Lo jadi ga ngelakuin " tanya Bram


" Kagaa cuma yaah sesuai rencana awal aja edit Vidio, jadi gue masih aman aman aja " jawab Reyhan


" Wih tahan juga ternyata, tapi tetep aja kan udah liat bodynya " ucap Riko


" Hahaha sial Lo " ucap Reyhan


Arga merekam apa yang mereka bicarakan, menurut Arga ini adalah kesempatannya agar bisa merebut Nabila.


Reyhan menceritakan bagaimana bisa mendapatkan Nabila, termasuk jebakannya.


" Tertawa aja yang puas Lo sekarang" ucap Arga

__ADS_1


__ADS_2