
“Apa Kamu benar benar penasaran dengan jawaban Ku ?” Tanya Jessica yang terlihat tidak tertarik dengan jawaban nya sendiri.
“Emm....” Jawab Fany yang mengangguk dengan sangat antusias.
“Akan Ku jawab jika Kamu sudah mengatakan jawaban Mu pada Ku.”
“Isshh.. Bukan nya ngejawab, malah tanya balik. Orang lain itu di jawab dulu, baru tanya balik.” Protes Fany.
“Itu kan orang lain, bukan Aku. Memang nya kamu pernah liat di mana gadis yang menunggangi kuda dengan gaun seperti ini, melepas sepatu dengan hak tinggi di dekat kuda, dan melakukan berbagai kegiatan yang jika di lihat dari sudut pandang etika, tindakan Ku sudah lebih tak sopan jika di bandingkan dengan pria bangsawan.”
Jawab Jessica yang merasa tak masalah jika Dia menjahili Fany. Lumayan lah, mumpung tak ada Viona yang bisa Dia jahili.
“Dasar gak bisa di ajak serius. Awas yaa, kalau nanti setelah Aku jawab Kamu masih gak mau kasih tau jawaban Mu, kita bakal berhenti berteman.” Ancam Fany yang terdengar kekanak-kanakkan.
“Uhhh.. Aku takut, “ ucap Jessica yang masih sibuk memakan anggur nya.
“Tujuan Ku bersekolah di sini adalah demi masa depan Desa Ku.”
“Hem ?! Masa depan Desa ? Bukan masa depan Mu ?” Tanya Jessica dengan mulut yang di penuhi oleh buah anggur.
Kalau saja Elmira ada di sini, pasti Jessica akan kena omel.
“Terdengar konyol bukan ? Hahaha, tapi begitulah. Masa depan Ku adalah masa depan Desa Ku. Simpel kan jika Aku katakan seperti ini ?”
“Lalu, Kamu ingin terjun ke dunia kerja yang bagian mana ? Karena satu Desa terasa terlalu besar jika tujuan tempat kerja Mu hanyalah toko biasa.
“Tentu saja Asosiasi Dagang Brigth.” Jawab Fany penuh keyakinan 100%.
“UHUUUK...UHUUUKKKK,...” Setelah mendengar jawaban Fany, sukses membuat Jessica tersedak.
“Terdengar tidak mungkin kan ? Memang.. Karena itu adalah Asosiasi yang sangat besar. Tetapi, Aku sudah bertekad akan masuk ke Asosiasi itu, dan menjayakan Desa Ku.”
__ADS_1
Ucap Fany tanpa merasa risih atau patah semangat saat mendengar batuk nya Jessica. Lantaran ini bukan kali pertama diri nya mendapat respon seperti ini.
“Tidak. Aku bukan nya menertawakan cita cita Mu. Aku hanya merasa heran saja, kenapa dari semua Asosiasi, Asosiasi Ku- Emm, Maksud nya Asosiasi Dagang Brigth yang menjadi incaran Mu ?” Tanya Jessica menyatakan bahwa Diri nya benar benar tak ada niatan untuk menertawakan Fany.
“Karena Aku memiliki informasih yang akan sangat membuat Asosiasi itu menerima Ku dan memberikan pekerjaan pada Ku dan juga warna di Desa.”
“Lalu, informasih apakah itu ? Apakah sangat rahasia, sehingga Kamu tak bisa memberitahu Ku ?”
“Tidak. Kamu adalah orang pertama yang akan Aku beri tahu. Jika dugaan Ku benar, Desa Lumpur (Nama Desa dari tempat tinggal Fany) adalah desa yang memiliki kekayaan yang amat berlimpah.”
“Contoh nya ?” Tanya Jessica penasaran, karena jika benar, diri nya juga di untungkan bukan ?
“Hasil tanaman obat yang amat langkah tumbuh subur di Desa Ku. Bahkan jika di lihat dari ciri-ciri alam, seperti nya ada tambang berlian yang di sembunyikan di dalam perut gunung yang ada di Desa Lumpur.”
“.....” Jessica terdiam. Dia benar benar di buat tak bisa berkata kata dengan informasih yang Dia dapat kan.
