KAKAK IPARKU, SUAMIKU

KAKAK IPARKU, SUAMIKU
#Membingungkan


__ADS_3

Saat Aldo baru membuka pintu Tasya yang berada diluar pintu langsung berlari kearah Alisya yang masih membetulkan ikatan rambutnya.


"Mama..."


"Ada apa sayang..?"


"Maa..aku mau bobo disini ajah..!"


"Loh..emangnya kenapa..?" Aldo semakin dibuat pusing oleh anak gadisnya itu.


"Tasya takut paa..tadi mimpi serem.Tasya bobo sini aja sama mama papa..!"


Alisya mulai meraih tubuh Tasya yang ketakutan.


"Tasya kan uda gede,jadi bobonya sendiri.."


"Mama sama papa juga uda gede,kenapa tidurnya bareng..?"


"Sayang..orang dewasa memang harus tidur bersama.Tapi kalau anak-anak yang udah gede harus belajar tidur sendiri biar mandiri.." Alisya mencoba memberi penjelasan pada putri semata wayangnya itu.


"Tapi maa..Tasya takut.."


"Iya udah..malam ini Tasya boleh bobo disini.."


"Yee..." soraknya Tasya membuat Aldo sangat terkejut dan mulai memberi penolakan pada Tasya.


"Tasya..kamu mau ga punya adek..?"


"Mau dong paa.."


"Kalau mau,sekarang Tasya bobo dikamar sendiri dulu ya..?"

__ADS_1


Alisya jadi sedikit kesal mendengar penjelasan Aldo yang sedikit fulgar menurutnya.


"Kak...sudah ga papa biarkan malam ini Tasya tidur bersama kita.." Alisya menjadi iba melihat Tasya yang semakin ketakutan.Tiba- tiba terdengar petir menyambar sangat keras hingga membuat Tasya langsung menjerit ketakutan.Alisya otomatis langsung memeluknya dan menutup telinga Tasya,membacakan beberapa kalimat tasbih ditelinganya.Ia juga mulai merebahkan tubuh Tasya lalu menutup tubuhnya dengan selimut.


Aldo yang melihat Tasya ketakutan berinisiatif untuk menutup tirai jendelanya dengan sempurna.Ia juga kembali berbaring ditempat tidur dengan Tasya yang berada diantara Aldo dan Alisya.Satu tangannya terulur memeluk dua sosok wanita yang amat ia sayangi,pandangannya tertuju pada dua wanita itu secara bergantian.Rohmad ta'zdim selalu terpanjat oleh bibirnya.


Alhamdulillah ya Alloh..Engkau telah menghadirkan dua sosok wanita yang begitu aku sayangi...


Lindungi mereka ya Alloh jika aku dalam keadaan lemah..


***


Pagi ini rumah sakit tampak sedikit lengah,pasien tidak begitu padat seperti hari biasanya.Mungkin karena hari ini adalah hari jum'at yang artinya ini hari libur bagi kaum muslim diseluruh dunia.


Alisya sudah mulai terbiasa dengan setiap kegiatan yang pernah ia ikuti bersama dengan dr.Reymong.


Seperti pagi ini dr.Reymond sudah merasa percaya pada mahasiswa binaannya,hingga Alisya dan Khoirul ditugaskan untuk mengecek pasien tanpa didampingi dr.Reymond lagi.Alisya merasa sangat percaya diri,hingga tanpa ia sadari ia tampak seperti dokter sesungguhnya.Khoirul yang mendampinginya seolah selalu dibuat takjub dengan keluwesan sikap Alisya.


Alisya mengontrol ayah Ghisel yang memang hari ini dijadwalkan pulang karena kondisinya semakin membaik.Disana tak nampak keberadaan Ghisel,pasien itu hanya ditemani oleh seorang lelaki yang cukup tampan.Laki-laki itu tampak serius memberikan pertanyaan demi pertanyaan pada ayah Ghisel.


Yah..Mike sedang berada disana untuk mengumpulkan bukti- bukti baru yang dijanjikan ayah Ghisel.


