
*-------------*
Besok nya, pagi pukul 9:00 WIB
Setelah menyelesaikan pekerjaan rumah, Putri dan Siti sedang bersantai di ruang tamu. Tidak seperti biasa nya, setelah menyelesaikan pekerjaan rumah biasa nya Putri dan Siti langsung bersantai sambil menonton tv atau bermain hp. Tapi tidak untuk hari ini, mereka duduk termenung di sofa tanpa ada pembicaraan.
Mereka berfikir, bagaimana mereka bisa menonton tv dengan santai setelah menyelesaikan perkerjaan rumah sedangkan sang kakak masih marah dan merajuk kepada mereka berdua.
Dengan kondisi itu, Putri dan Siti berfikir bagaimana cara nya meminta maaf kepada sang kakak.
Pagi ini Putri sudah memasak makanan kesukaan sang kakak, karena mereka sungkan kepada sang kakak yang sedang marah. Mereka tetap menunggu sang kakak keluar dari kamar untuk makan bersama walau dari tadi sang kakak belum keluar sama sekali.
Pagi ini adik adik nya Farhan sudah selesai mandi semua, termasuk Fatimah. Hari ini Fatimah bangun tanpa sang kakak laki laki, setelah bangun tidur Fatimah langsung minta di mandi kan oleh Putri.
Setelah mandi dan kembali memakai baju gamis serta hijab, Fatimah langsung bermain bersama boneka beruang nya.
__ADS_1
Karena tidak mau mengulang kesalahan yang sama, Putri dan Siti dengan senang hati menemani adik kecil mereka bermain bersama. Mereka berdua tidak ingin Fatimah kembali bersedih dan menangis karena kesalahan yang pernah mereka lakukan.
Saat sedang menemani Fatimah bermain di ruang tamu, sejenak Putri dan Siti melihat ke arah kamar sang kakak yang masih tertutup, Putri dan Siti langsung memasang wajah sedih dan menghela nafas.
"Kakak masih marah ya sama kita?" tanya Putri sedih.
"Pasti nya, kesalahan yang kita perbuat nggak akan semudah itu di maaf kan sama kak Farhan.", jawab Siti ikut sedih. Tiba tiba mereka berdua langsung melihat ke arah Fatimah yang sedang menggambar. Putri dan Siti langsung saja memeluk Farimah dan meminta maaf tentang kejadian kemarin.
"Nggak apa apa kok kak, Fatimah udah maaf in kak Putri dan kak Siti. Fatimah sayang sama kak Putri dan kak Siti", dengan wajah tersenyum Fatimah langsung memaafkan kedua kakak perempuan nya itu.
Sekarang, tinggal bagaimana cara Putri dan Siti meminta maaf kepada kakak laki laki mereka.
*--------------*
Pukul 10:00 WIB
__ADS_1
Sudah lebih dari 1 jam Putri dan Siti menunggu sang kakak keluar dari kamar nya, tapi sang kakak tak kunjung keluar juga.
"Hmm,, kakak kok belum keluar juga ya?", Tanya Putri mulai was was.
"Ya Allah, Siti nggak sanggup lagi kalau kakak marah lagi sama Siti. Siti mau minta maaf sama kak Farhan.", lanjut Siti yang juga mulai panik.
Karena Putri dan Siti sangat panik karena mengira bahwa sang kakak benar benar marah besar kepada mereka berdua, akhirnya Putri dan Siti pun langsung berjalan menuju kamar sang kakak. Dan saat Putri ingin mengetuk pintu sang kakak dan ingin memanggil nya,,,
*Krieet*
Tiba tiba pintu kamar terbuka, dan tentu nya yang membuka pintu adalah Farhan yang dari tadi ada di dalam kamar. Sontak saja Putri dan Siti terdiam sambil memandang sang kakak.
"Ka kakak udah keluar?", tanya Putri masih terkejut. Tentu nya Farhan tidak membalas pertanyaan dari Putri, ia hanya memasang wajah datar dan dingin.
Farhan yang sudah membawa handuk di bahu nya tentu saja akan pergi mandi. Tanpa menjawab pertanyaan dari Putri, Farhan langsung saja pergi ke kamar mandi.
__ADS_1
Entah kenapa saat sang kakak tidak ada, Putri dan Siti ingin sekali bertemu dengan sang kakak dan meminta maaf secara langsung. Tapi, setelah bertemu dengan sang kakak, jangan kan meminta maaf, bicara biasa dengan sang kakak saja mereka berdua tidak berani, saat sang kakak ada di hadapan mereka berdua, mereka jadi tidak bisa berkata apa apa.