JEBAKAN PERNIKAHAN

JEBAKAN PERNIKAHAN
H-7 Pernikahan


__ADS_3

Kini Reyhan dan Nabila di larang untuk bertemu, keduanya hanya saling berkomunikasi lewat pesan.


Pagi Reyhan tengah menyiapkan sesuatu untuk kejutan di hari pernikahannya.


Ia mengambil gitarnya dan mulai menyanyikan sebuah lagu.


" Woii bro " ucap Albian yang baru saja datang ke kamar Reyhan


" Hmm " gumam Reyhan yang masih asik memetik gitar nya


" Ham Hem ham Hem " ketus Albian


" Dan aku jatuh cinta kepada dirimu tanpa batas waktu.. " ucap Reyhan sambil memetik gitar nya


" Idih najis gila gue " jawab Albian


" Bukan elo, tapi calon bini gue Nabilaaa " ucap Reyhan sambil tersenyum


" Lo ga mau ngomong makasih atau apapun gitu ke gue ..? Lo ga inget nih karena sahabat Lo ini nih, Lo berdua bisa nikah "


" Makasih Albian sayang, sini gue cium " Reyhan memanyunkan bibirnya seolah ingin mencium Albian


" iiih jijik gue jijik " tubuh Albian seolah merinding


" Serba salah deh gue, eh lo sama Ayumi kapan nikah..? Nanti gue kasih kado deh paling istimewa " ucap Reyhan yang sudah meletakkan gitar di kasurnya


" GUE MINTA SATU UNIT APARTEMEN" Ucap Albian dengan tegas


" Ga ngotak " ucap Reyhan sambil memukul pelan Albian


" Yaa terus Lo mau ngasih gue apa kalau gue nikah..? " tanya Albian


.


" Gue akan ngasih Lo mesin cuci, karena gue yakin Lo pasti nanti bakal butuh Nab " ucap Ayumi


" Kenapa gitu..? Emang kenapa gue butuh mesin cuci..? " tanya Nabila yang tengah dimasker oleh Ayumi


" Kan Lo sama Reyhan pasti gelud terus tuh di kasur, ya otomatis harus sering ganti seprei dong jadi harus di cuci tuh jadi gue rasa kado itu cocok " ucap Ayumi sambil memberikan masker diwajah Nabila


" Gue niatnya mau main di dapur, di kamar mandi, di sofa, gimana dong hahaha " jawab Nabila yang diiringi tawa


" Hahaha gilaa gilaa, gue ga bisa ngebayangin pas Lo lagi main di sofa eehh nyokap Lo atau nyokap Reyhan Dateng hahaha "


" Gilaa itu mah, gue bilang aja tuh si Reyhan yang minta " jawab Nabila

__ADS_1


" Emang lo berdua tuh otaknya emang gesrek deh gue rasa, emang cocok lo berdua udah cocok " ucap Ayumi sambil memberi jempol


" Lo kapan Yum sama Albian, nanti gue kasih kado deh buat lo " ucap Nabila


" Apaa..? Lo mau kasih gue kado apa..? " tanya Ayumi dengan semangat


.


" Gue sih niatnya mau ngasih lingerie Rey, soalnya kan pasti Lo mainnya kasar tuh jadi pasti butuh banyak " ucap Albian


" Ahh ribet mending gausah pake apa apa, lo bayangin Al gue main di dapur, di kamar mandi, di sofa beuhh mantep ga tuh " ucap Reyhan sambil membayangkan


" Kayaknya lo juga butuh deh Rey mesin cuci, gue udah yakin banget pasti Lo tuh sehari bisa ganti seprei berkali kali "


" Main di ubin aja kali yah "


" Dinginlah gila, masuk angin mau Lo " ketus Albian


" Hahaha kerik kerikan nanti gue abis nikah " jawab Reyhan


" Terus nanti lo bulan madu kemana..? " tanya Albian penasaran


" Gatau, Nabila belum bilang mau kemana " jawab Reyhan sambil mengambil ponselnya


" Al gue kangen sama Nabilaaa, tapi ga bisa vidcall gabisa ketemu sedih gue " ucap Reyhan memelas


" Iya sih Yah, gue harus apa nih buat mempersiapkan malam pertama " ucap Reyhan dengan semangat


.