“Ada apa ? Apakah Kamu tertarik dengan informasih Ku ?” Tanya Fany yang merasa heran dengan reaksi Jessica.
“Mau ku juga seperti itu.. Tapi seperti nama nya Desa lumpur, adrenalin dan situasi tanah yang di pijak tidak mendukung sama sekali.”
"Separah itukah ?”
“Yaa! Cura hujan di desa Kami sangat tinggi, sehingga lumpur selalu menjadi pemandangan pertama yang di lihat saat membuka mata.”
“Jika seperti itu, apa yang membuat Diri Mu yakin bahwa pemimpin dari asosiasi dagang brigth akan menerima informasih Mu, dan juga mempekerjakan diri Mu dan para warga yang ada di desa lumpur ?”
“Aku tau cara membuat lumpur teratasi dengan baik. Dan juga, Aku memiliki banyak rencana jika saja rencana Ku yang paling utama gagal. Aku tidak memiliki uang, sehingga jika ingin menjalan kan ide gila yang ada di benak Ku, Ku rasa Aku membutuhkan kekuasaan yang tak bisa mengganggu. Istilah nya, orang yang menjadi pelindung dan orang yang memiliki kekuasaan yang tak dapat di sentuh oleh pemerintahan saat ini.”
Pemikiran Fany saat ini bukan karena mengada ngada atau hanya antisipasi. Melain kan karena semua nya itu mendasar.
Takut nya jika Fany bergerak sesuai dengan yang Dia ingin kan, yang ada nanti malah mendatangkan pemimpin yang korup dan tidak akan mengindahkan permintaan Fany yang menginginkan agar Desa nya di jayakan atau di makmurkan.
__ADS_1
Jika Fany berusaha meyakinkan diri nya bahwa pasti pemimpin yang datang akan membawa nya pada hal yang Dia ingin kan, maka sebuah penolakan besar akan muncul pada hati nya.
Lebih baik mengikuti kata hati, dari pada menyesal nanti karena terlalu mendahulukan rasa ego dan tidak sabaran.
“Apakah Kamu percaya pada Ku, sehingga
memberitahukan hal yang luar biasa ini ?” Tanya Jessica saat melihat Fany sudah
berbaring di rerumputan hijau.
“Entahlah. Otak Ku terlalu percaya pada Mu Jess.” Jawab Fany sambil memejamkan mata nya.
“Lalu bagaimana jika yang terjadi nanti tidak sesuai dengan yang Kamu harapkan ?”
“Maksud nya ?”
“Maksud Ku, bagaimana jika Aku mengkhianati Mu demi uang atau sebagai nya, dan membuat Desa lumpur Mu maju dengan bantuan tangan para bangsawan ?”
“Mempercayai Mu adalah pilihan ku Jess. Benar tidak nya keputusan Ku, semua nya tergantung pada Diri Mu. Ini adalah keputuasan Ku, sehingga Aku tak akan menyalahkan siapa pun. “
Fany pun menjawab dengan sangat tenang dan benar benar jujur.
Pertemuan nya dengan Jessica baru saja di mulai hari ini, tetapi entah kenapa Fany malah merasa sefrekuensi dan nyaman jika memberitahukan rahasia nya pada Jessica.
“Ini hanya seandai nya Fany... Gini yaa, seandai nya mimpi Mu terkabul lebih cepat dari waktu dua tahun... Apa yang akan Kamu lakukan ?” Tanya Jessica yang seperti nya berniat untuk memberitahukan rahasia nya kepada Fany.
Karena Jessica adalah seorang pembisnis, Dia tak bisa melewatkan kesempatan emas yang satu ini.
Apalagi dari perkataan Fany tadi yang memiliki banyak rencana untuk menangani masalah lumpur, radar berbisnis Jessica langsung masuk dalam mode aktif untuk menghitung peluang masa depan.
"Maksud Mu ? Apakah Kamu memiliki kenalan untuk mempercepat rencana Ku barusan ? Ayolah Jess... Jangan memberikan harapan pada Ku. Aku orang nya terlalu cepat berharap. Apa yang akan terjadi jika Aku menuntut Mu untuk memenuhi kemauan Ku ?!"
__ADS_1