
Sesuai dengan rencana malam ini keluarga Nayla dan Reyhan akan membahas masalah pernikahan mereka, kini kedua keluarga itu tengah makan malam bersama sambil membahas masalah pernikahan.
" Nab makannya sedikit sekali, ga cocok ya makanannya..? " tanya Laura melihat Nabila yang makan sedikit
" Eehh engga Mah, Nabila lagi diet hehe " jawab Nabila yang memang tengah menjaga porsi makannya
" Tau tuh Mah, tadi siang juga Reyhan ajak makan gamau makan nasi " ucap Reyhan
" Reyy " Nabila memberi kode kepada Reyhan agar tak banyak cerita
" Gini besok kamu ke dokter gizi aja, jadi bisa tau mana yang boleh dimakan dan mana yang ga boleh dimakan " ucap Bu Laura kembali
" Tapi Mah—"
" Besok Reyhan yang anterin, kalian gausah ke kantor " ucap Bu Laura kembali
" Iya Mah " Nabila mengangguk
Setelah selesai makan malam mereka mulai membahas masalah pernikahan mereka, apa apa saja yang belum selesai disiapkan.
" Kalian kapan mau prewedding..? Terus mau dimana..? " tanya Laura
" Mungkin lusa Mah, terus kita mau di studio aja deh " jawab Nabila yang tak ingin terlalu ribet
" Untuk kantor gimana Pah..? Apa mau di undang semua..? " tanya Laura kepada suaminya
" Boleh boleh aja sih Papah, tapi kedua anak ini bukannya masih merahasiakan hubungannya " ucap Pak Hartono
" Yaa Reyhan sih terserah Nabila aja Mah Pah " jawab Reyhan
Nabila merasa bingung, sebab ia takut jika semua orang membicarakan dirinya.
" Mungkin Nabila belum siap Bu Laura, jadi kita kasih waktu saja bagaimana" ucap Bu Rahayu yang mengerti posisi Nabila
" Yaudah ga apa apa nanti itu nyusul aja yah, untuk fitting baju hari kamis yah, terus untuk dekorasi itu kita sudah pilih " ucap Laura
Laura menunjukkan sebuah gambar dari iPad nya kepada yang lainnya.
" Ini dekorasinya nanti..? " tanya Rahayu yang terkejut karena sangat bagus dan mewah
__ADS_1
" Iyah Bu, gimana ibu sama bapa setuju ga..? "
" Saya setuju saja Bu, yang penting acaranya nanti lancar tidak ada halangan apapun " jawab Bu Rahayu
Sedangkan Nabila dan Reyhan mereka asik sendiri memilih konsep untuk prewedding nanti.
" Hahaha " keduanya asik dengan dunia mereka sendiri
" Reyhan Nabila mending kalian berdua aja sana " ucap Laura melihat keduanya yang asik bercanda
" Oke Mah, ayo sayang " Reyhan mengajak Nabila pergi ke ruangan lain
Mereka memilih untuk di halaman belakang, dan mereka pun kembali memilih konsep prewedding.
" Ga sia sia kita bercanda hingga akhirnya di usir hehe " ucap Reyhan yang memang sengaja melakukan itu
" Nanti aku bilang aja kalau kamu yang nyuruh berisik biar di usir " jawab Nabila
" Jahat ga belain calon suami "
" Biarin aja "
Nabila dan Reyhan kembali mencari referensi, mereka ingin yang simpel dan sederhana.
" Hmm belum tau Rey, gamau jauh jauh ah "
" Luar negeri...? " Reyhan mencoba memberi ide
" Engga mau, mau di dalam negeri aja " jawab Nabila
" Rey aku jadi kepikiran masalah kantor, menurut kamu gimana..? " tanya Nabila mengenai hubungannya
" Yaa terserah tapi Rian udah tau kalau kita pacaran "
" Hmm aku bingung Rey, aku takut nanti diomongin yang engga engga " ucap Nabila mengenai ketakutannya
" Ada aku, siapa sih yang berani sama kamu Nab suruh maju sini orangnya " jawab Reyhan
Nabila menyandarkan kepalanya di bahu Reyhan, sedangkan Reyhan melingkarkankan tangannya di pinggang Nabila.
__ADS_1
" Aneh ga sih sekarang kita ngomong pake aku kamu " ucap Nabila yang membiasakan dirinya dengan kata itu
" Kenapa..? Ga nyaman yah..? " tanya Reyhan
" Hehehe ya gitu deh "
" Yaudah kalau ga nyaman gausah di paksain, lakukan apapun yang bikin kamu nyaman sayang " ucap Reyhan
" Makasih Rey "
" Sama sama Nab, "
Nabila merasa betah berlama lama bersama Reyhan, dulu ia pikir pria ini adalah orang yang paling menyebalkan tapi justru pria ini membuat dirinya jatuh cinta.
" Rey " panggil Nabila
" Ya kenapa Nab..? " saut Reyhan
" Lo nyangka ga sih kita bakal nikah..? "
" Engga lah, orang Lo benci banget sama gue. Kalau Lo sendiri..? "
" Ya engga lah, mau liat muka Lo aja gue emosi pengen gue hantam. Udah mah nyosor Mulu lagi " ucap Nabila mengingat saat saat dulu
" Hahaha sekarang tapi suka kan..? " Goda Reyhan
" Apaan sih Rey nyebelin deh " Nabila memberikan cubitan di lengan Reyhan
" Aduuh sakit Nabila, belum nikah aja udah ada kdrt " ucap Reyhan yang tentu saja membuat Nabila tertawa
Tanpa keduanya sadari dari dalam kedua orangtuanya menatap keduanya.
" Dulu Reyhan itu kalau saya tanya masalah nikah selalu aja menghindar, bahkan gamau pulang ke Indonesia. Tapi sekarang justru pacaran terus " ucap Laura kepada Rahayu
" Nabila juga menutup hatinya semenjak putus dengan mantannya, tapi sekarang tiba tiba sudah mau menikah " jawab Bu Rahayu
" Ya begitulah anak muda, nanti berantem nanti baikan, apalagi Reyhan yang belum pernah pacaran " ucap Hartono
" Oyaa..? Jadi Reyhan itu belum pernah pacaran ..? " tanya Pak Joko terkejut
__ADS_1
" Iyah orang dari dulu itu fokus sekolah sama kerja saja, katanya males pacar pacaran, bahkan katanya Nikah aja belum ada tuh kepikiran " jawab Laura
" Yaudah kita duduk saja, biarkan mereka berduaan dulu " ucap Pak Handoko dan ketiganya kembali duduk