" Kayaknya nanti lo harus pakai lingerie warna merah deh Nab, beuuh pasti menggoda tuh " ucap Ayumi


" Nanti di seruduk gue sama Reyhan " jawab Nabila yang mengundang tawa Ayumi


" hahaha atau engga Lo iseng aja Nab, Lo bilang ke dia kalau Lo pms " Ayumi memberikan Nabila saran


" Hemm Iyah yah kayaknya seru tuh gue isengin kayak gitu " ucap Nabila sambil mengangguk


" Jadi pas dia udah siap tuh lo bilang, sorry banget Rey gue lagi pms pasti langsung nangis tuh bocah " ucap Ayumi


" Boleh makasih makasih idenya, akan gue gunain nanti " jawab Nabila mengangguk


Nabila merebahkan tubuhnya dan diikuti oleh Ayumi.


" Gue jadi kepikiran Valen, yum " ucap Nabila tiba tiba

__ADS_1


" Bukannya katanya Lo ngundang dia..? " tanya Ayumi


" Nomor nya tapi ga aktif Yum, apa dia ganti nomor ya " ucap Nabila


" Yaudah lah Nab gausah di undang kalau menurut gue, soalnya pasti nanti dia juga bikin rusuh acara Lo " Ayumi mencoba memberikan saran


" Hemm tapi udah lama sih yum dia ga ganggu gue sama Reyhan, apa karena dia juga udah nyerah yah..? "


" Ya mungkin, lagian apasih untung buat dia Nab..? Eh iya ngomong ngomong lo undang KA Arga ga..? "


" Undang, katanya dia juga Dateng sih " ucap Nabila yang memang mengundang Arga


" Lo tau ga ternyata Arga yang berhasil bikin Reyhan ga jadi pergi dan akhirnya nemuin Lo, Reyhan udah cerita..? " tanya Ayumi mengenai kejadian kemarin


" Engga, Reyhan ga cerita apa apa ke gue. " Jawab Nabila sambil menggeleng-gelengkan kepalanya


" Yaudah nanti setelah lo nikah Lo tanya aja sama Reyhan " ucap Ayumi dengan santai


Nabila mencoba mengingat terakhir ia bertemu dengan Arga, ia terakhir bertemu dicafe saat hubungan Nabila dengan Reyhan tengah berantakan.


Dan bahkan Arga yang mengirim vidio tentang ucapan Reyhan bersama dengan teman temannya.


Tapi sekarang Arga juga yang menahan Reyhan untuk tidak pergi, Arga itu laki laki yang rumit untuk Nabila pahami.


Nabila ingat dulu ia pernah menyimpan perasaan kepada Arga, namun ia baru berani mengungkapkan ketika Arga akan pergi.


Arga dulu mampu membuat dirinya bangkit disaat Valen selingkuh, dan Arga juga yang selalu ada untuk dirinya.


Namun kini Nabila juga sudah memiliki Reyhan, laki laki yang menjadikan dirinya wanita spesial dan wanita bahagia


Teringat bagaimana pertemuan pertama mereka, hingga akhirnya kini mereka akan menikah. Laki laki itu punya seribu cara untuk membahagiakan Nabila, ahh rasanya Nabila ingin selalu bersama dengan Reyhan.


**


Reyhan tengah merebahkan tubuhnya diatas kasur miliknya, tatapannya lurus menatap langit langit kamarnya.


Tinggal menghitung hari untuk nantinya ia dan Nabila sah, ia ingin menjadikan Nabila ratu di hidupnya


Ia juga ingin menyerahkan seluruhnya untuk Nabila, perempuan itu benar benar membuat Reyhan jatuh cinta.


Reyhan mengambil foto di meja nakasnya, foto dimana ia dan Nabila tengah melakukan lamaran.


Disana Reyhan belum sepenuhnya yakin dengan perasaannya, namun seiringnya waktu ia sangat yakin jika ia memang sangat mencintai Nabila.


" Gue akan balas rasa kecewa yang pernah Lo dapetin Nab, gue akan nempatin kebahagiaan Lo diatas kebahagiaan gue " gumam Reyhan sambil terus menatap foto Nabila

__ADS_1


Kedua orangtua Reyhan mendengar semuanya dari luar kamar, keduanya ikut bahagia Reyhan akan menikah..


__ADS_2