Mike hanya sendiri sedang Aldo memang berada dipersidangan klien lainnya.


Kedatangan Alisya membuat Mike menghentikan aktivitasnya,ia memberikan kesempatan bagi calon dokter-dokter muda itu melaksanakan tugasnya.Mike memandang Alisya sejenak,memerhatikan penampilannya dan mulai berfikir keras.Mungkinkah gadis ini adalah Alisya..?Mengingat Aldo juga bercerita bahwa istrinya itu sedang melaksanakan koas disini.Ia pun dengan percaya diri berniat berkenalan dengan calon dokter cantik itu.


"Dokter..kalau sakit jomblo kira-kira ada obatnya tidak..?" Alisya tersenyum mendengar pertanyaan Mike yang seperti sengaja ditujukan padanya.


"Tergantung..kalau sakit jomblonya tidak terlalu parah mungkin masih bisa diobati.Tapi kalau jomblonya sudah akut maka harus segera dihindari..!" Penjelasan Alisya membuat Mike tersenyum simpul.


"Dokter...perkenalkan nama ku Mike,orang-orang biasa memanggilku dengan sebutan "baby Mike"..." Alisya hanya membalas dengan senyuman saat Mike mulai menyodorkan tangannya untuk mengajak salaman.Dia tak membalas uluran tangan Mike,ia hanya menyatuk kedua telapak tangannya sebagai tanda ia menolak jabatan tangan Mike.

__ADS_1


"Alisya.."


Jawaban Alisya membuat Mike tersenyum dan berfikir.


Keberuntungan memang selalu berpihak** padamu Aldo Syahputra,kamu pun diberi kesempatan kedua oleh Tuhan untuk memiliki istri yang sangat cantik bagaikan Dewi bulan yang terusir dari kayangan..


"Baiklah pak..kondisi anda sudah semakin membaik.Anda memang diperbolehkan pulang hari ini,tapi tetap jaga kesehatan ya pak..?"Alisya memberikan sedikit motifasi pada pasiennya seperti apa yang dilakukan dosennya kemaren.Khoirul yang masih setia berada disamping Alisya juga ikut tersenyum pada pasien itu untuk mengamini setiap perkataan Alisya.


"Iya sudah..kami permisi dulu.."


Khoirul berpamitan pada pasien itu dan dibalas sebuah senyuman oleh sang pasien.


Melihat Alisya yang sedang terlibat obrolan serius dengan Khoirul membuat Mike tiba-tiba memiliki sebuah ide kekonyolan.Ia meraih ponselnya yang ada dikantong celananya,kemudian ia mengarahkan kameranya kearah dua calon dokter itu yang sudah mulai mendekati pintu disana.


Beberapa foto sudah diambil Mike dan kini ia akan mengirimnya.


*To :Stone man


Sepertinya ada yang siap-siap patah hati nih*..


***


Mobil Aldo meluncur dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit.Pesan yang dikirim oleh Mike padanya benar-benar membuatnya seperti sedang kebakaran jenggot.Moodnya menjadi berantakan,suasana hatinya menjadi kacau.Ia sudah tak sabar lagi ingin bertemu dengan istrinya.


Saat mobil Aldo sudah mulai memasuki area parkiran dirumah sakit ia sempat bertemu dengan Mike yang akan pulang.Mike yang lebih dahulu mengetahui keberadaan Aldo berinisiatif menyapa sahabatnya itu.


"Woi..stone man...ga nyangka umpan pancinganku termakan juga.." Mike berkata sambil tertawa penuh ejekan.Aldo sama sekali tak memperdulikan perkataan Mike,ia langsung berjalan meninggalkan Mike yang masih tertawa dan mulai memasuki rumah sakit.


***


Alisya sudah berada dikantin rumah sakit bersama teman - temannya saat acara makan siangnya.Disana juga banyak mahasiswa yang sedang menikmati makan siang bersama Alisya.Telihat disana Alisya dan teman-temannya sudah mulai menunggu pesanan makanannya datang sambil mengobrol santai.

__ADS_1


__ADS_2