KAKAK LAKI - LAKI KESAYANGAN

KAKAK LAKI - LAKI KESAYANGAN
BAB 52


__ADS_3

*--------------*


Rumah Farhan


Karena Vina bertamu ke rumah Farhan, Farhan sebagai tuan rumah pun juga menjamu nya dengan sangat ramah.


Vina dan Farhan pun hanya mengobrol santai sambil bertanya kabar karena sudah lama tidak bertemu.


"Ya Allah, ada apa dengan hati ini. Setiap mengobrol dengan mas Fajar selalu ada rasa nyaman untuk selalu bersama nya?", ucap Vina dalam hati saat sedang meminum teh nya yang telah di buat kan oleh Putri.


"Kakak", panggil Fatimah yang keluar dari dapur.


"Iya sayang ada apa?", jawab sekaligus tanya Farhan.


Fatimah tidak memjawab pertanyaan dari sang kakak melainkan Fatimah hanya tersenyum dan tertawa kecil, ia pun langsung mendekat ke Farhan, perlahan naik ke pangkuan Farhan.

__ADS_1


Karena melihat adik kecil nya sedang kesusahan untuk naik, Farhan langsung mengangkat tubuh Fatimah dan mendudukkan nya di pangkuan nya. Fatimah yang sudah senang karena duduk di pangkuan kakak laki laki nya, ia langsung memeluk manja Farhan.


"Ya Allah, malah manja ni adik kecil nya kakak, haa?", ucap Farhan menggoda dan sesekali mencium pipi Fatimah. Fatimah pun hanya tertawa bahagia karena bisa bermanja di pangkuan kakak laki laki nya.


"Ya Allah, Fatimah sayang ya sama kak Farhan?", tanya Vina mengelus kepala Fatimah.


"Iya,, Fatimah sayang banget sama kakak", jawab imut Fatimah memeluk erat Farhan.


"Oh iya kak, terima kasih sudah ngasih Fatimah udang lagi, masakan kakak bercadar enak deh", ucap Fatimah.


"Iya sayang sama sama. Kakak senang kalo Fatimah suka sama masakan yang kakak buat.", jawab ramah Vina sambil tersenyum.


"Dan seperti nya, Fatimah memang suka sekali jika dekat sama ukhty bercadar", ucap Farhan lagi dalam hati.


"Fatimah mau nggak ikut kakak main ke pondok pesantren?", tanya Vina

__ADS_1


"Mau kak, pasti di sana banyak kakak kakak bercadar yang lain!",


"Fatimah beneran mau ikut kakak bercadar ke pondok?", tanya Farhan.


"Iya kak, boleh ya kaak Fatimah ikut kakak bercadar main ke pondok", bujuk Fatimah.


"Iya mas Farhan boleh ya, nanti sore saya yang akan antar Fatimah pulang lagi", bujuk Vina juga.


"Hmm,, bukan masalah boleh atau nggak nya ukhty. Takut nya nanti Fatimah malah bikin ulah di sana, dan nanti Fatimah malah keluyuran tanpa izin dan hilang, saya nggak mau itu terjadi", jelas Farhan.


"In Sya Allah saya pribadi yang akan menjaga Fatimah, saya akan menjaga Fatimah dengan baik", ucap Vina.


"Ya udah kakak izinin Fatimah ikut kakak bercadar main ke pondok, tapi Fatimah jangan nakal, harus dengerin apa kata kakak bercadar ya!", ucap Farhan ke Fatimah memberikan izin.


"Iya kakak, Fatimah janji nggak akan jadi anak nakal, dan Fatimah akan dengerin kata kata kakak bercadar.", jawab Fatimah senang. Fatimah pun langsung mencium pipi sang kakak, dan Farhan juga membalas ciuman dari adik kecil nya itu.

__ADS_1


Setelah mendapat izin dari Farhan, pagi ini Vina pun segera membawa Fatimah ikut bersama nya pergi ke pondok pesantren nya.


"Ma Sya Allah, Fatimah seneng banget ikut ukhty bercadar", ucap Farhan melihat kepergian Fatimah dan Vina dari pintu rumah.


__ADS_2