KAKAK LAKI - LAKI KESAYANGAN

KAKAK LAKI - LAKI KESAYANGAN
BAB 15


__ADS_3

Ketiga adiknya Farhan baru pertama kali mendengar suara petir yang begitu besar, hal itu pasti membuat mereka terkejut dan ketakutan. Saat ini mereka masih memeluk erat sang kakak, dengan posisi Fatimah memeluk Farhan dari depan sambil duduk di pangkuan nya, Putri memeluk Farhan dari samping kanan dan Siti memeluk Farhan dari samping kiri.


Mereka merasa seperti ingin menangis sambil memeluk sang kakak.


"Huusst, udah udah, jangan takut. Ada kakak yang nemenin kalian", ucap Farhan kepada ketiga adiknya dan menenangkan mereka. Mereka pun juga sudah mulai tenang dan masih memeluk sang kakak.


"Udah udah, kalian istirahat aja di kamar kakak, kakak temenin kalian istirahat", ucap Farhan lagi.


"Iya kak", jawab ketiga adik Farhan bersamaan.


Putri dan Siti perlahan melepas pelukannya dari Farhan dan berusaha duduk dengan tenang di samping Farhan, tetapi Fatimah masih memeluk sang kakak dengan erat di pangkuannya.


Baru sebentar, Putri dan Siti kembali memeluk sang kakak kembali dengan erat.


"Kakak,, masih takuut", ucap Putri dan Siti kepada Farhan.


"Ya Allah, hei, udah doong takutnya. Petir nya juga udah nggak ada", balas Farhan tersenyum lucu melihat adik adik nya yang ketakutan sambil memeluk dirinya.

__ADS_1


"Hei udah udah, kalian istirahat aja. Fatimah juga ni, kalo takut ikut kakak kakak nya istirahat", pinta Farhan


"Iya kakak", jawab ketiga adik Farhan. Mereka bertiga pun mulai tenang kembali dan perlahan melepaskan pelukan mereka dari sang kakak.


Mereka bertiga juga perlahan berbaring di kasur atas perintah sang kakak. Putri dan Siti saling berpelukan sambil berbaring karena masih sedikit takut.


"Kakak, peluk Fatimaah. Fatimah masih takuut", pinta Fatimah dengan wajah memelas.


"Ya Allah, iya iya sayang ku. Kakak peluk ya, Fatimah cepet merem dan istirahat, kalian berdua juga ikut istirahat", jawab Farhan sembari berbaring di samping Fatimah dan memeluk nya


"Iya kak", jawab mereka bertiga.


Karena cuaca semakin dingin dan hujan semakin deras, Farhan pun meraih selimut yang ada di atas bantal di dekat kepalanya, dan Farhan menggunakannya untuk menyelimuti ketiga adiknya.


"Jangan takut lagi ya adik adik ku sayang, kakak akan selalu bersama kalian dan juga akan menjaga kalian bertiga", ucap Farhan dengan suara pelan. Dengan pelan tapi pasti, Farhan mencium kening ketiga adiknya bergantian dan menyelimuti mereka. Farhan juga mulai memejamkan mata menemani ketiga adiknya tidur.


*------------*

__ADS_1


Malam pun telah tiba, tapi hujan masih turun dengan deras nya. Hal itu juga menambah cuaca dingin pada malam itu.


Malam itu setelah Shalat Isya' berjama'ah, Farhan dan ketiga adiknya sedang duduk bersama di kamarnya Farhan, mereka duduk di atas kasur dan berselenden di dinding kamar secara berdekatan.


Karena cuaca malam itu semakin dingin, ketiga adiknya Farhan pun menggunakan jaket mereka masing masing dan saling berdekatan kepada sang kakak dan memeluknya. Farhan pun mulai melantunkan Shalawat supaya ketiga adiknya tidak takut lagi. Farhan pun mulai melantunkan Shalawat Tibbil Qulubi.


Ketiga adiknya Farhan pun mulai tenang karena sang kakak bershalawat dengan suara merdu nya, mereka juga ikut bershalawat bersama dengan sang kakak.


Setelah bershalawat bersama, Farhan melanjutkan nya dengan bercerita tentang hal yang lucu dan bahagia kepada adik adiknya. Mereka bertiga pun tambah dekat dan akrab dengan sang kakak, mereka mulai memberikan pelukan sayang kepada Farhan.


*----------------*


Pukul 21:30 WIB


"Adik adik ku yang cantik dan kakak sayangi. Sekarang kan udah malam, hujan juga belum berhenti, sebaiknya kalian sekarang istirahat sama kakak ya, istirahat sama kakak di kamarnya kakak lagi kayak tadi siang.", ucap Farhan kepada ketiga adiknya.


"Iya kakak Farhan kesayangan kita", jawab ketiga adiknya Farhan memasang wajah imut mereka.

__ADS_1


Mereka bertiga pun bergantian mencium Farhan dan mengucapkan selamat malam kepadanya. Mereka pun mulai berbaring dan beristirahat. Farhan pun juga berbaring bersama ketiga adiknya, menyelimuti mereka kembali, mulai memejamkan mata, dan beristirahat bersama ketiga adiknya.


__ADS_2